Connect with us

DPRD

Jauharoh Haddad: Mengamalkan Nilai Pancasila Adalah Tugas Kita Bersama

Published

on

Foto: Jauharoh Haddad saat melangsungkan kegiatan Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan

 

Alteripost.co, Lampung Tengah-
Anggota DPRD Provinsi Lampung Jauharoh Haddad melangsungkan giat sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan di Kampung Sendang Agung, Kecamatan Sendang Agung, Lampung Tengah, Sabtu (29/05/2021).

Dalam kegiatan tersebut turut hadir Kyai Mutsani Syuriah MWC NU Sendang Agung, Kyai mahbub khudori, Sekretaris Syuriah MWC NU, Hj mudasir, Tokoh NU, Sekcam Drs fajar, Babinsa Sendang Agung Eeng Setiyono, Kepala Kampung Sendang Agung Suratno, Kanit polsek Kalirejo Edy Asmarinto yang sekaligus menjadi narasumber bersama bapak bahrul Ulum S.ag.

Dalam sambutannya, Ketua Bapemperda DPRD Lampung tersebut mengatakan bahwa adanya kegiatan Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dianggap sangat penting, karena untuk mengingatkan kembali kepada generasi muda tentang perjuangan dalam melahirkan Pancasila sebagai Ideologi Bangsa.

“Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) ini berdiri di atas lima sila, diibaratkan seperti pondasi, ketika ada pondasi maka akan tetap berdiri kokoh. Begitu juga dengan Negara kita, jika lima sila ini sudah mulai dilupakan, maka ini akan berbahaya sekali untuk kita semua,” kata Kak Jau sapaan akrabnya.

Jauharoh Haddad menjelaskan, dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila adalah tugas seluruh elemen masyarakat. Jadi bukan hanya tanggungjawab Pemerintah saja.

“Mengamalkan nilai-nilai Pancasila dan menjaga keutuhan Pancasila adalah tugas kita bersama. Bukan hanya tanggungjawab Pemerintah saja,” pungkasnya. (Gus)

Facebook Comments Box
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DPRD

Antisipasi Adanya Kecurangan di PPDP, Komisi V DPRD Lampung Bakal Panggil Sejumlah Instansi

Published

on

Foto: Sekertaris Komisi V DPRD Lampung Mikdar Ilyas (istimewa)

 

Alteripost.co, Bandarlampung-
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Lampung melakukan langkah cepat untuk mengantisipasi polemik carut marut Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA/SMK 2024/2025. Salah satu upayanya dengan memanggil pihak terkait untuk mengantisipasi polemik carut marut Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA/SMK 2024/2025.

Setidaknya tiga pihak yang akan dipanggil DPRD Provinsi Lampung dan akan diagendakan untuk rapat dengar pendapat (RDP) pada Kamis, 20 Juni 2024.

“Kita akan panggil Disdikbud Lampung, Ombudsman, dan MKKS untuk membahas budaya carut marut PPDB ini,” kata Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Lampung, Mikdar Ilyas, Rabu (19/06/2024).

PPDB SMA/SMK se-provinsi Lampung ini baru dibuka pada hari ini, Rabu 19 Juni 2024. Namun baru satu jalur yang dibuka, yaitu jalur afirmasi.

Sementara tiga jalur lainnya yakni zonasi, prestasi dan perpindahan orang tua akan dibuka pendaftaran pada 21 Juni 2024 mendatang.

Lebih lanjut Mikdar mengatakan RDP ini dimaksudkan agar segala keluhan masyarakat selama pelaksanaan PPDB bisa teratasi.

“Terutama persoalan syarat kartu keluarga (KK) peserta PPDB yang harus sinkron dengan nama kepala keluarga, akta dan ijazah. Artinya kan sudah tidak bisa lagi istilah nebeng KK,” lanjutnya.

Untuk itu, dalam menerapkan aturan tersebut haruslah dilakukan secara tegas. Dan dapat menindak ketika ditemui adanya oknum yang melakukan kecurangan.

“Apalagi kan Disdik sudah berjanji. Ketika, masih ada permainan nebeng KK, sistem akan menolak secara otomatis, dan jika ada oknum Pegawai yang melakukan itu, siap diberhentikan,” tegas Mikdar.

Dia menegaskan semua pihak harus mengawal pelaksanaan PPDB SMA/SMK di Provinsi Lampung agar pelaksanaannya dapat berjalan sesuai dengan aturan yang sudah ditetapkan. (*)

Facebook Comments Box
Continue Reading