Bandar Lampung
Eva Dwiana Menargetkan Kota Bandar Lampung Bisa Memasuki Zona Hijau
BANDAR LAMPUNG – Wadan Ramil 410-01/Panjang Kodim 0410/KBL Kapten Cpl Made Diazmika menghadiri kegiatan apel siaga Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 di tingkat Kecamatan Sukabumi, yang dipimpin langsung oleh Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana.
Kegiatan berlangsung di Lapangan SMPN.31 Campang Raya Jalan Alimudin Umar Kelurahan Campang Raya, Kecamatan Sukabumi Kota Bandar Lampung. Kamis (15/4/2021).
Turut hadir dalam kegiatan diantaranya Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandar Lampung Badri Tamam, Kasat Pol PP Kota Bandar Lampung, Camat Sukabumi, Lurah se- Kecamatan Sukabumi, Babinsa dan Bhabinkamtibmas se- Kecamatan Sukabumi, para Kaling, RT dan Linmas se- Kecamatan Sukabumi Kota Bandar Lampung.
Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana menjelaskan, terkait pembentukan Satgas Per kecamatan di Kota Bandar Lampung, agar di setiap lingkungan bisa membantu, dalam pencegahan virus Covid-19 dengan melaksanakan patroli kecil di setiap lingkungan RT.
“Kita menargetkan Kota Bandar Lampung bisa memasuki zona hijau, apalagi ini adalah bulan ramadhan yang sudah pasti akan banyak pedagang kagetan berjualan untuk menyambut hari raya idul fitri, untuk itu perlu adanya dalam pengawasan agar tidak terjadi kerumuman massa yang ditimbulkan”. Pungkasnya. (*).
Bandar Lampung
MTQ ke-55 Bandar Lampung, Eva Dwiana Ajak Masyarakat Amalkan Nilai Alquran
Alteripost Bandar Lampung – Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung Tahun 2026 resmi dimulai. Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana mengingatkan agar kemeriahan kompetisi membaca, menghafal, memahami, dan menghayati Alquran tidak berhenti sebatas panggung perlombaan.
Pesan tersebut disampaikan Eva Dwiana saat membuka MTQ ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung di Stadion Mini Way Dadi, Sabtu malam (26/9/2026).
Menurut Eva, tantangan utama setelah pelaksanaan MTQ adalah bagaimana nilai-nilai Alquran benar-benar dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.
Ia menegaskan, MTQ bukan sekadar arena untuk menentukan peserta terbaik dalam setiap cabang perlombaan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya membumikan Alquran sekaligus membentuk masyarakat yang berilmu, berakhlak, dan memiliki kepedulian terhadap sesama.
“MTQ bukan sekadar ajang untuk menunjukkan kemampuan dalam membaca, menghafal, memahami dan menghayati Alquran. Lebih dari itu, MTQ merupakan ikhtiar kita untuk membumikan Alquran dalam kehidupan,” ujar Eva.
Karena itu, Eva menilai tema MTQ ke-55, yakni “Dengan Semangat MTQ Kita Wujudkan Masyarakat yang Berilmu, Berakhlak dan Cinta Alquran dalam Kehidupan Sehari-hari”, sejalan dengan tujuan yang ingin dibangun Pemerintah Kota Bandar Lampung.
Sementara itu, Camat Sukabumi sekaligus tuan rumah pelaksanaan MTQ, Sahrial, S.Sos., M.M., mengatakan MTQ ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung Tahun 2026 diikuti sebanyak 402 kafilah dan 40 official dari 20 kecamatan.
Menurut Sahrial, sebanyak 77 dewan hakim turut dilibatkan dalam pelaksanaan MTQ. Para dewan hakim tersebut berasal dari Kementerian Agama Kota Bandar Lampung, UIN Raden Intan Lampung, serta pimpinan pondok pesantren.
“Pelaksanaan MTQ berlangsung mulai 26 hingga 29 September 2026,” katanya.
Ia menambahkan, panitia telah menyiapkan sembilan mimbar yang akan digunakan untuk berbagai cabang perlombaan selama pelaksanaan MTQ ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung.
Melalui pelaksanaan MTQ tersebut, diharapkan semangat mencintai dan mengamalkan Alquran tidak hanya terlihat selama perlombaan, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Kota Bandar Lampung. (Agus)

