Connect with us

DPRD

Jika Tidak Ada Halangan, Aprilliati: Paripurna LKPJ Bakal Digelar Pekan Depan

Published

on

Foto: Wakil Ketua Pansus LKPJ Aprilliati

 

Alteripost.co, Bandarlampung-
Usai membahas LKPJ dengan seluruh OPD, rentetan tahapan Pansus LKPJ selanjutnya adalah perumusan dan masukan pandangan dari masing-masing Fraksi untuk menghasilkan rekomendasi kepada pihak Eksekutif.

Selain itu, jika tidak ada halangan, Paripurna LKPJ bakal digelar pekan depan. Hal tersebut diutarakan Wakil Ketua Pansus LKPJ Aprilliati, Selasa (15/06/2021).

“Ya, jika tidak ada halangan, pekan depan (Senin) akan diparipurnakan LKPJ Tahun Anggaran (TA) 2020,” ucap dia.

Selain itu, Fraksi PDI DPRD Lampung juga memberikan empat catatan khusus terkait LKPJ 2020 Pemprov Lampung. Catatan itu diharapkan agar Eksekutif bisa lebih baik lagi dalam mengatur keuangan tahun anggaran berikutnya.

“Pertama; postur anggaran lebih besar belanja tidak langsungnya dari pada belanja langsung dengan perbandingan 64:35,” kata Ketua Fraksi PDI-P DPRD Lampung tersebut.

Kedua; adanya OPD yang menyelenggarakan program-program yang boros anggaran, tetapi realiasasi atau pencapaian hasil tidak kelihatan.

“Ada program-program hanya pemborosan Angga di beberapa OPD. Misalnya penebaran ikan di sungai yang tidak masuk akal atau tidak ada manfaatnya untuk masyarakat luas,” katanya.

Ketiga; pemborosan anggaran di Dinas Sosial. “Dinas Sosial dengan anggaran Rp9 Miliar untuk membiayai 7 panti dengan penghuni cuma 200 orang lebih,” ujar dia.

Keempat; permasalahan aset Pemprov. “Termasuk aset ya, untuk lebih lengkapnya nanti disampaikan ketika Paripurna. Karena saat ini masih dalam rekomendasi umum, belum rekomendasi khusus. Jadi ditakutkan ketika disampaikan hari ini, besok ada delete lagi delete lagi, jadi tunggu saja paripurna,” pungkasnya. (*)

Facebook Comments Box
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DPRD

Hadiri Groundbreaking Ruas Jalan Jabung – Labuhan Maringgai, Ini Pesan Ketua DPRD Lampung

Published

on

Foto: Ketua DPRD Lampung Giri saat menghadiri groundbreaking ruas jalan jabung - labuhan maringgai

 

Alteripost.co, Lampung Timur-
Ketua DPRD Provinsi Lampung, Ahmad Giri Akbar, menegaskan pembangunan infrastruktur jalan tak boleh asal jadi. Kualitas dan daya tahan harus menjadi prioritas utama.

Hal itu disampaikannya saat menghadiri groundbreaking perbaikan ruas jalan strategis Jabung–SP Labuhan Maringgai sepanjang 6,2 kilometer, Jumat (10/4), bersama Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Provinsi Lampung.

Ruas jalan tersebut merupakan jalur vital yang selama ini menopang mobilitas masyarakat Lampung Timur, sekaligus urat nadi distribusi hasil pertanian.

Ketua DPRD Lampung Giri mengatakan, proyek tersebut merupakan hasil perjuangan aspirasi anggota DPRD dari daerah pemilihan Lampung Timur, sehingga manfaatnya harus benar-benar dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.

“Kami tidak mau jalan ini baru dibangun, tapi di 2028 atau 2029 sudah rusak. Harus dikerjakan dengan kualitas terbaik,” tegasnya.

Ia mengingatkan kontraktor pelaksana, PT Rezeki Raya Abadi, agar bekerja sesuai standar operasional prosedur (SOP). Menurutnya, pengawasan ketat menjadi kunci agar hasil pembangunan tidak mengecewakan.

Tak hanya itu, ia juga mengungkapkan bahwa Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung akan turun langsung meninjau progres pembangunan sebagai bentuk keseriusan pemerintah.

Target ambisius pun dipasang. Pada 2026, capaian jalan mantap provinsi di Lampung Timur ditargetkan menembus angka 98 hingga 100 persen.

“Ini bukan sekadar proyek jalan, tapi upaya besar memperkuat konektivitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” ujarnya.

Ia pun mengajak seluruh elemen, mulai dari camat, kepala desa, hingga masyarakat, untuk ikut mengawasi dan menjaga kualitas jalan tersebut.

“Ini jalan kita bersama. Mari kita awasi dan jaga agar manfaatnya bisa dirasakan lebih lama,” tambahnya.

Giri juga mengingatkan pengguna jalan untuk tetap berhati-hati meski kondisi jalan nantinya sudah baik.

Menurutnya, keberadaan infrastruktur yang layak bukan hanya mempermudah akses, tetapi juga mempercepat distribusi hasil pertanian dan menggerakkan roda ekonomi masyarakat.

“Jalan ini bukan sekadar jalan, tapi penggerak ekonomi. Hasil pertanian lebih mudah keluar dan perputaran ekonomi semakin hidup,” pungkasnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah anggota DPRD Provinsi Lampung dari Dapil Lampung Timur, di antaranya Yusnadi, M. Khadafi Azwar, Garinca Reza Fahlevi, Rahmat Visa Rida Arifin, serta Abdul Aziz. (*)

Facebook Comments Box
Continue Reading