Lampung Selatan
Bupati Nanang Silaturahmi Bersama Tokoh Umat Sedarma
Alteripost.co, Lampung Selatan-
Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto silaturahmi bersama para tokoh umat Sedarma Se-Kabupaten Lampung Selatan, Selasa (25/5/2021) di aula sebuku rumah dinas bupati setempat, kemarin.
Kunjungan para toko agama umat Sedarma Lampung selatan ini, bertujuan untuk untuk meningkatkan komunikasi antar tokoh umat Sedarma yang ada di Lampung Selatan, sehingga diharapkan mampu memperkokoh persatuan dan kesatuan di bidang keagamaan.
Dalam sambutannya, Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto mengatakan, kepada seluruh tokoh umat sedarma yang hadir, untuk tetap menjaga situasi kondusif, memelihara kebiasaan gotong royong, dan selalu melestarikan budaya demi keberhasilan proses pembangunan.
Bupati Nanang Ermanto juga berharap melalui forum silaturahmi tersebut dapat membangkitkan rasa persatuan dan kesatuan umat beragama dan sebagai sarana untuk menciptakan rasa saling memiliki diantara masyarakat, sehingga dapat hidup berdampingan secara damai dan saling menghormati.
“Saya berkeyakinan bahwa masalah-masalah yang berat yang kini tengah dihadapi masyarakat kita akan dapat diselesaikan dengan sebaik-baiknya, apabila didukung oleh seluruh tokoh umat Sedarma yang senantiasa berpegang teguh terhadap nilai-nilai keagamaan, persatuan dan kesatuan, sehingga setiap tantangan yang kita hadapi dapat diatasi dengan sebaik-baiknya.” ucapnya.
Sementara dalam sambutannya W. Sude mengatakan putusan rapat kerja majelis adat pekraman Lampung selatan (MAP LS) yang diantaranya MAP LS akan mengadakan silarurahmi dan pembinaan di tingkat desa di Lamsel.
“MAP LS juga mengusulkan kepada pemerintah daerah tenaga guru agama hindu baik di tingkat SD dan SMP dalam formasi PNS maupun PPPK, kebetulan ini banyak juga siswa-siswi di lamsel yang masih kekurangan tenaga pendidik untuk agama hindu,” tandasnya.(ist/her)
Lampung Selatan
HUT ke-26 Apkasi, Bupati Lampung Selatan Dorong Inovasi Kemandirian Fiskal
Alteripost Deli Serdang – Komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan dalam memperkuat kemandirian fiskal daerah terus diwujudkan melalui berbagai forum strategis tingkat nasional.
Salah satunya ditunjukkan Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, saat mengikuti Dialog Otonomi Daerah dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi), sebagai upaya memperkuat kapasitas daerah dalam mengoptimalkan sumber-sumber pendapatan daerah.
Dialog yang berlangsung di Convention Hall, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatra Utara, Kamis (2/7/2026), tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Bima Arya Sugiarto.
Forum dialog tersebut menjadi salah satu agenda utama dalam rangkaian HUT ke-26 Apkasi yang mempertemukan para bupati dari seluruh Indonesia.
Selain mempererat sinergi antarpemerintah kabupaten, kegiatan itu juga menjadi ruang diskusi mengenai berbagai strategi penguatan otonomi daerah, peningkatan daya saing, hingga kolaborasi dalam menghadapi tantangan pembangunan yang semakin kompleks.
Dalam forum tersebut mengemuka bahwa pemerintah daerah dituntut semakin adaptif dan inovatif di tengah semakin terbatasnya ruang fiskal akibat kebijakan efisiensi anggaran.
Kondisi tersebut mendorong setiap daerah untuk mampu mengoptimalkan potensi pendapatan asli daerah (PAD), meningkatkan efektivitas belanja, serta membangun berbagai bentuk kolaborasi antardaerah.
Bupati Radityo Egi Pratama, mengatakan Dialog Otonomi Daerah memiliki peran penting sebagai wadah bertukar gagasan sekaligus memperkuat sinergi antarpemerintah kabupaten dalam merumuskan solusi atas berbagai tantangan pembangunan.
“Apkasi menjadi ruang kolaborasi bagi pemerintah kabupaten untuk saling belajar, berbagi pengalaman, dan memperkuat sinergi. Berbagai inovasi yang lahir dari forum ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik serta mempercepat pembangunan di Kabupaten Lampung Selatan,” ujar Bupati Egi.
Menurut Egi, penguatan jejaring antardaerah menjadi modal penting dalam mendorong lahirnya berbagai inovasi, khususnya dalam meningkatkan kemandirian fiskal melalui optimalisasi potensi dan pengelolaan sumber pendapatan daerah yang berkelanjutan.
Selama 26 tahun, Apkasi terus berperan sebagai wadah strategis bagi pemerintah kabupaten di seluruh Indonesia dalam memperjuangkan aspirasi daerah, memperkuat kerja sama antardaerah, serta mendorong terwujudnya tata kelola pemerintahan yang semakin efektif, adaptif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Melalui keikutsertaannya dalam forum nasional tersebut, Pemkab Lampung Selatan berharap dapat memperluas jejaring kerja sama sekaligus mengadopsi berbagai praktik terbaik dari daerah lain guna mendorong pembangunan yang inovatif, berdaya saing, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. (*)

