Connect with us

Lampung Barat

Begini Kata Bupati Parosil Soal Salat ID

Published

on

Foto: (tengah) Bupati Lambar Parosil

 

Alteripost.co, Lampung Barat-
Bupati Lampung Barat (Lambar) bersama Forkopimda menegaskan pelaksanaan salat Idul Fitri 1442 Hijriah, tidak boleh digelar secara berjamaah di Masjid atau di lapangan terbuka.

“Pemerintah tidak melarang masyarakat untuk melaksanakan salat Id. Salat boleh dilaksanakan, hanya saja pelaksanaannya di rumah,” kata Parosil usai menggelar rapat koordinasi bersama unsur Forkopimda setempat, Kamis (29/4/2021).

Menurutnya, sebagai pimpinan dirinya memiliki beban berat untuk melindungi, menjaga, serta menyejahterakan seluruh masyarakat Lambar. Apalagi di tengah terpaan pandemi yang belum bisa dipastikan kapan berakhir.

“Karenanya lakukanlah salat Idul Fitri di rumah masing-masing saja. Bukan berarti akan mengurangi derajat dan pahalanya,” tuturnya.

Parosil menambahkan, beberapa hari terakhir kasus positif Covid-19 meningkat drastis. Bahkan hampir semua kabupaten atau kota di Lampung memasuki zona oranye.

“Saya berharap tokoh agama, tokoh adat, serta tokoh masyarakat dapat mengerti situasi saat ini, keselamatan masyarakat lebih diprioritaskan,” tambahnya. (*)

Facebook Comments Box
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lampung

Gubernur Arinal Bersama Ribuan Masyarakat Hadiri Pengajian Akbar Pemprov Lampung di Lambar

Published

on

Alteripost.co Lampung Barat – Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, didampingi Pj. Bupati Lampung Barat Nukman, menghadiri Pengajian Akbar Pemerintah Provinsi Lampung di Lapangan Sukajadi, Bandar Negeri Suoh, Lampung Barat, Jum’at (10/11/2023).

Pengajian yang diisi tausyiah oleh Ustadz Widjayanto tersebut dihadiri juga oleh ribuan masyarakat dari Kecamatan Bandar Negeri Suoh.

Gubenur Arinal mengatakan pengajian akbar ini merupakan momentum yang membawa umat Islam kembali kepada nilai-nilai keagamaan dan kebajikan.

Ia mengajak kepada diri sendiri sebagai pemimpin dan juga masyarakat Suoh untuk menjaga nilai-nilai tersebut dalam setiap tindakan dan kebijakan yang diperbuat.

“Mari kita selalu berusaha untuk menciptakan masyarakat yang lebih bermartabat, berbudaya, maju dan berdayasaing, serta sejahtera,” ujarnya.

Gubernur Arinal menilai bahwa Kabupaten Lampung Barat adalah daerah yang kaya akan budaya, kearifan lokal serta keberagaman dan dalam keberagaman tersebut menurutnya dapat menemukan persatuan yang kuat dalam iman kepada Allah SWT.

Gubernur Arinal sendiri menaruh perhatian serius dan menjadikan program peningkatan keagamaan sebagai program unggulan.

Hal tersebut tertuang pada program kerja Rakyat Lampung Berjaya, yakni menciptakan kehidupan yang religius (agamis), berbudaya, aman dan damai, melalui berbagai program keagamaan.

Beberapa program tersebut antara lain, pemberian insentif khusus kepada guru honorer, guru PAUD, guru mengaji, guru sekolah minggu, ustadz dan ustadzah pondok pesantren, penjaga masjid dan rumah ibadah lainnya, muazin, khatib, imam masjid, pendeta dan para pemimpin berbagai agama.

Gubenur Arinal menyadari bahwa ditengah keberhasilan pembangunan yang telah dilaksanakan ini, masih perlu peningkatan kinerja.

Ia berharap kedepan semua pihak akan terus bekerja dan melanjutkan, meneruskan serta menyempurnakan berbagai agenda pembangunan, demi menciptakan Provinsi Lampung yang semakin berjaya.

Pj. Bupati Lampung Barat Nukman mengajak untuk meperkokoh persatuan dan kesatuan serta tekat kerja keras untuk bersama-sama meningkatkan kualitas yang telah berjalan selama ini.

Ia berharap antara pemerintah dan masyarakat berada dalam satu harapan yaitu mewujudkan cita-cita dalam meraih kemajuan Kabupaten Lampung Barat.

Lebih dari itu, ia berharap dengan adanya pengajian ini dapat meningkatkan pengetahuan dan wawasan keagamaan.

“Dan yang lebih utama adalah kita dapat terus memelihara silaturahmi antar sesama,” pungkasnya.

Pada kesempatan tersebut juga, Gubenur Arinal memberikan bantuan kepada 20 anak yatim piatu di Desa Sukajadi.

Selain itu diberikan juga bantuan kepada Masjid Nurul Hidayah sebesar Rp15 juta,
Masjid Al-Huda sebesar Rp15 juta, Mushola Bahrul Ulum sebesar Rp10 juta dan kepada TPA Darussalam sebesar Rp10 juta.(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading