Connect with us

Lampung

Pemprov Lampung Gelar Rakor Bersama Pelaku Wisata

Published

on

 

Alteripost.co, Bandarlampung-
Asisten I bidang Pemerintahan dan Kesra Pemerintah Provinsi Lampung, Qodratul Ikhwan, memimpin Rapat Pengarahan dengan Pelaku/Pengelola Wisata jelang Libur Lebaran, bertempat di Ruang Abung Balai Keratun, Senin (03/05/2021).

Rapat Pengarahan ini diikuti juga oleh Kepala Dinas Pariwisata, Sekretaris Dinas Perhubungan, PHRI, Asita, Organisasi Pariwisata, Owner/Pengelola tempat wisata.

Selama pandemi Covid-19 pariwisata menjadi salah satu sektoryang terdampak sangat berat.Seperti diketahui, Pemerintah telah menetapkan larangan mudik Lebaran. Namun,selama masa tersebut kegiatan pariwisata tetap diperbolehkan karena sektor pariwisata menjadi salah satu sektor prioritas yang menyumbanglapangan kerja bagi masyarakat.

Saat ini yang banyak dicari adalah pariwisata berbasis budaya dan berbasis alam terbuka (pantai, gunung, taman bunga dll). Kegiatan wisata lokal ini jangan sampai menjadi media peningkatankasus konfirmasi Covid-19. Pengalaman menunjukkan bahwa setelah liburan akan selalu terjadipeningkatan kasus.

Untuk itu, sebagai upaya antisipasi penularan Covid-19 di area wisata, Pemprov Lampung menginstruksikan kepada pengelola area wisata untuk melaksanakan Perda nomor 3 tahun 2020 tentang Pedoman AKBmenuju masyarakat produktif dan aman Covid-19, juga melakukan edukasi protokol Kesehatan pada pengunjung wisata.

“Hal lainnya yaitu, melakukan pengawasan ketat pada pengunjung selama dalam area wisata dalammematuhi protokol kesehatan, khususnya area wisata pantai. Pengelola wisata diharapkan membentuk Tim Khusus dalam upaya pengetatan protokol kesehatan. Sebagai penguatan, Pemprov Lampung akan menurunkan personil Satpol PP untuk membantu tim yang dibentuk,” ujar Qodratul Ikhwan.

Selain itu, Qodratul mengatakan agar Pengelola wisata melakukan penegakkan sanksi pada pengunjung yang tidak patuh padaprotokol kesehatandan menyiapkan sarana prasarana protokol kesehatan di area wisata.

Kepala Bidang Kelembagaan Kepariwisataan Dinas Pariwisata Provinsi Lampung, Yanti Yunidarti, mengatakan bahwa pengelola wisata yang turut serta diundang di dalam rapat, mayoritas merupakan pemegang Sertifikat CHSE.

Sertifikat CHSE merupakan sertifikat dari Kemenparekraf kepada Usaha Pariwisata, Destinasi Pariwisata, dan Produk Pariwisata lainnya untuk memberikan jaminan kepada wisatawan terhadap penerapan protokol kesehatan berbasis pelaksanaan Kebersihan (Cleanliness), Kesehatan (Health), Keamanan (Safety), dan Kelestarian Lingkungan (Environment Sustainability).

Yanti juga menambahkan, bagi pengelola wisata selain melaksanakan Perda nomor 3 dan membentuk tim khusus/satgas pengetatan protokol kesehatan diharapkan juga membentuk tim monitor dan evaluasi. (*)

Facebook Comments Box
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lampung

Plh. Gubernur Lampung Laksanakan Shalat Idul Adha 1445 Bersama Warga Masyarakat Bandar Lampung

Published

on

Alteripost Bandar Lampung – Plh. Gubernur Lampung Fahrizal Darminto bersama keluarga dan sejumlah Pejabat dilingkungan Pemerintah Provinsi Lampung melaksanakan Shalat Idul Adha 1445 H / Tahun 2024 di Lapangan Saburai, Enggal Bandar Lampung, Senin (17/06/2024).

Shalat Idul Adha 1445 H diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Lampung bekerjasama dengan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung.

Plh. Gubernur Lampung Fahrizal Darminto dalam kesempatan tersebut menyampaikan ucapan selamat hari raya Idul Adha 1445 H kepada segenap jamaah Shalat Idul Adha yang hadir dan seluruh warga masyarakat.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Lampung, kami mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha 10 Dzulhijah 1445 H,” ucapnya.

Fahrizal Darminto mengatakan bahwa Idul Adha ini merupakan momen penting yang mengingatkan akan kesetiaan dan keikhlasan Nabi Ibrahim AS dalam memenuhi perintah Allah SWT.

“Di tengah semaraknya hari raya ini, mari kita refleksikan makna yang terkandung di dalamnya. Idul Adha bukan hanya tentang berkurban secara fisik, tetapi lebih jauh dari itu, Idul Adha mengajarkan kita untuk berkurban dari hati, mengorbankan ego dan kesombongan, serta meningkatkan kepedulian kepada saudara-saudara kita yang membutuhkan. Saling berbagi, memberikan bantuan, dan menyebarkan kebaikan adalah bagian dari nilai-nilai luhur yang diajarkan oleh Islam,” ajaknya.

Dengan peringatan Idul Adha, Plh. Gubernur Lampung berharap menjadi motivasi dan semangat bagi masyarakat untuk terus membangun Provinsi Lampung.

“Saya berharap peringatan Hari Raya Idul Adha mengilhami kita semua untuk terus tumbuh dan berkembang menjadi insan yang berkualitas dan berkarakter dalam rangka mewujudkan pembangunan masyarakat dan daerah Provinsi Lampung yang kita cintai ini,” harapnya.

Fahrizal Darminto juga menyatakan bahwa kerukunan dan kebersamaan yang telah terjalin di Lampung merupakan modal besar untuk menjaga stabilitas dan kemajuan daerah.

“Keharmonisan dan kerukunan terjaga di Provinsi Lampung yang telah memungkinkan kita semua untuk merayakan ini dengan penuh sukacita dalam suasana yang aman dan tenteram,” lanjutnya.

Diakhir, Fahrizal Darminto juga berharap nilai-nilai yang terkandung dalam peringatan Hari Raya Idul Adha ini dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.

“Semoga hikmah keikhlasan dan pengorbanan Idul Adha senantiasa kita aktualisasikan dalam setiap aspek kehidupan,” pungkasnya.

Pada pelaksanaan shalat Idul Adha 1445 H tersebut, bertindak selaku khatib Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Lampung Puji Raharjo, dan selaku imam Ketua LP2M Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Lampung, Mansur Mubarok. (*)

Facebook Comments Box
Continue Reading