Bandar Lampung
Walikota Bandar Lampung Meresmikan Stadion Mini Kalpataru
BANDAR LAMPUNG – Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana meresmikan Stadion Mini Kalpataru di Kecamatan Kemiling Kota Bandar Lampung, peresmian tersebut ditandai dengan Penandatangan Prasasti dan Pengguntingan Pita. Senin (12/4/2021).
Stadion Mini Kalpataru seluas 13.600 meter persegi mulai dibangun pada masa pemerintahan Wali Kota Bandar Lampung Herman HN dengan nilai kontrak Rp.6.434.061.000 melalui APBD Kota Bandar Lampung Tahun Anggaran 2020.
Stadion Mini Kalpataru dilengkapi dengan berbagai fasilitas di antaranya tribun utama, tribun penonton, gedung transit dan kantor pengelola, kafetaria, gazebo, lapangan parkir, gapura, dan jogging trackatau lintasan lari.
Peresmian Kalpataru oleh Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana didampingi oleh Wakil Walikota Deddy Amarullah, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Badri Tamam, beserta Forkopimda Kota Bandar Lampung dan Tokoh Masyarakat setempat.
Pembangunan Stadion Mini Kalpataru dibangun dengan dana APBD Kota Bandar Lampung Tahun 2020. Dibangunnya Stadion Mini merupakan wujud dari kepedulian dan perhatian Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung, khususnya warga di kecamatan kemiling yang mendambakan stadion sebagai kegiatan masyarakat sekitar.
Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana, meminta kepada pengelola dan juga masyarakat sekitar, untuk sama-sama menjaga sarana stadion ini.
“Saya meminta pihak pengelola dan camat agar kendaraan besar tidak diperkenakan masuk, yang justru akan merusak lapangan”. Ucapnya.
Lanjut Eva, “agar pengelolaan stadion mini kalpataru ditata lebih baik lagi, mulai dari penataan pedagang dan pejalan kaki sekitar, sehingga stadion mini kalpataru akan menjadi stadion mini yang indah dan rapi”. (*).
Bandar Lampung
MTQ ke-55 Bandar Lampung, Eva Dwiana Ajak Masyarakat Amalkan Nilai Alquran
Alteripost Bandar Lampung – Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung Tahun 2026 resmi dimulai. Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana mengingatkan agar kemeriahan kompetisi membaca, menghafal, memahami, dan menghayati Alquran tidak berhenti sebatas panggung perlombaan.
Pesan tersebut disampaikan Eva Dwiana saat membuka MTQ ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung di Stadion Mini Way Dadi, Sabtu malam (26/9/2026).
Menurut Eva, tantangan utama setelah pelaksanaan MTQ adalah bagaimana nilai-nilai Alquran benar-benar dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.
Ia menegaskan, MTQ bukan sekadar arena untuk menentukan peserta terbaik dalam setiap cabang perlombaan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya membumikan Alquran sekaligus membentuk masyarakat yang berilmu, berakhlak, dan memiliki kepedulian terhadap sesama.
“MTQ bukan sekadar ajang untuk menunjukkan kemampuan dalam membaca, menghafal, memahami dan menghayati Alquran. Lebih dari itu, MTQ merupakan ikhtiar kita untuk membumikan Alquran dalam kehidupan,” ujar Eva.
Karena itu, Eva menilai tema MTQ ke-55, yakni “Dengan Semangat MTQ Kita Wujudkan Masyarakat yang Berilmu, Berakhlak dan Cinta Alquran dalam Kehidupan Sehari-hari”, sejalan dengan tujuan yang ingin dibangun Pemerintah Kota Bandar Lampung.
Sementara itu, Camat Sukabumi sekaligus tuan rumah pelaksanaan MTQ, Sahrial, S.Sos., M.M., mengatakan MTQ ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung Tahun 2026 diikuti sebanyak 402 kafilah dan 40 official dari 20 kecamatan.
Menurut Sahrial, sebanyak 77 dewan hakim turut dilibatkan dalam pelaksanaan MTQ. Para dewan hakim tersebut berasal dari Kementerian Agama Kota Bandar Lampung, UIN Raden Intan Lampung, serta pimpinan pondok pesantren.
“Pelaksanaan MTQ berlangsung mulai 26 hingga 29 September 2026,” katanya.
Ia menambahkan, panitia telah menyiapkan sembilan mimbar yang akan digunakan untuk berbagai cabang perlombaan selama pelaksanaan MTQ ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung.
Melalui pelaksanaan MTQ tersebut, diharapkan semangat mencintai dan mengamalkan Alquran tidak hanya terlihat selama perlombaan, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Kota Bandar Lampung. (Agus)

