Lampung
Cie, Istri Arinal Didapuk Jadi Ketua PMI Lampung
Alteripost.co, Bandarlampung-
Istri Gubernur Arinal Djunaidi yakni Riana Sari Arinal, didapuk sebagai Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Lampung Periode 2020-2025, melalui Musyawarah Provinsi (Musprov) Luar Biasa PMI Provinsi Lampung, di Mahan Agung, Rumah Dinas Gubernur, Jumat (28/5/2021).
Musprov dibuka oleh Kepala Bidang Organisasi PMI Pusat Muhammad Muas, serta dihadiri Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Pembinaan Lembaga PMI Provinsi Lampung I.S Bunari.
Dari hasil Musprov yang dihadiri seluruh Pengurus PMI Kabupaten/Kota se- Provinsi Lampung, secara aklamisi mengusulkan Ibu Riana sebagai Ketua PMI Provinsi Lampung Periode 2020-2025.
Sementara itu, Riana Sari mengatakan dirinya siap mengemban amanah sebagai Ketua PMI Provinsi Lampung.
“Insya Allah, saya siap,” ujar Riana.
Ke depan, Riana mengajak bersama Kabupaten/Kota untuk mensukseskan PMI serta berkontribusi aktif menjadi mitra pemerintah mewujudkan Rakyat Lampung Berjaya.
“Siap bersama-sama mensuksekan program-program PMI Provinsi Lampung,” katanya.
Sebelumnya, pimpinan sidang memberikan kesempatan untuk menanyakan kesediaan Riana Sari Arinal sebagai Ketua PMI Provinsi Lampung.
Bahkan Ketua PMI Pesawaran Nanda Indira Dendi mewakili pengurus PMI Kabupaten/Kota menanyakan secara langsung kepada Ibu Riana Sari Arinal tentang kesediaannya menjadi Ketua PMI Provinsi Lampung.
Dengan terpilihnya Riana Sari Arinal sebagai Ketua PMI Provinsi Lampung Periode 2020-2025, maka dirinya akan dilantik secara langsung oleh Ketua Umum Pengurus Pusat PMI Jusuf Kalla di Mahan Agung pada Jumat (28/5/2021) sore. (Rls/Gus)
Ekonomi dan Bisnis
Bank Lampung dan Pemprov Lampung Bersinergi Majukan Pertanian Mesuji
Alteripost Mesuji – Bank Lampung terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui perluasan akses permodalan bagi pelaku usaha dan sektor pertanian. Dalam rangka mendukung program prioritas Pemerintah Provinsi Lampung, Desaku Maju, Bank Lampung menyalurkan kredit alat dan mesin pertanian (Alsintan) dengan total nilai lebih dari Rp1 miliar di Kabupaten Mesuji.
Pada Rabu (24/6/2026), Bank Lampung Sub Branch Unit Simpang Pematang menyalurkan kredit Alsintan sebesar Rp512 juta, sementara Bank Lampung Sub Branch Unit Rawajitu Selatan menyalurkan kredit Alsintan sebesar Rp562 juta.
Penyerahan kredit dilakukan secara simbolis dalam rangkaian kunjungan kerja program Desaku Maju yang dihadiri Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Bupati Mesuji Hj. Elfianah Khamami, Direktur Utama Bank Lampung Indra Merviana, serta sejumlah pejabat dan tamu undangan lainnya.
Dalam kegiatan tersebut, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal bersama Bupati Mesuji Hj. Elfianah Khamami juga melakukan pelepasan sebanyak 33.000 bibit ikan di kawasan Jembatan Pasar KTM, Kecamatan Mesuji Timur.
Program restocking perikanan tersebut merupakan bentuk sinergi antara Pemerintah Provinsi Lampung dan Pemerintah Kabupaten Mesuji. Pemprov Lampung menyalurkan 20.000 bibit ikan yang terdiri dari 5.000 ekor benih nila, 13.000 ekor benih ikan mas, 1.000 ekor benih baung, dan 1.000 ekor benih bawal. Sementara itu, Pemkab Mesuji turut melepas 13.000 bibit ikan yang terdiri dari 10.000 ekor benih lele dan 3.000 ekor benih nila.
Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menjelaskan bahwa program restocking tersebut bertujuan mengembalikan fungsi dan peran perairan umum sebagai penyangga ketahanan pangan lokal sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang menggantungkan hidup dari sektor perikanan.
Selain itu, pada sektor hilir pertanian, Pemerintah Provinsi Lampung meluncurkan teknologi bed dryer di 500 desa sebagai solusi untuk mengatasi persoalan pengeringan gabah yang selama ini menyebabkan turunnya kualitas dan harga jual hasil panen. Upaya penguatan sektor agribisnis juga didukung melalui kerja sama permodalan dengan Bank Lampung melalui skema Kredit Usaha Alsintan.
Dalam kesempatan yang sama, Gubernur dan Bupati Mesuji turut meninjau proses pembuatan pupuk hayati cair serta menyaksikan simulasi penyemprotan lahan persawahan menggunakan teknologi pesawat tanpa awak (drone) di Desa Pangkal Mas, Kecamatan Mesuji Timur.
Direktur Utama Bank Lampung, Indra Merviana, menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk terus memberdayakan sektor usaha produktif dan UMKM di Provinsi Lampung melalui berbagai program pembiayaan dan pendampingan.
“Penyaluran kredit hari ini merupakan salah satu wujud komitmen Bank Lampung dalam mendorong perekonomian masyarakat, khususnya para pelaku usaha, sehingga ke depan mereka dapat memperluas dan mengembangkan usahanya,” ujar Indra Merviana.
Melalui dukungan permodalan yang berkelanjutan, Bank Lampung berharap dapat berkontribusi dalam memperkuat sektor pertanian, meningkatkan produktivitas masyarakat, serta mendukung keberhasilan program pembangunan daerah di Provinsi Lampung.(*)

