Connect with us

DPRD

April: Fraksi PDI-Perjuangan Komitmen Dorong Pemprov Lampung Lanjutkan Pembangunan Kota Baru

Published

on

Foto: Ketua Fraksi PDI-Perjuangan DPRD Lampung Apriliati

 

Alteripost.co, Bandarlampung-
Fraksi Partai Demokrasi Indonesia (PDI)-Perjuangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Lampung, komitmen mendorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung agar melanjutkan pembangunan Kota Baru dan Gedung Perpustakaan.

“Fraksi PDI-Perjuangan sangat mendukung kelanjutan pembangunan Kota Baru dan Gedung Perpustakaan,” kata Ketua Fraksi PDI-Perjuangan DPRD Lampung Aprilliati, Selasa (06/07/2021).

Ia memprediksi bahwa dengan anggaran sekitar satu triliun untuk perbaikan jalan dan renovasi gedung, maka roda pemerintahan di sana akan dapat mulai berjalan.

“Paling tidak investasi disana sekitar Rp 1,4 triliun. Kalau dibiayai Rp 1 triliun lagi untuk infrastruktur dan renovasi gedung, paling tidak pelan-pelan bisa berjalan juga roda pemerintahan disana. Misalnya salah satu Satker dulu yang dipindahkan,” kata Bunda April sapaan akrabnya.

Saat disinggung apakah perlu pengajuan peminjaman ke PT SMI untuk melakukan pembangunan berkelanjutan, ia berpendapat bahwa hal tersebut perlu dikaji lagi.

Sebab, sampai saat ini hutang Pemprov Lampung sudah pernah diajukan pada 2018 lalu, namun masih belum lunas.

“Kalau ada alternatif lain dengan cara meningkatkan PAD atau potensi penjualan aset Way Dadi, yang diselesaikan dengan format win win solusion kepada masyarakat,” timpalnya.

Jika wilayah Kota Baru difungsikan, menurutnya, bisa mengurai kemacetan. Selain itu, disana juga memiliki Rumah Sakit Rujukan covid-19, yakni Bandar Negara Husada.

“Jadi kami (Fraksi PDI-Perjuangan) mendorong Pemprov Lampung agar memfungsikan aset-aset yang ada di Kota Baru dengan maksimal, selain itu juga lanjutan pembangunan di sana harus dilanjutkan,” paparnya. (Gus)

Facebook Comments Box
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DPRD

Hadiri Groundbreaking Ruas Jalan Jabung – Labuhan Maringgai, Ini Pesan Ketua DPRD Lampung

Published

on

Foto: Ketua DPRD Lampung Giri saat menghadiri groundbreaking ruas jalan jabung - labuhan maringgai

 

Alteripost.co, Lampung Timur-
Ketua DPRD Provinsi Lampung, Ahmad Giri Akbar, menegaskan pembangunan infrastruktur jalan tak boleh asal jadi. Kualitas dan daya tahan harus menjadi prioritas utama.

Hal itu disampaikannya saat menghadiri groundbreaking perbaikan ruas jalan strategis Jabung–SP Labuhan Maringgai sepanjang 6,2 kilometer, Jumat (10/4), bersama Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Provinsi Lampung.

Ruas jalan tersebut merupakan jalur vital yang selama ini menopang mobilitas masyarakat Lampung Timur, sekaligus urat nadi distribusi hasil pertanian.

Ketua DPRD Lampung Giri mengatakan, proyek tersebut merupakan hasil perjuangan aspirasi anggota DPRD dari daerah pemilihan Lampung Timur, sehingga manfaatnya harus benar-benar dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.

“Kami tidak mau jalan ini baru dibangun, tapi di 2028 atau 2029 sudah rusak. Harus dikerjakan dengan kualitas terbaik,” tegasnya.

Ia mengingatkan kontraktor pelaksana, PT Rezeki Raya Abadi, agar bekerja sesuai standar operasional prosedur (SOP). Menurutnya, pengawasan ketat menjadi kunci agar hasil pembangunan tidak mengecewakan.

Tak hanya itu, ia juga mengungkapkan bahwa Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung akan turun langsung meninjau progres pembangunan sebagai bentuk keseriusan pemerintah.

Target ambisius pun dipasang. Pada 2026, capaian jalan mantap provinsi di Lampung Timur ditargetkan menembus angka 98 hingga 100 persen.

“Ini bukan sekadar proyek jalan, tapi upaya besar memperkuat konektivitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” ujarnya.

Ia pun mengajak seluruh elemen, mulai dari camat, kepala desa, hingga masyarakat, untuk ikut mengawasi dan menjaga kualitas jalan tersebut.

“Ini jalan kita bersama. Mari kita awasi dan jaga agar manfaatnya bisa dirasakan lebih lama,” tambahnya.

Giri juga mengingatkan pengguna jalan untuk tetap berhati-hati meski kondisi jalan nantinya sudah baik.

Menurutnya, keberadaan infrastruktur yang layak bukan hanya mempermudah akses, tetapi juga mempercepat distribusi hasil pertanian dan menggerakkan roda ekonomi masyarakat.

“Jalan ini bukan sekadar jalan, tapi penggerak ekonomi. Hasil pertanian lebih mudah keluar dan perputaran ekonomi semakin hidup,” pungkasnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah anggota DPRD Provinsi Lampung dari Dapil Lampung Timur, di antaranya Yusnadi, M. Khadafi Azwar, Garinca Reza Fahlevi, Rahmat Visa Rida Arifin, serta Abdul Aziz. (*)

Facebook Comments Box
Continue Reading