Connect with us

Bandar Lampung

BAZNAS Kota Bandarlampung bersama ACT Distribusikan Beras untuk 2000 Penerima Manfaat

Published

on

Foto: Istimewa for Alteripost.co

 

Alteripost.co, Bandarlampung-
Menjelang Lebaran, BAZNAS Kota Bandarlampung bersama ACT mendistribusikan beras gratis sebanyak 10 ton, untuk 2000 penerima manfaat, pada Jum’at (07/05/2021) kemarin.

Pembagian Beras Gratis ini disalurkan melalui ACT Bandarlampung ke beberapa lokasi, antara lain Panjang, Kangkung, Kemiling, Kaliawi, Untung Suropati, Kota Karang, Palapa, Sukabumi dan Teluk Betung.

Doni Peryanto, selaku Koordinator Pendistribusian Program 2.000 zak Beras dari Zakat Fitrah Ramadhan 1442H untuk mustahik di Bandarlampung menjelaskan, bahwa Beras Zakat Fitrah ini merupakan program sinergi antara BAZNAS Kota Bandar Lampung dengan ACT Bandar Lampung serta penyalurannya melalui UPZ Masjid dengan total 2.000 zak atau sebanyak 10 ton untuk 2.000 penerima manfaat di Kota Bandar Lampung. Beras ini merupakan beras yang disuplai dari Lumbung Pangan Binaan BAZNAS Pusat yang ada di Lampung Tengah.

“Harapannya program ini dapat membantu meringankan beban masyarakat yang kurang mampu khususnya di tengah kondisi pandemi di Bulan Ramadhan saat ini,” ujar Doni.

Sementara itu, Branch Manager ACT Bandar Lampung menambahkan Fajar Yusuf Dirgantara mengatakan, pihaknya mengucapkan terima kasih kepada Baznas Kota Bandarlampung atas amanah dan kepercayaan yang diberikan kepada ACT, untuk menjadi bagian untuk menebar kebaikan ini, dengan demikian semakin banyak masyarakat di Kota Bandar Lampung yang bisa disantuni bersama dalam gerakan sedekah beras gratis ini.

“Sejatinya permasalahan Sosial Kemanusiaan ini, bisa diselesaikan secara bersama sama dengan kolaborasi dan sinergitas dari semua pihak,” ucap Fajar. (Rls)

Facebook Comments Box
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bandar Lampung

Bandar Lampung Expo 2026 Dongkrak Ekonomi, Nilai Transaksi Meningkat Jadi Rp3,1 Miliar

Published

on

Alteripost Bandar Lampung – Bandar Lampung Expo 2026 resmi ditutup oleh Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana di Gedung Graha Mandala Alam, Jumat (24/7/2026) malam. Selama sepekan penyelenggaraan, sejak 17 hingga 24 Juli 2026, ajang tahunan tersebut mencatat perputaran uang sekitar Rp3,1 miliar, meningkat dibandingkan tahun lalu yang mencapai Rp2,4 miliar.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Bandar Lampung, Erwin, mengatakan capaian transaksi pada Expo tahun ini menunjukkan peningkatan yang signifikan. Menurutnya, sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya bidang kuliner, menjadi penyumbang terbesar terhadap nilai transaksi.

“Transaksi pada penutupan acara malam ini tercatat mencapai sekitar Rp3,1 miliar. Angka tersebut meningkat dibandingkan tahun lalu yang mencapai sekitar Rp2,4 miliar,” ujar Erwin.

Ia menjelaskan, dominasi sektor kuliner menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap produk-produk UMKM lokal yang ditampilkan selama pameran berlangsung.

Bandar Lampung Expo 2026 menghadirkan puluhan stan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD), instansi vertikal, BUMN, BUMD, hingga pelaku UMKM lokal. Berbagai produk unggulan daerah, layanan publik, dan hiburan turut menjadi daya tarik bagi ribuan pengunjung selama pelaksanaan expo.

Sementara itu, Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana menyampaikan rasa syukur atas suksesnya seluruh rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-342 Kota Bandar Lampung, termasuk penyelenggaraan Bandar Lampung Expo 2026 yang mendapat sambutan antusias dari masyarakat.

Menurut Eva, keberhasilan kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kota Bandar Lampung, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), panitia penyelenggara, serta berbagai pihak yang telah mendukung pelaksanaan acara.

“Alhamdulillah, seluruh rangkaian HUT Kota Bandar Lampung ke-342 berjalan lancar dan puncaknya sudah kita laksanakan. Ini adalah pesta rakyat. Terima kasih kepada seluruh jajaran Forkopimda, Bapak Gubernur, panitia, serta rekan-rekan wartawan yang terus mengawal kegiatan ini dari awal hingga akhir,” ujar Eva.

Eva juga memberikan apresiasi kepada para pelaku UMKM yang menjadi salah satu daya tarik utama dalam expo. Ia berharap para pelaku usaha terus meningkatkan kualitas produk dan pelayanan, mengingat Bandar Lampung merupakan salah satu kota tujuan wisata dan pusat aktivitas masyarakat dari berbagai daerah di Sumatra hingga Pulau Jawa.

Menurutnya, perkembangan UMKM akan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Di akhir sambutannya, Eva meminta seluruh OPD di lingkungan Pemerintah Kota Bandar Lampung terus meningkatkan kinerja dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat demi mewujudkan pembangunan kota yang semakin maju.

“Harapannya Bandar Lampung terus berkembang, pembangunan berjalan semakin baik, dan seluruh OPD dapat memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat,” tutupnya.(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading