Connect with us

Bandar Lampung

Pemkot Bandar Lampung Memberikan Penghargaan Kepada Kejari

Published

on

BANDAR LAMPUNG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung memberikan penghargaan kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bandar Lampung atas kontribusi berupa bantuan hukum non litigasi dalam penagihan tunggakan pajak daerah. Kamis (25/2/2021). Di Ruang Rapat Wali Kota Bandar Lampung.

Pemberian penghargaan dalam rangka kerjasama pemungutan pajak, Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) terutama, dengan bantuan dari pihak kejari berhasil dikumpulkan lebih dari dua miliar, banyak hal yang dilakukan kerjasama memorandum of understanding (MOU). Artinya, tidak saja masalah pemungutan pajak tapi aset-aset bermasalah dikerjasamakan dalam rangka pemeliharaan aset. Ungkap Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Bandar Lampung Badri Tamam.

Lanjut Badri Tamam, Kerjasama tidak saja masalah pemungutan pajak saja, tapi aset-aset bermasalah dikerjasamakan dalam rangka pemeliharaan aset kita. Oleh karena itu atas kerjasama ini kami memberikan apresiasi penghargaan kepada Kejaksaan”. Ucapnya.

“Bahwa kerjasama akan terus dilanjutkan guna meningkat Pendapatan Asli Daerah (PAD) kita. Agar para wajib pajak yang bandel-bandel bisa sadar untuk membayar pajak karena pajak berguna untuk pembangunan”. Pungkas Badri Tamam.

Sedangkan Kejari Kota Bandar Lampung Abdullah Noer Deny mengatakan, bahwa kerjasama ini merupakan sinergitas antara Kejari dengan Pemkot dalam rangka peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), Peningkatan PAD selama ini memang sudah meningkat. Tetapi tetap kita dukung supaya ada peningkatan lagi.

“Karena ada banyak pengusaha yang menunggak terutama di masa pandemi ini, memang kita berusaha meningkatkan ekonomi masyarakat di Bandar Lampung”. Tutupnya. (*).

Facebook Comments Box
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bandar Lampung

MTQ ke-55 Bandar Lampung, Eva Dwiana Ajak Masyarakat Amalkan Nilai Alquran

Published

on

Alteripost Bandar Lampung – Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung Tahun 2026 resmi dimulai. Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana mengingatkan agar kemeriahan kompetisi membaca, menghafal, memahami, dan menghayati Alquran tidak berhenti sebatas panggung perlombaan.

Pesan tersebut disampaikan Eva Dwiana saat membuka MTQ ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung di Stadion Mini Way Dadi, Sabtu malam (26/9/2026).

Menurut Eva, tantangan utama setelah pelaksanaan MTQ adalah bagaimana nilai-nilai Alquran benar-benar dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.

Ia menegaskan, MTQ bukan sekadar arena untuk menentukan peserta terbaik dalam setiap cabang perlombaan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya membumikan Alquran sekaligus membentuk masyarakat yang berilmu, berakhlak, dan memiliki kepedulian terhadap sesama.

“MTQ bukan sekadar ajang untuk menunjukkan kemampuan dalam membaca, menghafal, memahami dan menghayati Alquran. Lebih dari itu, MTQ merupakan ikhtiar kita untuk membumikan Alquran dalam kehidupan,” ujar Eva.

Karena itu, Eva menilai tema MTQ ke-55, yakni “Dengan Semangat MTQ Kita Wujudkan Masyarakat yang Berilmu, Berakhlak dan Cinta Alquran dalam Kehidupan Sehari-hari”, sejalan dengan tujuan yang ingin dibangun Pemerintah Kota Bandar Lampung.

Sementara itu, Camat Sukabumi sekaligus tuan rumah pelaksanaan MTQ, Sahrial, S.Sos., M.M., mengatakan MTQ ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung Tahun 2026 diikuti sebanyak 402 kafilah dan 40 official dari 20 kecamatan.

Menurut Sahrial, sebanyak 77 dewan hakim turut dilibatkan dalam pelaksanaan MTQ. Para dewan hakim tersebut berasal dari Kementerian Agama Kota Bandar Lampung, UIN Raden Intan Lampung, serta pimpinan pondok pesantren.

“Pelaksanaan MTQ berlangsung mulai 26 hingga 29 September 2026,” katanya.

Ia menambahkan, panitia telah menyiapkan sembilan mimbar yang akan digunakan untuk berbagai cabang perlombaan selama pelaksanaan MTQ ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung.

Melalui pelaksanaan MTQ tersebut, diharapkan semangat mencintai dan mengamalkan Alquran tidak hanya terlihat selama perlombaan, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Kota Bandar Lampung. (Agus)

Facebook Comments Box
Continue Reading