Connect with us

Lampung

Riana Sari Arinal Tinjau Pelaksanaan Donor Darah di Kabupaten Mesuji

Published

on

 

Alteripost.co, Mesuji-
Ketua PMI Provinsi Lampung, Riana Sari Arinal melakukan peninjauan pelaksanaan kegiatan aksi Donor Darah di Kabupaten Mesuji, bertempat di Gedung Serba Guna (GSG) Taman Kehati desa Mekarsari Kabupaten Mesuji, Kamis (30/09/2021).

Kegiatan Donor darah digelar oleh PMI Provinsi Lampung berkolaborasi dengan PMI Kabupaten Mesuji tersebut diselenggarakan dalam rangka menggugah kesadaran masyarakat dan penggalangan darah untuk kemanusiaan.

Sebagaimana diungkapkan Ketua PMI Provinsi Lampung pada setiap kesempatan, bahwa saat ini ketersediaan darah perlu terus digalang guna memenuhi kebutuhan darah dengan membangun kesadaran masyarakat untuk mendonorkan darahnya.

Masyarakat Kabupaten Mesuji terlihat sangat antusias mengikuti kegiatan donor darah, total darah yang terkumpul sebanyak 31 Kantong, dengan total jumlah pendaftar sebanyak 56 orang. Namun, karena alasan kesehatan dan hal lainnya terdapat sebanyak 25 orang yang tidak memenuhi syarat untuk menjadi pendonor.

Adapun rincian darah yang terkumpul dari kegiatan Donor darah di Kabupaten Mesuji, yaitu : Golongan darah A, sebanyak 4 kantong, golongan darah B sebanyak 16 Kantong, golongan darah AB sebanyak 5 kantong dan golongan darah O sebanyak 6 kantong.(rls)

Facebook Comments Box
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lampung

Entry Meeting BPK Dilakukan, Pemprov Lampung Terus Memperkuat Tata Kelola Keuangan Daerah

Published

on

Foto: Istimewa for Alteripost.co

 

Alteripost.co, Bandarlampung-
Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Lampung, Marindo Kurniawan, memimpin Entry Meeting bersama Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Lampung di Ruang Rapat Sakai Sambayan, Rabu (11/2/2026).

Pertemuan ini menandai dimulainya Pemeriksaan Interim atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Provinsi Lampung Tahun Anggaran 2025.

Dalam arahannya, Sekdaprov Marindo menegaskan bahwa audit yang dilakukan BPK merupakan siklus tahunan yang krusial untuk memastikan tata kelola keuangan daerah berjalan sesuai regulasi. Ia meminta seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk proaktif dan kooperatif selama proses audit berlangsung.

“Saya minta seluruh OPD, terutama BPKAD dan Biro Umum, untuk bersiaga dan kooperatif. Data yang dibutuhkan tim pemeriksa harus segera disiapkan agar proses ini berjalan lancar demi mempertahankan kualitas laporan keuangan kita,” ujar Sekdaprov Marindo.

Sekdaprov juga menekankan pentingnya percepatan tindak lanjut terhadap temuan-temuan sebelumnya guna meminimalisir nilai materialitas yang dapat mempengaruhi opini laporan keuangan.

Sementara itu, Kepala BPK RI Perwakilan Provinsi Lampung, Nugroho Heru Wibowo, menjelaskan bahwa pemeriksaan interim ini memiliki tujuan, yaitu, Memantau tindak lanjut hasil pemeriksaan tahun sebelumnya.

Kemudian, menilai efektivitas Sistem Pengendalian Intern (SPI) melalui test of control. Selanjutnya, menguji kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan dan melakukan pengujian substantif pada akun-akun tertentu (test of detail balance sheet).

Adapun yang menjadi fokus utama dalam pemeriksaan kali ini meliputi pengelolaan Kas Daerah (Kasda), Kas BLUD, dana BOS, aset tetap, belanja barang dan jasa, belanja modal, hingga capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Pemeriksaan interim ini dijadwalkan berlangsung selama 31 hari, terhitung mulai tanggal 11 Februari hingga 14 Maret 2026. BPK berharap komunikasi yang efektif dapat terjalin antara tim pemeriksa dan entitas agar hasil pemeriksaan dapat dipahami dan ditindaklanjuti secara tepat oleh pihak terkait. (Red)

Facebook Comments Box
Continue Reading