Connect with us

Nasional

Ahmad Muzani Ingatkan Kadernya Untuk Terus Berkomitmen Bela Hak Rakyat

Published

on

Foto: Sekjen DPP Partai Gerindra Ahmad Muzani (istimewa)

 

Alteripost.co, Jakarta-
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerindra Ahmad Muzani, meminta kepada seluruh kader Gerindra di seluruh daerah, baik yang ada di Parlemen maupun Eksekutif untuk tidak mengecewakan kepercayaan yang telah diberikan rakyat.

Di mana pun posisi tersebut, tujuan utamanya adalah untuk rakyat. Posisi, jabatan, dan pangkat hanyalah alat untuk mencapai Indonesia Adil dan Makmur.

“jangan sekali-kali kita berpaling dari tujuan itu. Kita semua berasal dari rakyat, berjuang bersama rakyat, dan tujuan perjuangan kita adalah untuk rakyat.”

“Berkali-kali Ketua Umum Gerindra Pak Prabowo selalu mengingatkan kita bahwa kekuatan perjuangan kita adalah dukungan dari rakyat. Jangan sekali kali menjauhi apalagi mengkhianati mereka,” ujar dia saat menghadiri Rapat Koordinasi DPD Partai Gerindra Bangka Belitung, akhir pekan ini, Sabtu (28/8/2021).

Di sisi lain, Wakil Ketua MPR itu menjelaskan bahwa jabatan yang disandang Ketua DPD Gerindra Babel sebagai Gubernur dan anggota DPRD lainnya harus digunakan bagi kemaslahatan masyarakat Babel. Dengan begitu, maka Gerindra sebagai partai politik telah mencetak pemimpin yang mampu berbuat kebaikan dan memberi jalan keluar atas kesulitan dan masalah yang dihadapi rakyat Babel.

Jika itu yang dilakukan, kata dia, kontribusi yang diberikan Gerindra untuk mensejahterakan masyarakat akan terus berlanjut. Maka, upaya untuk selalu mencetak pemimpin di Legislatif dan Eksekutif yang berorientasi kepada kepentingan bangsa dan negara akan terus dilakukan dalam perjuangan politik Gerindra.

“Kita semua ingin agar Ketua Dewan Pembina dan Ketua Umum Gerindra Pak Prabowo dalam Pilpres 2024 maju sebagai calon presiden. Karena kita ingin memberi bakti yang lebih besar dalam jabatan eksekutif pemerintahan bagi kemaslahatan bangsa dan negara, yakni keadilan kemakmuran untuk semua rakyat Indonesia,” jelas Muzani.

Dalam kesempatan tersebut, Muzani juga berpesan agar jajaran Gerindra tak henti untuk terus melakukan penguatan diri, dari mulai tingkat desa atau ranting sampai pusat.

Yang juga tidak boleh dilupakan perjuangan masa kini, kata Muzani, adalah dengan memanfaatkan media sosial sebagai alat perjuangan. Kalau itu terjadi, maka Gerindra akan menjadi kekuatan politik yang didukung rakyat.

“Nantinya, Gerindra besar karena adanya support dan basis yang kuat dari pendukungnya. Bukan karena sebuah pencitraan yang dibungkus seolah-olah sebagai sebuah kenyataan padahal kosong. Gerindra tidak ingin membangun pencitraan yang tidak mencerminkan realita dari kekuatan yang tidak dimilikinya,” ujar Ketua Fraksi Gerindra DPR RI itu.

“Kita tidak ingin membangun kekuatan partai politik yang seolah-olah besar, tapi tidak mendapatkan support dan dukungan rakyat hanya karena kebutuhan pencitraan. Karena itu, kita harus tidak boleh puas dalam merasa menjadi orang baik. Namun, kita harus terus berusaha menjadi orang baik. Meskipun resikonya sering jatuh dan kita harus tetap semangat untuk bangun kembali dan memulai kebaikan,” imbuh Muzani. (Rls)

Facebook Comments Box
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bandar Lampung

Pemkot Bandar Lampung Replikasi Sisgita untuk Optimalkan Penerimaan Daerah

Published

on

Alteripost Bandar Lampung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung terus memperkuat langkah strategis dalam mewujudkan transparansi sekaligus mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Upaya tersebut ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) replikasi Sistem Integrasi Geospasial Informasi Tanah dan Pajak (Sisgita) bersama Pemerintah Kota Tangerang Selatan.

Kegiatan berlangsung di Aula Blandongan, Gedung Utama Balai Kota Tangerang Selatan, Senin (21/9/2026), dan dihadiri Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana.

Kerja sama antardaerah tersebut merupakan tindak lanjut atas arahan teknis Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) serta Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).

Kerja sama ini berfokus pada percepatan integrasi Nomor Induk Bidang (NIB) dengan Nomor Objek Pajak (NOP), serta validasi Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) secara digital dan terintegrasi.

Melalui penerapan teknologi peta digital terpadu tersebut, Pemkot Bandar Lampung berkomitmen meningkatkan akurasi data perpajakan, mencegah kebocoran potensi penerimaan daerah, serta mempermudah pelayanan di bidang pertanahan dan perpajakan bagi masyarakat.

Penerapan Sisgita diharapkan dapat memperkuat sinergi antara data pertanahan dan perpajakan sehingga pengelolaan potensi PAD dapat dilakukan secara lebih transparan, akurat, dan terintegrasi.(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading