Nasional
Prananda Surya Paloh Bersama Gubernur Anies Tinjau PSP Bervaksin yang Digelar Partai NasDem
Alteripost.co, Jakarta-
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meninjau sentra vaksinasi di Gedung Akademi Bela Negara (ABN), Pancoran, Jakarta Selatan, Kamis (9/9/2021) siang.
Sentra vaksinasi itu merupakan Pemuda Siaga Pandemi (PSP) Bervaksin yang digagas Garda Pemuda (GP) NasDem dan ABN NasDem.
Kedatangan Gubernur Anies disambut langsung oleh Ketua Umum GP NasDem Prananda Surya Paloh dan Gubernur ABN NasDem IGK Manila.
Anies kemudian berkeliling meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 yang dihadiri oleh masyarakat umum.
“Saya ingin menyampaikan pertama Terima kasih apresiasi atas nama masyarakat Jakarta, atas nama Pemprov DKI Jakarta. Terima kasih bahwa Nasdem telah turun tangan langsung di dalam penanganan pandemi Covid di Jakarta melalui gerakan vaksinasinya,” kata Anies di lokasi, seperti dilansir dari Tribunjakarta.com.
Anies menuturkan, ini bukan pertama kalinya NasDem menggelar vaksinasi Covid-19.
“Kita menyaksikan NasDem ikut terlibat langsung bahkan menggunakan jenis vaksin yang baru yaitu jenis vaksin Pfizer yang digunakan di tempat ini,” ujar dia.
Sementara itu, Ketua Umum GP NasDem Prananda Surya Paloh mengatakan, kegiatan ini sudah berlangsung selama 3 hari sejak Selasa (6/9/2021).
Terdapat 2 jenis vaksin yang tersedia di sentra vaksinasi di Gedung ABN NasDem, yaitu vaksin Pfizer dan Sinovac.
“Saya ingin melaporkan selama kurang lebih 3 hari belakangan ini telah dilakukan hampir 900 dosis vaksin,” tutur Prananda.
“Kita mengedepankan kemanusiaan. Jadi kita lupakan istilahnya embel-embel kepartaian, embel-embel kelompok atau golongan,” ujarnya.
Diketahui, Garda Pemuda NasDem (GP NasDem), selaku organisasi kepemudaan di bawah naungan Partai NasDem, mengadakan program PSP Bervaksin di tengah pandemi Covid-19 guna
membantu pemerintah terkait proses percepatan pencapaian herd immunity di Tanah Air. Berlokasi di Akademi Bela Negara NasDem, Pancoran, Jakarta Selatan, sentra vaksinasi ini dijadwalkan beroperasi selama delapan minggu sejak 6 September 2021.
Sebagai bentuk nyata pengabdian untuk Indonesia, program PSP Bervaksin ini diharapkan dapat meningkatkan awareness masyarakat akan pentingnya vaksinasi dalam melawan Covid-19.
Sentra Vaksinasi ini melayani beragam kategori demografi masyarakat, termasuk ibu menyusui hingga remaja usia 12 tahun ke atas. (*)
Lampung Selatan
APKASI 2026 Bahas Otonomi dan Fiskal Daerah, Bupati Egi Siap Perkuat Kolaborasi
Alteripost Bandung – Sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah menjadi salah satu kunci percepatan pembangunan di kabupaten.
Berangkat dari semangat itu, Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menghadiri Rapat Dewan Pengurus III APKASI Tahun 2026 di Hotel Grand Sunshine Resort & Convention, Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung, Jumat (31/7/2026).
Forum yang diikuti jajaran Dewan Pengurus APKASI bersama para bupati dari berbagai daerah di Indonesia itu menjadi ruang strategis untuk memperkuat koordinasi, menyamakan langkah, serta membangun kolaborasi antarpemerintah kabupaten dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan daerah.
Bupati Egi mengatakan, kehadirannya dalam rapat tersebut merupakan wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan untuk terus memperluas jejaring kerja sama sekaligus memperkuat komunikasi dengan pemerintah kabupaten lainnya demi mendorong pembangunan yang lebih berkualitas.
“Hari ini saya mengikuti Rapat Dewan Pengurus Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) Tahun 2026 di Kabupaten Bandung bersama jajaran pengurus dan para bupati dari berbagai daerah di Indonesia,” ujar Bupati Egi.
Menurutnya, APKASI memiliki peran penting sebagai wadah para kepala daerah dalam bertukar gagasan, pengalaman, dan pandangan untuk memperkuat tata kelola pemerintahan daerah sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Dalam rapat itu, sejumlah isu strategis menjadi pembahasan utama, di antaranya penguatan otonomi daerah, evaluasi program kerja APKASI, hingga kebijakan fiskal daerah yang dinilai berperan penting dalam mendukung percepatan pembangunan di tingkat kabupaten.
“Kami membahas sejumlah isu strategis, mulai dari penguatan otonomi daerah, evaluasi program kerja APKASI, hingga kebijakan fiskal daerah agar pembangunan di kabupaten dapat berjalan lebih optimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Egi.
Bupati Egi berharap, hasil pembahasan yang lahir dalam forum APKASI dapat semakin memperkuat hubungan kemitraan antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.
Menurutnya, kolaborasi yang solid akan menjadi kunci dalam menghadirkan kebijakan yang adaptif terhadap kebutuhan daerah sekaligus mampu mempercepat pemerataan pembangunan di seluruh Indonesia.
“Semoga hasil pertemuan ini dapat memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah serta melahirkan kebijakan yang semakin mendukung kemajuan kabupaten di seluruh Indonesia,” kata Bupati Egi.(*)

