Connect with us

Berita Utama

Rapat Pembahasan Pansus LKPJ Tertutup Mengundang Kecurigaan Publik

Published

on

Foto: rapat pembahasan Pansus LKPJ lanjutan yang digelar secara tertutup untuk awak media

 

Alteripost.co, Bandarlampung-
Tertutupnya rapat pembahasan Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) lanjutan membuat publik bertanya-tanya. Selain itu, menimbulkan asumsi lain yang mengundang kecurigaan dan mengarah kepada dugaan adanya main mata antara pihak Eksekutif (Pemprov Lampung) dan Legislatif (DPRD).

Sebab, jika proses rapat pembahasan LKPJ terbuka dan menjunjung tinggi asas transparansi, maka seluruh masyarakat dapat mengetahui secara pasti apa yang telah dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung pada tahun 2020 kemarin. Hal tersebut diutarakan Ketua DPW Pematank Lampung Suadi Romli, Jumat (21/05/2021).

“Apapun hasil yang terungkap dalam proses rapat pembahasan Pansus LKPJ dengan pihak OPD maka harus diketahui publik, jadi tidak perlu ada yang ditutupi,” kata Romli sapaan akrabnya.

Jangan sampai tertutupnya proses pembahasan Pansus LKPJ ini, sambung Romli, menjadi preseden buruk bagi Lembaga Legislatif Lampung.

“Seharusnya para pejabat publik ini janganlah memberikan contoh yang kurang baik, karena rapat Pansus tersebut bukan suatu rahasia Negara, yang mana seluruh elemen masyarakat wajib tahu, ini kan nanti jadi pertanyaan,” tegas Romli.

Sebelumnya, Ketua Pansus LKPJ Abdullah Surajaya menyebut, tertutupnya rapat Pansus LKPJ ini agar hal-hal yang buruk atau kekurangan data dan lainnya, yang terungkap dalam proses pembahasan tidak diketahui publik.

“Dikhawatirkan nanti ada data dari OPD yang tidak sinkron dan dipublikasikan media, takutnya akan menimbulkan persoalan baru. Hal ini yang kita jaga untuk menjaga kondusifitas Lampung,” dalihnya, Kamis (20/05/2021).

Surajaya sapaan akrabnya kembali mengatakan, pihaknya hanya ingin hal-hal yang baik saja yang diketahui oleh masyarakat Lampung. Sehingga tidak menimbulkan masalah baru.

Sementara itu, saat dikonfirmasi soal rapat Pansus LKPJ yang tertutup, Asisten Administrasi Umum Minhairin mewakili Sekdaprov Fahrizal berdalih, bahwa dirinya tidak mengetahui alasan secara pasti kenapa rapat pembahasan Pansus LKPJ tertutup untuk awak media.

“Saya juga tidak tahu pasti alasannya kenapa rapatnya tertutup untuk awak media,” ujarnya seraya sambil bergegas meninggalkan awak media. (Gus)

Facebook Comments Box
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Utama

Mirza: Jadikan Momentum HUT RI ke-78 Untuk Menyongsong Indonesia Emas 2045

Published

on

Foto: (kiri) Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kanan) Ketua DPD Gerindra Lampung Rahmat Mirzani Djausal (istimewa)

 

Alteripost.co, Bandarlampung-
Ketua DPD Partai Gerindra Lampung H. Rahmat Mirzani Djausal mengajak segenap elemen bangsa, terutama generasi milineal dan generasi Z, untuk menjadikan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 Republik Indonesia (RI) sebagai momentum menyongsong Indonesia Emas pada 2045.

Menurut Mirza, sapaan akrabnya, generasi milineal dan generasi Z akan menjadi penggerak utama Indonesia ketika berusia 100 tahun pada 2045.

“Seperti apa Indonesia dan perannya di dunia sangat ditentukan oleh anak-anak muda sekarang, karena mereka nanti yang akan jadi pemimpin di berbagai bidang, saat Indonesia berusia 100 tahun,” kata Mirza sapaan akrabnya, Kamis (17/8/2023).

Mirza juga mengajak seluruh elemen bangsa, khususnya para pemangku kebijakan untuk memperkuat sumber daya manusia (SDM) generasi milenial yang menjadi bonus demografi Indonesia.

“Bonus demografi yang dialami Indonesia ini hanya akan berkah, jika SDM kita berkualitas, sehingga mampu menghadapi tantangan zaman dan sejajar dengan negara di berbagai belahan dunia. Hendaknya bonus demografi ini menjadi berkah, bukan musibah,” kata Mirza, yang juga mantan Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Provinsi Lampung itu.

Sektor pendidikan yang menghasilkan para wirausahawan, kata Mirza, menjadi kunci bagi pembentukan karakter para pemimpin di era Indonesia emas. Itu sebabnya, Partai Gerindra, dalam berbagai program menjadikan pendidikan sebagai program utama dalam memperjuangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Nasional (APNN) dan Aanggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Lanjut Mirza, Partai Gerindra, turut mendukung kebijakan pemerintah yang pada 2023 mengalokasikan anggaran pendidikan yang dikucurkan dari pembiayaan APBN mencapai Rp612,2 triliun.

Pembiayaan itu, merupakan paling tinggi sepanjang sejarah. Ini merupakan salah satu komitmen Pak Prabowo untuk melanjutkan program Presiden Jokowi dalam mengawal anak-anak muda kita mempersiapkan Era indonesia emas 2045 mendatang.

Selain itu, Ketua Fraksi Gerindra DPRD Lampung tersebut kembali mengajak untuk menjadikan peringatan HUT ke-78 RI ini diorientasikan merajut semangat kebangsaan yang menjadi modal kemerdekaan. Merajut semangat kebangsaan ini, menjadi sangat penting di tengah tahun politik dan menyongsong Pemilu 14 Februari 2024.

“Saat ini, diakui atau tidak masyarakat kita terbelah dalam berbagai kelompok karena perbedaan pilihan. Namun, perbedaan itu hendaknya kita jadikan sebagai dampak demokrasi. Kita harus terus belajar berdemokrasi, sebagai modal untuk pembangunan. Perbedaan jangan dijadikan permusuhan, tapi sebagai modal adu gagasan dan ide dalam membangun bangsa ini,” kata Mirza. (Rls)

Facebook Comments Box
Continue Reading