Lampung
Namanya Disebut Dalam Pemukulan Nakes, Begini Penjelasan Kadiskes Lampung
Alteripost.co, Bandarlampung-
Pemukulan Tenaga Kesehatan (Nakes) di Puskesmas Kedaton yang terjadi beberapa waktu lalu, oleh tiga orang tidak kenal (OTK) tersebut berbuntut panjang. Pasalnya, berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun menurut korban, salah satu OTK menyebut dirinya adalah Adek dari pejabat Pemprov Lampung berinisial Rhn.
Desas-desus kabar tersebut juga terus berkembang, ada yang menduga insial Rhn yang dimaksud itu adalah Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Provinsi Lampung dr Reihana. Padahal pihak berwajib baru melakukan pengembangan kasus dan belum memberikan keterangan secara resmi.
Menanggapi isu yang berkembang tersebut, Kadiskes Provinsi Lampung dr Reihana membantah dirinya memiliki Adek di Lampung. Menurutnya, ia sebatang kara di Lampung, alias tidak memiliki sanak keluarga.
“Saya di Lampung ini hanya sebatang kara, tidak memiliki Adek yang tinggal di Lampung,” ucapnya saat memberikan klarifikasi di WAG, Senin (05/07/2021) Pagi.
Reihana pun menambahkan, dirinya akan melakukan klarifikasi kepada Nakes yang menjadi korban pengeroyokan tiga OTK tersebut. Atas kejadian itu, dirinya juga meminta jangan sembarangan menyebutkan nama seseorang, karena hal ini bisa berbuntut ke pencemaran nama baik.
“Nanti siang saya akan melakukan klarifikasi dengan pasien. Pelajaran bagi kita untuk tidak sembarangan menyebutkan nama seseorang, karena itu berpotensi kearah pencemaran nama baik,” paparnya. (Gus)
Lampung
Direktur Jaminan Pelayanan Kesehatan BPJS RI Supervisi ke RSUD Abdul Moeloek
Alteripost.co, Bandarlampung-
RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung dijadwalkan menerima kunjungan Direktur Jaminan Pelayanan Kesehatan BPJS Kesehatan RI dalam rangka meninjau dan memantau langsung pelayanan bagi peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).
Supervisi tersebut dilaksanakan pada Jumat, 9 April 2026, mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai, bertempat di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek, Bandar Lampung.
Kegiatan ini bertujuan untuk melihat secara langsung kualitas pelayanan serta kesiapan fasilitas rumah sakit dalam memberikan layanan kesehatan kepada peserta JKN-KIS. Peninjauan ini juga menjadi bagian dari upaya peningkatan mutu layanan kesehatan yang berkelanjutan.
Menjelang kunjungan tersebut, pihak RSUD Dr. H. Abdul Moeloek memastikan bahwa seluruh pelayanan dan fasilitas tetap berjalan secara optimal. Hal ini dilakukan guna memberikan gambaran nyata terkait sistem pelayanan yang cepat, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan pasien.

Direktur RSUD Dr. H. Abdul Moeloek, dr. Imam Ghozali, Sp.An., KMN., M.Kes yang di wakili Wadir Pelayanan & Penunjang Medik menyampaikan bahwa pihaknya siap menyambut kunjungan tersebut dengan pelayanan terbaik.
“Kunjungan dimulai dari Pendaftaran, IGD, Gedung Perawatan Alamanda dan berakhir pada Instalasi Onkologi Radioterapi terpadu, interaksi langsung dirjampelkes BPJS Kesehatan RI bersama pasien rawat jalan & rawat inap RSUAM.
Secara keseluruhan beliau menyatakan PUAS akan fasilitas RSUDAM yang terlah menerapkan sistem KRIS (Kelas Rawat Inap Standar) sesuai Perpres Nomor 59 Tahun 2024 sebesar 68 persen dan menyatakan PUAS layanan kesehatan yang dapat diketahui melalui interaksi
kegiatan selama kunjungan berlangsung, sekaligus memperkuat sinergi antara RSUD Abdul Moeloek dengan BPJS Kesehatan RI dalam meningkatkan kualitas layanan bagi masyarakat, serta evaluasi positif dinyatakan Direktur Jaminan Pelayanan Kesehatan BPJS RI dapat menjadi langkah strategis dalam mendorong peningkatan pelayanan kesehatan di Provinsi Lampung. (Rls)

