Connect with us

DPRD

Rapat Fraksi Partai Gerindra DPRD Lampung, Kegiatan Sosial Bakal Dilakukan

Published

on

Foto: Fraksi Gerindra DPRD Lampung saat rapat virtual

 

Alteripost.co, Bandarlampung-
Jajaran anggota DPRD Lampung dari Fraksi Gerindra yang melangsungkan rapat secara virtual atau zoom meeting, yang dihadiri Ketua Fraksi Rahmat Mirzani Djausal, Sekertaris Fraksi Ikhwan Fadil Ibrahim, anggota Fraksi Gerindra Elly Wahyuni, Fahrorrozi, dan lainnya, Jumat (16/07/2021).

Rapat virtual yang dipimpin Ketua Fraksi Gerindra DPRD Lampung tersebut membahas beberapa hal, seperti persiapan menghadapi Hari Raya Idul Adha, kegiatan Vaksinasi bagi kader Partai Gerindra, serta pendistribusian bantuan sembako dari Sekjen DPP Gerindra Ahmad Muzani.

“Rapat dengan jajaran anggota DPRD Lampung Fraksi Gerindra tersebut membahas persiapan program Partai Gerindra, seperti pendistribusian bantuan Sembako dari H. Ahmad Muzani (Anggota DPRD RI Dapil Lampung 1, bantuan makanan tambahan balita (MT Balita) dan MT Ibu Hamil, persiapan Idul Adha, serta persiapan pelaksanaan vaksin gratis untuk para kader Gerindra,” kata Mirza sapaan akrabnya.

Menurut Mirza, program tersebut lebih difokuskan untuk kegiatan sosial. Pasalnya, di kondisi yang sulit saat ini, Partai Gerindra mencoba hadir dan membantu masyarakat yang terdampak akibat Pandemi Covid-19.

“Kita akui bahwa dampak Pandemi Covid-19 sangat terasa sekali bagi seluruh elemen masyarakat, khususnya rakyat arus bawah. Maka dari itu, kami Fraksi Gerindra DPRD Lampung akan hadir di tengah-tengah masyarakat dengan kegiatan sosial yang sebentar lagi bakal dilakukan,” tegasnya.

Sementara itu, anggota Fraksi Gerindra yang juga Wakil Ketua I DPRD Lampung Elly Wahyuni menambahkan bahwa DPD Gerindra Lampung akan melangsungkan pemotongan hewan kurban sebanyak tiga ekor sapi. Hal itu dilakukan pihaknya sebagai rasa syukur atas nikmat Allah SWT.

“Dalam menyambut Hari Raya Idul Adha kali ini, DPD Gerindra Lampung berkurban tiga ekor sapi, ini sebagai bentuk rasa syukur kita atas nikmat Allah SWT,” ucap Ketua Pira Lampung tersebut.

Facebook Comments Box
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DPRD

Antisipasi Adanya Kecurangan di PPDP, Komisi V DPRD Lampung Bakal Panggil Sejumlah Instansi

Published

on

Foto: Sekertaris Komisi V DPRD Lampung Mikdar Ilyas (istimewa)

 

Alteripost.co, Bandarlampung-
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Lampung melakukan langkah cepat untuk mengantisipasi polemik carut marut Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA/SMK 2024/2025. Salah satu upayanya dengan memanggil pihak terkait untuk mengantisipasi polemik carut marut Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA/SMK 2024/2025.

Setidaknya tiga pihak yang akan dipanggil DPRD Provinsi Lampung dan akan diagendakan untuk rapat dengar pendapat (RDP) pada Kamis, 20 Juni 2024.

“Kita akan panggil Disdikbud Lampung, Ombudsman, dan MKKS untuk membahas budaya carut marut PPDB ini,” kata Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Lampung, Mikdar Ilyas, Rabu (19/06/2024).

PPDB SMA/SMK se-provinsi Lampung ini baru dibuka pada hari ini, Rabu 19 Juni 2024. Namun baru satu jalur yang dibuka, yaitu jalur afirmasi.

Sementara tiga jalur lainnya yakni zonasi, prestasi dan perpindahan orang tua akan dibuka pendaftaran pada 21 Juni 2024 mendatang.

Lebih lanjut Mikdar mengatakan RDP ini dimaksudkan agar segala keluhan masyarakat selama pelaksanaan PPDB bisa teratasi.

“Terutama persoalan syarat kartu keluarga (KK) peserta PPDB yang harus sinkron dengan nama kepala keluarga, akta dan ijazah. Artinya kan sudah tidak bisa lagi istilah nebeng KK,” lanjutnya.

Untuk itu, dalam menerapkan aturan tersebut haruslah dilakukan secara tegas. Dan dapat menindak ketika ditemui adanya oknum yang melakukan kecurangan.

“Apalagi kan Disdik sudah berjanji. Ketika, masih ada permainan nebeng KK, sistem akan menolak secara otomatis, dan jika ada oknum Pegawai yang melakukan itu, siap diberhentikan,” tegas Mikdar.

Dia menegaskan semua pihak harus mengawal pelaksanaan PPDB SMA/SMK di Provinsi Lampung agar pelaksanaannya dapat berjalan sesuai dengan aturan yang sudah ditetapkan. (*)

Facebook Comments Box
Continue Reading