Connect with us

Bandar Lampung

Walikota Bandar Lampung Rapat Bersama Para Pelaku UMKM

Published

on

BANDAR LAMPUNG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung akan memberikan bantuan modal berupa pinjaman tanpa bunga dan tanpa agunan bagi pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) guna memulihkan perekonomian kota yang terdampak pandemi Covid-19. Hal itu disampaikan oleh Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana. Usai rapat bersama para pelaku UMKM. Di Ruang rapat Wali Kota Bandar Lampung. Kamis (18/03/2021).

Wali Kota Eva Dwiana mengatakan, bahwa pihaknya saat ini sedang melakukan penjajakan kerjasama dengan Bank BNI. Nanti tim Pemkot akan mendiskusikan bank mana saja yang akan bersama kita atau kedua-duanya juga tidak jadi masalah.

“Mengenai teknis Bantuan modal bagi pelaku UMKM akan dikhususkan bagi warga Kota Bandar Lampung yang dibuktikan dengan memiliki e-KTP kota Bandar Lampung. Kalau untuk saat ini, Pemkot melalui organisasi perangkat daerah (OPD) masing-masing melakukan pendataan jumlah pelaku UMKM. Lalu, para pelaku UMKM ini akan dikumpulkan dalam satu wadah, organisasi UMKM, untuk memudahkan verifikasi dan pendataan terkait jumlah dana yang dibutuhkan”. Terangnya.

Lebih lanjut Eva Dwiana menjelaskan,
“bahwa pinjaman yang akan diberikan bergantung kepada kebutuhan UMKM itu sendiri. Untuk limit pinjamannya, saat ini sudah kita bahas tapi akan kita godok kembali”. Pungkasnya. (*).

Facebook Comments Box
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bandar Lampung

Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana Terima Disway Top Regional Leader Awards 2026

Published

on

Alteripost Jakarta – Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, menerima penghargaan Disway Top Regional Leader Awards 2026 kategori Penggerak UMKM dan Ekonomi Kreatif. Penghargaan tersebut diserahkan pada Kamis (11/6/2026) di Hotel JW Marriott, Jakarta.

Usai menerima penghargaan, Wali Kota Bandar Lampung Hj.Eva Dwiana menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas penghargaan yang diberikan. Menurut beliau penghargaan tersebut merupakan bentuk pengakuan terhadap kerja keras Pemerintah Kota Bandar Lampung dalam menghadirkan berbagai program yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“Ini luar biasa, karena apa yang kami kerjakan dan lakukan ternyata mendapat penilaian dari masyarakat. Semua yang kami lakukan adalah untuk masyarakat,” ujar Walikota Bandar Lampung Hj.Eva Dwiana.

Disway National Network menggelar ajang apresiasi bergengsi ini sebagai bentuk penghargaan kepada kepala daerah di seluruh Indonesia yang dinilai berhasil menghadirkan inovasi dan kemajuan di daerahnya. Kegiatan tersebut dikemas dalam Disway Top Regional Leader Awards 2026 yang dirangkaikan dengan Leadership Forum dan Awarding Ceremony bertema “Mendorong Daerah Sebagai Motor Penggerak Ekonomi Nasional.”

Acara dipandu langsung oleh Founder Disway Group, Dahlan Iskan, dan menghadirkan narasumber Menteri Koperasi Republik Indonesia, Dr. Ferry Juliantono, S.E., Ak., M.Si. Forum tersebut membahas berbagai strategi penguatan ekonomi daerah, termasuk potensi Koperasi Merah Putih yang digagas Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, sebagai salah satu motor penggerak ekonomi baru di daerah.

Penghargaan Disway Top Regional Leader Awards 2026 diberikan kepada kepala daerah tingkat provinsi, kota, dan kabupaten yang dinilai berhasil menghadirkan inovasi dalam tata kelola pemerintahan, kepemimpinan, pelayanan publik, serta pembangunan daerah yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Founder Disway Group, Dahlan Iskan, mengatakan bahwa kepala daerah saat ini menghadapi tantangan yang tidak mudah dalam menjalankan pemerintahan. Karena itu, pemimpin daerah yang mampu menunjukkan prestasi, inovasi, dan menghadirkan perubahan positif layak mendapatkan apresiasi di tingkat nasional.

“Disway Top Regional Leader Awards 2026 hadir sebagai bentuk penghargaan atas kerja keras kepala daerah yang berhasil membawa perubahan positif, inovatif, dan berdampak bagi masyarakat luas,” ujar Dahlan Iskan.

Penentuan penerima penghargaan dilakukan melalui proses penilaian yang objektif dan terukur dengan melibatkan pengolahan data primer dan sekunder, survei publik, audit independen, serta penilaian dewan pakar dan pimpinan media jaringan Disway National Network yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia.

Adapun indikator penilaian mencakup berbagai aspek strategis, di antaranya kinerja pembangunan dan tata kelola pemerintahan, inovasi layanan publik, penguatan ekonomi daerah, pembangunan infrastruktur dan konektivitas, serta pengembangan UMKM dan ekonomi kreatif.

Penghargaan ini diharapkan menjadi motivasi bagi Pemerintah Kota Bandar Lampung untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik serta memperkuat pemberdayaan UMKM dan ekonomi kreatif sebagai salah satu pilar utama pertumbuhan ekonomi daerah.(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading