Connect with us

DPRD

Jadi Tanda Tanya Publik, Komisi V DPRD Lampung Hearing Tertutup

Published

on

Foto: Ruang Komisi V DPRD Lampung

 

Alteripost.co, Bandarlampung-
Komisi V DPRD Lampung beberapa hari ini melangsungkan rapat dengar pendapat (Hearing( dengan kepala organisasi perangkat daerah (OPD) atau mitra kerjanya secara tertutup.

Dilansir dari Kantor Berita RMOLLampung pada Senin (16/8) wartawan dilarang meliput agenda RDP dengan dinas kesehatan (Diskes) terkait penanganan Covid-19.

“Tidak boleh masuk nanti saya tanya pimpinan dulu ,” kata Nizar salah satu staf dari komisi V DPRD Lampung itu, Rabu (18/08/2021).

Setelah agenda Hearing dengan Dinkes selesai, RDP tertutup itu dilanjutkan dengan pihak Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM) dan beberapa OPD lainnya yang menjadi mitra dari komisi V.

Lalu di hari Rabu (18/8) Komisi V berencana menggelar RDP secara tertutup dengan dinas sosial (Dissos) Lampung .

Anggota Komisi V yang identitasnya minta dirahasiakan membenarkan bahwa RDP memang tertutup atas perintah pimpinan.

“Itukan sebenarnya RDP terbuka untuk umum, dan kalau kami (mayoritas anggota) memperbolehkan wartawan masuk. Tapi itukan ranahnya ada di tangan pimpinan bahwa tidak boleh masuk,” kata dia. (*)

Facebook Comments Box
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DPRD

Antisipasi Adanya Kecurangan di PPDP, Komisi V DPRD Lampung Bakal Panggil Sejumlah Instansi

Published

on

Foto: Sekertaris Komisi V DPRD Lampung Mikdar Ilyas (istimewa)

 

Alteripost.co, Bandarlampung-
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Lampung melakukan langkah cepat untuk mengantisipasi polemik carut marut Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA/SMK 2024/2025. Salah satu upayanya dengan memanggil pihak terkait untuk mengantisipasi polemik carut marut Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA/SMK 2024/2025.

Setidaknya tiga pihak yang akan dipanggil DPRD Provinsi Lampung dan akan diagendakan untuk rapat dengar pendapat (RDP) pada Kamis, 20 Juni 2024.

“Kita akan panggil Disdikbud Lampung, Ombudsman, dan MKKS untuk membahas budaya carut marut PPDB ini,” kata Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Lampung, Mikdar Ilyas, Rabu (19/06/2024).

PPDB SMA/SMK se-provinsi Lampung ini baru dibuka pada hari ini, Rabu 19 Juni 2024. Namun baru satu jalur yang dibuka, yaitu jalur afirmasi.

Sementara tiga jalur lainnya yakni zonasi, prestasi dan perpindahan orang tua akan dibuka pendaftaran pada 21 Juni 2024 mendatang.

Lebih lanjut Mikdar mengatakan RDP ini dimaksudkan agar segala keluhan masyarakat selama pelaksanaan PPDB bisa teratasi.

“Terutama persoalan syarat kartu keluarga (KK) peserta PPDB yang harus sinkron dengan nama kepala keluarga, akta dan ijazah. Artinya kan sudah tidak bisa lagi istilah nebeng KK,” lanjutnya.

Untuk itu, dalam menerapkan aturan tersebut haruslah dilakukan secara tegas. Dan dapat menindak ketika ditemui adanya oknum yang melakukan kecurangan.

“Apalagi kan Disdik sudah berjanji. Ketika, masih ada permainan nebeng KK, sistem akan menolak secara otomatis, dan jika ada oknum Pegawai yang melakukan itu, siap diberhentikan,” tegas Mikdar.

Dia menegaskan semua pihak harus mengawal pelaksanaan PPDB SMA/SMK di Provinsi Lampung agar pelaksanaannya dapat berjalan sesuai dengan aturan yang sudah ditetapkan. (*)

Facebook Comments Box
Continue Reading