Connect with us

Nasional

Perpres Pesantren Diteken, Fraksi PKB DPRD Bandarlampung Apresiasi Perjuangan Gus Muhaimin Iskandar

Published

on

Foto: Ketua Umum DPP PKB Dr. A. Muhaimin Iskandar atau yang kerap Gus Muhaimin

 

Alteripost.co, Bandarlampung-
Ucapan rasa syukur tak terhingga yang diberikan masyarakat Nahdliyyin kepada Presiden Republik Indonesia Joko Widodo karena Pemerintah Pusat resmi meneken Peraturan Presiden (Perpres) No 82 Tahun 2021 tentang Pendanaan Penyelenggaraan Pesantren. Kabar baik tersebut mendapatkan atensi dari Ketua Fraksi PKB DPRD Kota Bandarlampung Rolland Nufra, Rabu (15/09/2021).

“Ditekennya Perpres ini sebagai bukti bahwa keberadaan pondok pesantren sebagai tempat menimba ilmu agama dan pendidikan bagi para santri dan santriwati, benar-benar mendapat perhatian dari Pemerintah,” ucap Rolland.

Selain itu, Sekertaris DPC PKB Bandarlampung tersebut mengapresiasi langkah Ketua DPP PKB Dr A. Muhaimin Iskandar atau yang kerap Gus Muhaimin dalam memperjuangkan kelahiran UU Pondok Pesantren hingga ditekennya Perpres ini.

“Langkah Cak Imin yang tetap konsisten dalam memperjuangkan jaminan kesejahteraan bagi Pesantren harus kita apresiasi, ini adalah awal yang baik untuk kemajuan pesantren di Indonesia,” ujar Rolland.

Rolland berujar, ditekennya Perpres ini diharapkan bakal menjadi kado manis bagi para santri dan santriwati di Indonesia yang sebentar lagi akan merayakan hari santri se-Indonesia.

“Ini adalah kabar baik dan harapannya menjadi kado terindah bagi seluruh santri, yang sebentar lagi akan merayakan hari santri nasional,” kata Rolland.

Perlu diketahui, Presiden Jokowi baru saja menekan Perpres No 82 Tahun 2021 tentang pendanaan penyelenggaraan pesantren. Perpres tersebut sebagai landasan kepada pemerintah untuk menjamin kesejahteraan bagi keberlangsungan pondok pesantren itu sendiri. (Gus)

Facebook Comments Box
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Nasional

Lewat Webinar Merajut Nusantara, Lodewijk Ingatkan Masyarakat Tak Sembarangan Menyebarkan Data Pribadi di Medsos

Published

on

Foto: Wakil Ketua DPR RI H. Lodewijk F Paulus saat melangsungkan Webinar

 

Alteripost.co, Jakarta-
Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) Lampung I Letjen TNI (pur) H. Lodewijk F Paulus, bersama Kementerian Kominfo kembali menggelar Webinar Merajut Nusantara yang diikuti oleh ratusan Sahabat Lodewijk, Kamis (19/5/2022).

Webinar yang mengangkat tema Menjaga Privasi dan Keamanan Data Pribadi di Dunia Digital tersebut, menghadirkan narasumber H. Lodewijk F Paulus, Freddy Tulung (Praktisi Kehumasan dan Komunikasi Publik) dan Dr. Si. Dedi Darwis, M.Kom (Dosen Universitas Teknokrat Indonesia), dengan moderator Reyni Fransiska.

Dalam kesempatan tersebut, Lodewijk F Paulus membahas pentingnya Pelindungan Data Pribadi di Era Digital.

Lanjut Wakil Ketua DPR RI tersebut, Karena di era digital ini banyak sekali kejahatan yang memanfaatkan data pribadi sehingga perlu dilindungi. Namun banyak masyarakat yang belum paham, bahwa data pribadi rawan disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Perlindungan data di Indonesia saat ini masih lemah, mengakibatkan maraknya kebocoran data. Terbukti dengan sering terjadinya kasus kejahatan siber, seperti hacking (peretasan) maupun cracking (pembajakan) Media Sosial (Medsos) yang berujung pada pembobolan data pribadi, pemerasan hingga penipuan daring,” kata Sekertaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Golkar tersebut.

Untuk itu, kata dia, masyarakat harus berhati-hati dalam memberikan informasi yang ranahnya pribadi ketika berselancar di dunia maya atau Medsos.

“Upaya sederhana yang bisa kita lakukan saat ini adalah dengan berhati-hati dan tidak sembarangan dalam menyebarkan Data-data pribadi kita di dunia maya,” ucapnya.

Sementara itu, dosen Universitas Teknokrat Indonesia Dedi Darwis memberi kuat jitu Berperilaku Aman di dunia online. Ada lima hal yang perlu dilakukan yaitu; Selalu menghindari postingan data atau informasi pribadi, seperti nama lengkap, tanggal lahir, alamat rumah/sekolah dan nomor telepon.

Mengingat dan menyimpan password untuk diri sendiri. Usai online, pastikan selalu log off. Lalu waspada jika berkomunikasi dengan orang yang baru dikenal. Patuhi batasan umur yang telah ditetapkan di situs media sosial.

Dedi Darwis juga Wakil Dekan FTIK ini memberi kuat bagaimana cara meningkatkan “Scurity Awareness”. Dengan cara, literasi digital, bijak dalam menggunakan WiFi saat bertransaksi, menjaga etika ketika menggunakan Sosmed.

Lalu bagaimana cara mengamankan data digital, Dedi Darwis menyampaikan setidaknya ada enam langkah untuk mengamankan data digital yaitu; tidak menginstal sembarang aplikasi. Bijak dalam menggunakan vifi, tidak sembarang klik situs yang tidak kenal, memastikan terenkripsi, gunakan password yang sulit ditebak dan scrurity Awareness. (*)

Facebook Comments Box
Continue Reading