Connect with us

Lampung Selatan

Bupati Nanang Bantu Rumah Warga Yang Terbakar di Sidomukti

Published

on

Foto: Istimewa for Alteripost.co

 

Alteripost.co, Lampung Selatan-
Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto gerak cepat menilik Warga Desa Sidomukti Kecamatan Tanjungsari, yang rumahnya ludes terbakar api, Minggu (30/05/2021)

Bupati Nanang Ermanto, bergerak mengecek langsung kondisi tempat tinggal Puji Astuti (40) yang ludes terbakar dan segera menyalurkan bantuan logistik dari BPBD dan Dinas Sosial Lamsel yang berupa sembako, pakaian dan peralatan rumah tangga.

Setiba di lokasi, Nanang Ermanto langsung menemui Puji Astuti dan menanyakan kronologi kejadian kebakaran yang menghanguskan rumahnya.

“Sabar ya bu. Kami datang, hadir dari pemerintah daerah ke lokasi kejadian, kami turut berduka. Insya Allah rumah ibu akan kami bangun kembali,” ucapnya.

“Disini hadir Dinas PU Lamsel, nanti akan di data dan Kami belikan material. Untuk pembangunannya saya harapkan gotong-royong masyarakat di sekitar. Pak kades dan Pak Camat tolong di kondisikan warganya bergotong-royong disini,” ujarnya.

Sebelumnya dilaporkan, pada sabtu 29 Mei 2021, nasib tragis menimpa Puji Astuti (40), warga desa Sidomukti dimana rumah sederhananya telah ludes dilalap si jago merah.

Tidak ada korban jiwa dan belum diketahui pasti penyebab kebakaran tersebut, namun saksi Sunardi (48) mengatakan, pada pukul 14.30 WIB telah melihat api yang sudah besar dari rumah korban.

Selanjutnya, ia memanggil warga menggunakan kentongan dan bersama-sama warga memadamkan api dari rumah tersebut. Dengan peralatan seadanya pada Pukul 16.30 WIB Api berhasil dipadamkan oleh warga, diduga kebakaran bersumber dari konsleting arus listrik. (*)

Facebook Comments Box
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lampung Selatan

Program Rumah Subsidi di Lampung Selatan Tawarkan Cicilan Hingga 40 Tahun

Published

on

Alteripost Jati Agung – Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama mendampingi kunjungan kerja Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman RI Maruarar Sirait di Lampung Selatan, Kamis (7/5/2026). Kunjungan tersebut membawa angin segar bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) melalui program pembiayaan rumah subsidi dengan bunga ringan dan tenor kredit hingga 40 tahun.

Kegiatan dipusatkan pada acara Kredit Program Perumahan (KPP) bertajuk Kolaborasi Pembiayaan Perumahan dan Pemberdayaan Ekonomi Rakyat yang berlangsung di Gedung Parrona, Jalan Terusan Ryacudu, Gedung Harapan, Kecamatan Jati Agung.

Program itu menekankan kolaborasi pembiayaan perumahan bagi masyarakat melalui dukungan berbagai lembaga seperti Bank BTN, BP Tapera, PNM, SMF dan sejumlah mitra lainnya. Melalui program tersebut, masyarakat kini dapat mengakses kredit rumah dengan bunga mulai 5,59 persen per tahun serta skema cicilan yang lebih ringan.

Menteri PKP RI, Maruarar Sirait mengatakan, Presiden RI Prabowo Subianto memberikan perhatian serius terhadap sektor perumahan rakyat sebagai bagian dari pembangunan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di Indonesia.

“Presiden Prabowo memerintahkan kepada saya untuk mempersiapkan kota-kota baru di sekitar Jakarta, Medan, Makassar, Manado dan berbagai daerah lainnya agar tercipta pusat-pusat pertumbuhan baru,” ujar Maruarar.

Menurutnya, pemerintah juga terus memperluas kemudahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah agar semakin mudah memiliki rumah layak huni. Salah satu kebijakan yang disiapkan yakni memperpanjang tenor kredit rumah subsidi dari 20 tahun menjadi 40 tahun.

“Presiden juga memerintahkan agar masa kredit diperpanjang menjadi 40 tahun sehingga cicilan masyarakat menjadi lebih ringan. Selain itu, BPHTB dan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) untuk MBR di Lampung juga sudah digratiskan,” katanya.

Kebijakan tersebut dinilai menjadi langkah strategis untuk membantu masyarakat yang selama ini kesulitan memiliki rumah akibat tingginya cicilan dan biaya administrasi.

Sementara itu, Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama berharap program kolaborasi pembiayaan perumahan tersebut dapat membuka akses kepemilikan rumah yang lebih luas bagi masyarakat di daerahnya, khususnya kalangan pekerja dan keluarga muda.

Ia juga berharap sinergi pemerintah pusat, pemerintah daerah, perbankan dan pengembang dapat mempercepat pemerataan hunian layak sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan hunian yang layak, terjangkau dan berkelanjutan. (*)

Facebook Comments Box
Continue Reading