Lampung
Bantuan Kembali Berdatangan ke PMI Lampung, Kali Ini dari Kaum Pemuda
Alteripost.co, Bandarlampung-
Pandemi Covid-19 telah mengingatkan kepada semua elemen masyarakat untuk peduli kepada sesama. Penyakit yang diderita oleh seseorang akan menjadi penyakit bagi semuanya karena tidak ada orang yang bisa aman dari ancaman Covid-19, selama masih ada yang menderitanya.
Untuk itu, Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Lampung Riana Sari Arinal, terus menyerukan pentingnya rasa kepedulian terhadap sesama, saling tolong dan berbagi kepada masyarakat yang sedang membutuhkan.
Berbagai kegiatan kemanusiaan digelar PMI Provinsi Lampung guna meringankan beban masyarakat. Salah satunya, PMI Provinsi Lampung telah melakukan berbagai kegiatan aksi donor darah lintas lembaga.
Begitu juga halnya dengan bantuan kemanusiaan, PMI Provinsi Lampung bersama Pemerintah Daerah setempat telah menyalurkan berbagai bantuan baik dari pusat maupun bantuan dari seluruh lapisan masyarakat. Di masa pandemi ini, kesadaran, partisipasi, dan kegotongroyongan masyarakat menguat luar biasa.
Pada tanggal 20 Agustus 2021, Kefas Natanael Setiawan, seorang kaum muda milenial tergerak untuk turut andil mengambil peran dalam perang melawan Covid-19.
Ia menyerahkan bantuan berupa 96 pasang sepatu boot, 50 APD dan 150 kacamata goggles yang diterima oleh Pengurus PMI di Markas PMI Provinsi Lampung Jl. Hasanuddin No.26 Teluk Betung Bandar Lampung.
Riana Sari Arinal mengapresiasi bantuan tersebut dan mengungkapkan bahwa bantuan yang diberikan Kefas Natanael, merupakan salah satu bentuk kepedulian kaum muda yang bisa dijadikan contoh bagi anak-anak muda lainnya di Provinsi Lampung. Sumber: Bidang Infokom PMI Provinsi Lampung
Lampung
Sekdaprov Marindo Lantik 31 Pejabat Administrator dan Pengawas
Alteripost.co, Bandarlampung- Gubernur Lampung diwakili Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Lampung, Marindo Kurniawan, melantik sekaligus mengambil sumpah jabatan Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas di Lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung yang digelar di Balai Keratun Lantai III, Kompleks Kantor Gubernur Lampung, Rabu (21/01/2026).
Sebanyak 31 pejabat yang terdiri dari 23 Pejabat Administrator dan 8 Pejabat Pengawas dilantik dan diambil sumpah berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Lampung Nomor: 800.1.3.3/205/VI.04/2026 tanggal 20 Januari 2026 tentang Pengangkatan, Pemindahan dan Pemberhentian Pegawai Negeri Sipil dalam dan dari Jabatan Administrator dan Jabatan Pengawas di Lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung.
Gubernur Lampung dalam sambutan tertulis yang disampaikan Sekdaprov Lampung Marindo Kurniawan menyampaikan ucapan selamat kepada para pejabat yang baru dilantik serta menegaskan bahwa pelantikan ini merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
“Pelantikan ini bukanlah sekadar seremonial atau formalitas belaka, melainkan merupakan amanah, kepercayaan, dan tanggung jawab besar yang harus saudara-saudara emban dengan penuh integritas, dedikasi, dan loyalitas kepada bangsa, negara, dan masyarakat Provinsi Lampung,” tegas Gubernur Lampung.
Gubernur juga melanjutkan bahwa Pelantikan Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas ini merupakan bagian dari upaya penataan dan penguatan organisasi perangkat daerah guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, profesional, serta berorientasi pada pelayanan publik.
“Setiap pejabat yang dilantik diharapkan mampu menjalankan peran strategisnya sesuai dengan tugas pokok dan fungsi masing-masing jabatan,” ujarnya.
Gubernur juga menekankan bahwa Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas memiliki peran penting sebagai penghubung antara kebijakan pimpinan dengan pelaksanaan teknis di lapangan.
“Saudara dituntut untuk mampu menerjemahkan kebijakan pimpinan daerah menjadi program dan kegiatan yang nyata, terukur, serta berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.
Gubernur juga menyampaikan empat penekanan utama yang harus menjadi pedoman dalam menjalankan tugas, yakni menjunjung tinggi integritas dan profesionalisme, meningkatkan kinerja dan kualitas pelayanan publik, memperkuat kerja sama dan sinergi, serta bersikap adaptif dan inovatif terhadap perubahan.
“Aparatur pemerintah harus mampu memberikan pelayanan yang cepat, tepat, transparan, dan akuntabel dengan mengorientasikan setiap pelaksanaan tugas pada kepuasan masyarakat,” pesannya.
Diakhir, Gubernur berharap pelantikan ini dapat mendorong peningkatan kinerja organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung sehingga mampu mendukung terwujudnya visi pembangunan daerah, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperkuat kepercayaan publik terhadap pemerintah.
“Saya berharap kinerja perangkat daerah semakin optimal dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Provinsi Lampung,” pungkasnya. (*)

