Connect with us

Lampung Tengah

Musa-Ardito Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi

Published

on

 

Alteripost.co, Lampung Tengah-
Bupati dan Wakil Bupati (Wabup) Lampung Tengah (Lamteng) meninjau langsung Pelaksanaan Vaksin Sinovac, yang diberikan kepada para pedagang di Plaza Bandar Jaya. Hal ini dilakukan karena para pedagang merupakan pelaku usaha yang berinteraksi secara langsung dengan masyarakat yang rentan terkena virus Covid-19, di Lantai 2 Plaza Bandar Jaya. Jumat (5/3/2021).

Acara yang digagas oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Tengah ini disambut antusias oleh para pedagang dikarenakan mereka ingin di vaksin karena masih merebaknya virus Covid-19. Seperti yang diutarakan salah satu pedagang Plaza Bandar Jaya Ibu Sutinah.

“Saya sangat antusias melakukan kegiatan vaksin tersebut dan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya, ia berikan untuk Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah yang sudah menyelenggarakan acara tersebut, sehingga Ibu Sutinah dan para pedagang lainnya bisa terus melakukan aktivitas seperti biasanya dengan tetap melakukan protokol Kesehatan yang ketat”. Jelasnya.

Dalam sambutannya Bupati Lampung Tengah Musa Ahmad mengatakan, kegiatan ini merupakan rasa peduli Pemerintah Lampung Tengah kepada para pedagang agar bisa terus melakukan aktivitas seperti biasa walaupun berada di masa pandemi, sehingga roda perekonomian bisa terus berjalan.

“Tetapi Bupati berpesan agar masyarakat untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan pada saat transaksi jual beli”. Jelasmya.

Lanjut Bupati Uniknya, dalam acara itu pula Wakil Bupati Lampung Tengah yang juga seorang dokter langsung terjun sebagai salah satu petugas yang menyuntikan vaksin ke masyarakat. Acara tersebut akan dilakukan selama 2 hari yaitu hari jum’at juga sabtu dan akan disiapkan sebanyak 2000 vaksin. (*)

Facebook Comments Box
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lampung

Tinjau Jalan Gunung Batin–Daya Murni, Gubernur Mirza Tegaskan Tak Tolerir Pekerjaan Asal-asalan

Published

on

Alteeipost Lampung Tengah – Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, melakukan peninjauan langsung terhadap progres penanganan reaksi cepat di ruas jalan Gunung Batin–Daya Murni, Kecamatan Terusan Nunyai, Kabupaten Lampung Tengah, Selasa (3/3/2026).

Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan infrastruktur, terutama pada titik-titik krusial yang menjadi akses penghubung pintu tol. Ruas jalan sepanjang 12 kilometer tersebut diketahui telah mengalami kerusakan selama bertahun-tahun akibat tingginya volume kendaraan berat yang melintas.

“Ini jalan provinsi di ruas Gunung Batin–Daya Murni. Ini juga sudah bertahun-tahun rusak. Tahun kemarin ada penanganan sedikit, tahun ini ditambahkan penangannya sampai ke perlintasan jalan tol,” ujar

Gubernur di sela-sela peninjauan.
Menurutnya, kerusakan jalan dipicu oleh maraknya kendaraan Over Dimension Over Loading (ODOL), khususnya angkutan komoditas singkong. Ia menyoroti ketimpangan antara kapasitas jalan provinsi dengan beban kendaraan yang melintas.

“Jalan provinsi itu maksimal 8 ton, dan dilewati 40 ton. Ya rusak! Tapi di satu sisi, sektor swasta juga harus pahami, jalan provinsi ini hanya untuk 8 ton, jangan dilewati 40 ton,” tegasnya.

Terkait teknis pengerjaan, Gubernur menjelaskan bahwa saat ini tim di lapangan melakukan penanganan sementara guna menjaga kelancaran arus lalu lintas menjelang Hari Raya Idul Fitri. Setelah itu, perbaikan akan dilanjutkan ke tahap permanen dengan spesifikasi aspal dua lapis yang diperkuat.

Ia juga menyoroti temuan teknis terkait pengerjaan sebelumnya yang dinilai tidak memenuhi standar. Dalam peninjauan tersebut, ditemukan ketebalan lapis bawah (base) yang tidak sesuai spesifikasi.
“Kualitas harus terjaga, tidak boleh dibayar kalau tidak sesuai spek, karena kita yang kasihan warganya. Lapis bawahnya batunya base-nya 35 cm, tadi (temuan lama) kurang dari 35 cm,” jelasnya.

Pemerintah Provinsi Lampung berkomitmen menuntaskan perbaikan ruas ini secara bertahap. Saat ini, penanganan difokuskan pada titik terparah sepanjang 3 kilometer dan akan terus dilanjutkan hingga seluruh ruas dapat berfungsi optimal dalam mendukung mobilitas dan aktivitas ekonomi masyarakat.(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading