DPRD
Komisi III DPRD Lampung Dukung Program Bayar Pajak Lewat BUMDes
Alteripost.co, Bandarlampung-
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) provinsi Lampung mendukung program pembayaran pajak kendaraan melalui Desa atau dari BUMDes.
“Banyak masyarakat ditingkat Desa kesusahan dalam membayar pajak kendaraan, disebabkan jarak tempuh yang jauh,” kata Sekretaris Komisi III DPRD Lampung Hanifal, Rabu (18/08/2021)
Untuk itu, Komisi III meminta Pemprov dapat mempermudah masyarakat khususnya ditingkat Desa dengan membayar pajak melalui BUMDes.
“Contohnya mereka berangkat dari rumahnya jam 5 pagi sampai jam 2 siang, ini bakal menghabiskan waktu setengah hari untuk membayar pajak 120 ribu itu kan kasian,” tambahnya.
Selanjutnya,Ketua Fraksi Demokrat DPRD Lampung juga menyampaikan bahwa teknis untuk dapat menjadikan BUMDes sebagai tempat pembayaran pajak sedang didalami.
“Teknisnya sedang dibicarakan karena tidak hanya melibatkan Bapenda saja, namun kepolisian dan Jasa Raharja untuk dapat menjalankan program ini secara maksimal,” paparnya.
Hanifal berujar, pihaknya mendorong program yang baik Indonesia dapat secepatnya terealisasi. “Untuk program dan kebijakan yang pro terhadap masyarakat, kita dukung 100 persen,” ujarnya. (*)
DPRD
Mukhlis Basri Sarankan Pemangku Kebijakan Kembali Duduk Bersama Tangani Banjir di Bandarlampung
Alteripost.co, Bandarlampung-
Hujan deras dengan intensitas tinggi disertai petir yang mengguyur Kota Bandarlampung beberapa waktu lalu, mengakibatkan banjir luapan di sejumlah titik permukiman warga.
Fenomena tersebut selalu berulang dan tentunya jika belum ditangani secara serius maka akan mengakibatkan kerugian bagi masyarakat.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi IV DPRD Lampung Mukhlis Basri menyarankan para pemangku kebijakan untuk kembali duduk bersama untuk mencari solusi dan dapat segera mengeksekusi hasil dalam mengatasi persoalan banjir yang terus berulang.
“Tentunya harus meninggalkan ego masing-masing, Kepala Daerah baik di tingkat Provinsi dan Kota harus kembali duduk bersama untuk mengatasi persoalan banjir ini,” kata Udo Mukhlis sapaan akrabnya, Kamis (16/04/2026).
Mukhlis mengatakan, solusi yang paling ideal saat ini adalah memperbanyak titik-titik serapan air. Seperti membangun embung besar sebagai upaya menampung debit air hujan yang turun dengan intensitas tinggi.
“Tentunya ini bisa jadi pertimbangan bagi pemangku kebijakan untuk segera merencanakan pembangunan daerah serapan air. Walaupun memang harus ada pertimbangan seperti di anggaran dan lokasi yang akan dibangun. Nah di sini pentingnya para kepala daerah duduk bersama untuk mencari titik terangnya,” ujar Mukhlis.
Mukhlis juga mengimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada dan berhati-hati saat hujan turun. Ia juga menyarankan kepada masyarakat supaya jangan membuang sampah sembarangan dan menjaga kebersihan di lingkungan masing-masing.
“Tetap waspada dan berhati-hati saat hujan deras turun, serta jangan membuang sampah sembarangan dan selalu menjaga kebersihan lingkungan,” ucapnya. (Gus)

