Bandar Lampung
Eva Dwiana : Adanya Polsek Tanjung Senang Diharapkan Dapat Mengurangi Kriminalitas
BANDAR LAMPUNG – Pengukuhan Polsubsektor Tanjung Senang menjadi Polsek Tanjung Senang di Jalan Ratu Dibalau Kelurahan Perumnas Waykandis Tanjung senang Bandar Lampung. Selasa (27/4/2021).
Polsubsektor menjadi Polsek di dua Kecamatan Kota Bandar Lampung yakni di Kecamatan Tanjung Senang dan juga Kecamatan Kemiling ini dapat mengatasi kasus 3C (Curat, Curas dan Curanmor) dan pengawasan virus Covid-19.
Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana mengatakan, adanya Polsek Tanjung Senang ini diharapkan dapat mengurangi kriminalitas, terutama tindakan curanmor yang terjadi di Kota Bandar Lampung khsusunya di Kecamatan Tanjung Senang.
“Saya juga mengajak seluruh komponen baik aparatur maupun masyarakat sekitar, untuk saling membantu menjaga lingkungan kita masing-masing dari tindakan kriminal”. Harapnya.
Kemudian Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Yan Budi Jaya, S.IK., M.M. menjelaskan, pelaksanaan pengukuhan atau peresmian Polsubsektor Tanjung Senang menjadi Polsek Tanjung Senang merupakan salah satu program prioritas Kapolri bahwa di satu kecamatan harus ada satu Polsek
.
“Terima kasih atas kesempatan yang diberikan, hari ini kami melaksanakan pengukuhan Polsubsektor Tanjung Senang menjadi Polsek Tanjung Senang, perlu di ketahui di wilayah Kota Bandar Lampung masih ada beberapa Polsek yang menghandel dua hingga tiga kecamatan. Kedepannya kami akan berusaha wujudkan, dengan berkordinasi kepada pemerintah Kota agar disetiap kecamatan harus ada satu Polsek, harapanya dengan terbentuknya satu kecamatan satu polsek akan mempercepat pelayanan Kepolisian kepada masyarakat”. Ujar Kapolresta Bandar Lampung.
Kapolresta Bandar Lampung menambahkan, bahwa untuk kelengkapan dan penambahan personel sudah di koordinasikan ke Polda Lampung. “Alhamdulillah sekarang Polresta Bandar Lampung sudah memiliki 11 polsek, harapan kita setiap kecamatan ada kantor polisinya agar kehadiran polisi di setiap tempat ada untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat, terkait kelengkapan fasilitas dan personel kami sudah koordinasikan ke Polda Lampung”. Tutupnya. (*).
Bandar Lampung
MTQ ke-55 Bandar Lampung, Eva Dwiana Ajak Masyarakat Amalkan Nilai Alquran
Alteripost Bandar Lampung – Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung Tahun 2026 resmi dimulai. Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana mengingatkan agar kemeriahan kompetisi membaca, menghafal, memahami, dan menghayati Alquran tidak berhenti sebatas panggung perlombaan.
Pesan tersebut disampaikan Eva Dwiana saat membuka MTQ ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung di Stadion Mini Way Dadi, Sabtu malam (26/9/2026).
Menurut Eva, tantangan utama setelah pelaksanaan MTQ adalah bagaimana nilai-nilai Alquran benar-benar dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.
Ia menegaskan, MTQ bukan sekadar arena untuk menentukan peserta terbaik dalam setiap cabang perlombaan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya membumikan Alquran sekaligus membentuk masyarakat yang berilmu, berakhlak, dan memiliki kepedulian terhadap sesama.
“MTQ bukan sekadar ajang untuk menunjukkan kemampuan dalam membaca, menghafal, memahami dan menghayati Alquran. Lebih dari itu, MTQ merupakan ikhtiar kita untuk membumikan Alquran dalam kehidupan,” ujar Eva.
Karena itu, Eva menilai tema MTQ ke-55, yakni “Dengan Semangat MTQ Kita Wujudkan Masyarakat yang Berilmu, Berakhlak dan Cinta Alquran dalam Kehidupan Sehari-hari”, sejalan dengan tujuan yang ingin dibangun Pemerintah Kota Bandar Lampung.
Sementara itu, Camat Sukabumi sekaligus tuan rumah pelaksanaan MTQ, Sahrial, S.Sos., M.M., mengatakan MTQ ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung Tahun 2026 diikuti sebanyak 402 kafilah dan 40 official dari 20 kecamatan.
Menurut Sahrial, sebanyak 77 dewan hakim turut dilibatkan dalam pelaksanaan MTQ. Para dewan hakim tersebut berasal dari Kementerian Agama Kota Bandar Lampung, UIN Raden Intan Lampung, serta pimpinan pondok pesantren.
“Pelaksanaan MTQ berlangsung mulai 26 hingga 29 September 2026,” katanya.
Ia menambahkan, panitia telah menyiapkan sembilan mimbar yang akan digunakan untuk berbagai cabang perlombaan selama pelaksanaan MTQ ke-55 Tingkat Kota Bandar Lampung.
Melalui pelaksanaan MTQ tersebut, diharapkan semangat mencintai dan mengamalkan Alquran tidak hanya terlihat selama perlombaan, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Kota Bandar Lampung. (Agus)

