Bandar Lampung
Sekda Kota Bandar Lampung : Keterlambatan Itu Dilatar Belakangi Masalah Tekhnis
BANDAR LAMPUNG – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandar Lampung Badri Tamam ditemani kepala Dinas (Kadis) Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) angkat bicara terkait gaji Aperatur Sipil Negeri (ASN) yang terlambat cair. Kamis (4/2/2021).
Badri Tamam menjelaskan, keterlambatan gaji di pemerintah kota (Pemkot) Bandar Lampung di picu oleh beberapa hal seperti dana transfer, Dana Alokasi Umum (DAU) khususnya untuk gaji. ”Keterlambatan itu dilatar belakangi masalah tekhnis menyangkut masalah Sistem Operasional Prosedur (SOP)”.
“Sesuai dengan ketentuan PMK terkait dana transfer ini, pada tahun 2021 berbeda dengan tahun 2020. Kalau tahun 2020 dana transfer itu turun langsung dari kementerian keuangan kepada daerah setiap akhir bulan tanpa ada persyaratan yang harus dipenuhi, dan untuk tahun 2021 SOP berubah ada hal-hal yang harus dipenuhi oleh daerah dalam penyaluran transfer dana alokasi umum”. Ungkapnya.
Sementara itu Kadis BPKAD Wilson mengungkapkan, terkait keterlambatan pembayaran gaji ASN ini dikarenakan adanya updating sistem aplikasi terkait pelaporan penyaluran dana transfer umum daerah sesuai dengan FK nomor 233. Pada Tanggal 11 Januari ada edaran dari kementerian keuangan nomor 4 tahun 2021, terkait adanya penambahan laporan data dan ada tiga item laporan.
“Untuk saat ini update by sistem sedang di lakukan. Ketika ini sudah selesai, isnyallah dana transfer DAU turun ke kas kita dan langsung akan kita sampaikan ke ASN kota Bandar Lampung. Saat ini sedang di proses. Harapan kita ini bisa di cairkan dan disalurkan kepada ASN”. Pungkasnya. (*).
Bandar Lampung
Laksanakan Instruksi Presiden, Wali Kota Bandarlampung Beserta Jajaran Melakukan KORVE di Kecamatan TBT
Alteripost.co, Bandarlampung-
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung melaksanakan kegiatan KORVE Gerakan Bersih-bersih Serentak di sepanjang jalan menuju Pulau Pasaran hingga kawasan Pulau Pasaran, Jumat (06/02/2026).
Kegiatan diawali dengan apel bersama, Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Lampung Marindo Kurniawan serta jajaran Forkopimda hadir dalam apel tersebut. Usai apel, seluruh unsur yang hadir, termasuk Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan dan Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana, turun langsung dan terlibat aktif dalam kegiatan bersih-bersih bersama masyarakat.
Aksi gotong royong ini didukung oleh masyarakat, mulai dari pelajar, mahasiswa, hingga para pemangku kepentingan yang bersama-sama membersihkan sampah di kawasan tersebut.
Sekdaprov Lampung Marindo Kurniawan mengatakan, kegiatan KORVE merupakan tindak lanjut dari instruksi Presiden yang juga diperkuat dengan Instruksi Gubernur Lampung Nomor 8 Tahun 2026 tentang pelaksanaan KORVE.
“Alhamdulillah, Pemprov Lampung bersama Pemkot Bandarlampung, atas arahan Bapak Gubernur Lampung, melaksanakan instruksi Presiden untuk melakukan KORVE atau gerakan bersih-bersih secara gotong royong di lingkungan sekitar,” ujar Marindo.
Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut menjadi wujud nyata sinergi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota dalam menumbuhkan budaya bersih di tengah masyarakat.
“Hari ini kita lihat bersama, Bu Wali Kota Eva Dwiana dan Forkopimda Kota Bandarlampung turun langsung membersihkan sampah, khususnya di Kecamatan Teluk Betung Timur, Kelurahan Kota Karang, Pulau Pasaran. InsyaAllah ini dapat membangkitkan motivasi masyarakat untuk membudayakan hidup bersih dan peduli terhadap lingkungan,” lanjutnya.
Sementara itu, Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana menyampaikan apresiasi atas kolaborasi Pemerintah Provinsi Lampung serta partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.
“Kita melakukan bersih-bersih bersama antara Pemerintah Provinsi Lampung dan Kota Bandar Lampung. Alhamdulillah, antusias masyarakat luar biasa, baik dari Kota Bandar Lampung maupun dari provinsi,” kata Eva Dwiana.
Ia berharap gerakan KORVE dapat terus digelorakan dan menjadi budaya di seluruh wilayah Lampung.
“Harapan kita bukan hanya Bandar Lampung saja, tetapi semua kabupaten dan kota di Provinsi Lampung. Ayo kita sama-sama bersih-bersih daerah kita masing-masing untuk mendukung Asta Cita dan arahan Bapak Gubernur Lampung. Kalau kita semua bersih, insyaAllah Provinsi Lampung akan semakin luar biasa,” ujarnya.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Sekdaprov Lampung Marindo Kurniawan bersama Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana dan jajaran Forkopimda juga meninjau langsung sentra pengolahan ikan teri di Pulau Pasaran sebagai salah satu potensi unggulan ekonomi masyarakat pesisir. (Rls)

