Bandar Lampung
Herman HN Mengizinkan Mahasiswa Untuk Melaksanakan KKN di Tengah Pandemi Covid-19
BANDAR LAMPUNG – Walikota Bandar Lampung Herman HN mengizinkan mahasiswa untuk melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di tengah pandemi Covid-19, dengan syarat selalu mematuhi Protokol Kesehatan (Prokes), dengan menjaga kesehatan di tempat KKN. Ungkapnya usai melakukan rapat pengarahan bersama Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 tingkat Kecamatan dan Kelurahan Kota Bandar Lampung di gedung parkir kantor kota Bandar Lampung.
“Mahasiswa mau KKN iya silahkan saja, tapi prokes harus tetap berjalan memakai masker, menjauhi kerumunan, menjaga jarak, anak-anak harus sukses dan juga harus sehat semua”. Terang Walikota Bandar Lampung Herman HN. Selasa (2/2/2021).
Kemudian Herman HN juga meminta, Satgas Covid-19 Kota Bandar Lampung untuk lebih jeli lagi agar klaster penyebaran Covid-19 di Kota Bandar Lampung agar segera menurun. Harapnya.
“Soal pesta kalau bisa dihindari keramaian terlebih dahulu, boleh Akad nikah boleh dengan batas 50 orang tidak boleh lebih, tapi protokol kesehatan itu harus tetap berjalan, karena izin nikah ini kan melalui lurah”. Pungkasnya. (*).
Bandar Lampung
MTQ ke-55 Bandar Lampung, Eva Dwiana Ajak Masyarakat Amalkan Nilai Alquran
Alteripost Bandar Lampung – Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung Tahun 2026 resmi dimulai. Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana mengingatkan agar kemeriahan kompetisi membaca, menghafal, memahami, dan menghayati Alquran tidak berhenti sebatas panggung perlombaan.
Pesan tersebut disampaikan Eva Dwiana saat membuka MTQ ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung di Stadion Mini Way Dadi, Sabtu malam (26/9/2026).
Menurut Eva, tantangan utama setelah pelaksanaan MTQ adalah bagaimana nilai-nilai Alquran benar-benar dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.
Ia menegaskan, MTQ bukan sekadar arena untuk menentukan peserta terbaik dalam setiap cabang perlombaan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya membumikan Alquran sekaligus membentuk masyarakat yang berilmu, berakhlak, dan memiliki kepedulian terhadap sesama.
“MTQ bukan sekadar ajang untuk menunjukkan kemampuan dalam membaca, menghafal, memahami dan menghayati Alquran. Lebih dari itu, MTQ merupakan ikhtiar kita untuk membumikan Alquran dalam kehidupan,” ujar Eva.
Karena itu, Eva menilai tema MTQ ke-55, yakni “Dengan Semangat MTQ Kita Wujudkan Masyarakat yang Berilmu, Berakhlak dan Cinta Alquran dalam Kehidupan Sehari-hari”, sejalan dengan tujuan yang ingin dibangun Pemerintah Kota Bandar Lampung.
Sementara itu, Camat Sukabumi sekaligus tuan rumah pelaksanaan MTQ, Sahrial, S.Sos., M.M., mengatakan MTQ ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung Tahun 2026 diikuti sebanyak 402 kafilah dan 40 official dari 20 kecamatan.
Menurut Sahrial, sebanyak 77 dewan hakim turut dilibatkan dalam pelaksanaan MTQ. Para dewan hakim tersebut berasal dari Kementerian Agama Kota Bandar Lampung, UIN Raden Intan Lampung, serta pimpinan pondok pesantren.
“Pelaksanaan MTQ berlangsung mulai 26 hingga 29 September 2026,” katanya.
Ia menambahkan, panitia telah menyiapkan sembilan mimbar yang akan digunakan untuk berbagai cabang perlombaan selama pelaksanaan MTQ ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung.
Melalui pelaksanaan MTQ tersebut, diharapkan semangat mencintai dan mengamalkan Alquran tidak hanya terlihat selama perlombaan, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Kota Bandar Lampung. (Agus)

