Bandar Lampung
Aep Ajak Masyarakat Ambil Hikmah dari Berkurban
Alteripost.co, Bandarlampung-
Pada hari kedua hari raya Idul Adha, Aep bersama pengurus DPC PKS dan kader di Dapil III Kecamaran Labuhan Ratu, Kedaton dan Way Halim melakukan penyembelihan hewan kurban di DPC tersebut.
Hewan kurban tersebut di dapatkan dari iuran para pengurus dan kader setempat. Terkumpulah sebanyak 6 ekor sapi di DPC PKS Labuhan Ratu, 4 ekor sapi di DPC PKS Kedaton dan 4 ekor Sapi di DPC PKS Way Halim. Iuran tersebut di kelola melalui tabungan kurban yang telah di laksanakan selama satu tahun sebelumnya.
“Ya, kami kader dan pengurus DPC PKS melaksanakan tabungan kurban yang dikelola bendahara DPC,” kata dia.
Dalam kesempatan ini, Aep juga mengajak segenap pengurus dan kader PKS serta warga masyarakat pada umunya untuk mengambil hikmah Ketakwaan keluarga Nabi Ibrahim dalam peristiwa kurban khususnya dalam menghadapi pandemi.
Pelajaran yang bisa diambil adalah pertama, menyerahkan sepenuhnya kepada Allah dengan Ketakwaan dalam setiap peristiwa termasuk dalam menghadapi pandemi. Sebagaimana Nabi Ibrahim menyerahkan sepenuhnya pada Allah saat meninggalkan Siti Hajar dan Bayi Ismail di lembah Makka yang tandus. Kedua, senantiasa berdoa kepada Allah agar di jauhkan dari wabah dan segera diangkat pandemi ini. Sebagaimana Nabi Ibrahim berdoa kepada Allah saat meninggalkan siti hajar dan bayi Ismail yang Allah tuangkan dalam Qur’an Surat Ibrahim ayat 37.
Pelajaran ketiga yang bisa kita ambil, senantiasa kita berikhtiar dengan menjaga protokol kesehatan 5M dalam menghadapi pandemi ini. Sebagaimana Siti Hajar berikhtiar menggoyangkan pohon kurma yang besar agar mendapatkan buah kurma, dan berlari dari sofa marwah untuk mendapatkan air. Dan keempat, senantiasa kita taat menjalankan ibadah kepada Allah di masa pandemi. Sebagaimana taat Nabi Ismail kepada ayahnya Nabi Ibrahim karena ketaatannya kepada Allah saat akan di sembelih, walau akhirnya Allah mengganti dengan Kibas (hewan kurban) yang besar. Itu semua telah Allah jelaskan dalam Qur’an Surat As-Shaffat ayat 101,102, dan 107. (rls)
Bandar Lampung
Respons Cepat Pemkot dan PT KAI, Ruas Jalan Hanoman yang Rusak Parah Kini Mulus
Alteripost Bandar Lampung – Ruas Jalan Hanoman di bawah jembatan rel kereta api, Kecamatan Tanjung Karang Timur, Bandar Lampung, yang sebelumnya rusak parah, akhirnya diperbaiki.
Informasi yang diterima awak media menyebutkan, perbaikan dilakukan oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI) Tanjung Karang setelah adanya permintaan dari Wali Kota Bandar Lampung. Pengerjaan dilaksanakan pada Jumat (21/11/2025) malam.
Salah satu warga setempat, Andi, menyampaikan apresiasinya atas langkah cepat pemerintah dan PT KAI dalam merespons keluhan warga.
“Alhamdulillah sudah diperbaiki. Saya yang setiap hari melintas sangat berterima kasih kepada Pemkot Bandar Lampung dan PT KAI yang telah merespons cepat,” ujarnya, Sabtu (22/11/2025).
Meski demikian, Andi tetap berharap pemerintah lebih serius memperhatikan kondisi infrastruktur utama di Kota Bandar Lampung.
“Saya berharap ke depan Pemkot lebih sigap memperbaiki jalan rusak. Infrastruktur jalan ini sangat penting dalam aktivitas masyarakat. Kalau jalannya bagus, kebijakan Pemkot pun pasti lebih didukung,” tuturnya.
Berdasarkan pantauan di lokasi, perbaikan jalan sudah dilakukan secara signifikan sehingga kini pengguna jalan dapat melintas tanpa hambatan.
Sebelumnya: Dana Hibah Dikritik, Jalan Alternatif Rusak Parah
Sebelumnya diberitakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung pada tahun 2025 mengucurkan dana hibah kepada sejumlah instansi, salah satunya Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung dengan total anggaran sebesar Rp60 miliar. Dari jumlah tersebut, Rp15 miliar telah disalurkan pada tahun ini.
Kebijakan itu menuai beragam tanggapan dari masyarakat. Banyak warga menilai dana hibah tersebut tidak terlalu mendesak, terlebih masih banyak infrastruktur yang membutuhkan perhatian serius, termasuk Jalan Alternatif Hanoman di Kecamatan Tanjung Karang Timur yang mengalami kerusakan cukup parah.
Salah satu warga, Zaenal, saat itu menilai Pemkot seharusnya lebih memprioritaskan kebutuhan masyarakat.
“Jalan ini sudah berulang kali rusak. Ini kan jalan di bawah jembatan rel kereta dan menjadi jalur alternatif yang sering dilewati warga. Seharusnya pemkot memperbaiki jalan ini daripada memberikan dana hibah ke instansi lain,” ujarnya.
Zaenal juga menyayangkan kurangnya respons Pemkot terhadap keluhan masyarakat.
“Kami sudah berkali-kali melapor ke pamong setempat, tapi sampai sekarang belum ada perbaikan. Padahal ini jalan utama bagi warga. Seharusnya pemkot lebih responsif,” jelasnya.
Ia menambahkan, kerusakan jalan tersebut berpotensi membahayakan pengguna jalan.
> “Lubangnya cukup dalam. Sudah beberapa kali mobil kecil masuk ke kubangan dan mengalami lecet bodi atau sasis bengkok karena benturan. Kalau dibiarkan, ini jelas membahayakan,” ungkapnya.
Zaenal kala itu berharap Pemkot Bandar Lampung segera melakukan perbaikan agar masyarakat dapat kembali melintas dengan aman.
Pada pemberitaan sebelumnya, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Bandar Lampung, Dedi Sutiyoso, ketika dikonfirmasi melalui WhatsApp, pesan yang dikirimkan hanya berstatus centang satu dan hingga berita ditayangkan belum memberikan tanggapan. Begitu pula Manager Humas PT KAI Tanjung Karang, Zaki, yang belum merespons pertanyaan terkait kemungkinan bantuan CSR untuk perbaikan jalan tersebut.
Dengan telah selesainya perbaikan di Ruas Jalan Hanoman ini, warga berharap langkah serupa dapat diterapkan pada titik-titik kerusakan jalan lain di Bandar Lampung.(*)

