Ruwajurai
Tatap PON 2024, Mirza Minta Tim Softball dan Baseball Lampung Jaga Konsistensi
Alteripost.co, Bandarlampung-
Pengurus Provinsi Persatuan Baseball dan Softball Seluruh Indonesia (Perbasasi) Lampung menyambut tim Softball dan Baseball Putra dengan jamuan makan malam di Rumah Makan Kayu, Rabu (6/10/2021).
Hasil positif di perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua dengan raihan medali emas diraih tim softball Putra dan Perak diraih tim baseball putra.
Dengan hasil ini, Ketua Umum Pengprov Perbasasi Lampung Rahmat Mirzani Djausal sangat bangga dengan capaian para atlet, official, dan pelatih yang sudah memberikan kemampuan maksimalnya untuk Provinsi Lampung.
“Kami semua bangga dengan capaian yang diperoleh Tim Softball Putra Lampung dan Tim Baseball Putra Lampung yang telah mengharumkan nama Lampung dikancah Nasional. Dan terimakasih kepada semuanya karena sudah berjuang sebaik mungkin, serta berlatih selama bertahun-tahun untuk capaian ini,” kata Mirza sapaan akrab Rahmat Mirzani Djausal.
Mirza juga mengingatkan, kepada seluruh atlet bahwa capaian yang diperoleh PON XX di Papua ini merupakan torehan sejarah emas pertama PON untuk Perbasasi Lampung.
“Kami sudah melihat bertahun-tahun perjuangan kalian untuk mencapai titik ini, dan akhirnya bisa membuat sejarah dan saat ini tugas terberat kita saat ini adalah menjaga konsistensi untuk mempertahankan prestasi di PON 2024,” paparnya.
“Saya mengajak semua atlet untuk mencari bibit-bibit atlet baru untuk regenerasi yang rencananya akan dilaksanakan di Sumatera Utara,” tambah Mirza.
Sementara itu, Abas senior Softball Lampung mengaku bangga atas raihan positif yang ditorehkan para atlet Lampung. “Terimakasih kepada pelatih dan atlet-atlet kami semua bangga dengan kalian, terus berlatih dan jaga kekompakan. Saya melihat kemarin semuanya bermain enjoy sekali, jadikan hasil ini sebuah pengalaman berharga untuk pertandingan berikutnya,” ucap Abas.
Kemudian, Kapten Softball Lampung, Julian mengucapkan terimakasih kepada pelatih dan pengurus yang sudah memberikan doa dan support kepada seluruh atlet. “Terimakasih atas semua support yang diberikan, dan alhamdulilah hasilnya kami bisa membawa pulang emas untuk Provinsi Lampung,” ucapnya.
Lanjut, Kapten Baseball Lampung, David Uyung mengungkap permintaan maaf kepada seluruh masyarakat Lampung yang belum bisa mempersembahkan emas untuk Lampung. “Kami minta maaf buat pengurus dan masyarakat lampung belum bisa bawa emas. Tapi kami sudah memberikan maksimal kemampuan terbaik kami, mungkin sekarang baru ini rejekinya (perak), tapi kami tidak akan surut untuk terus mendapatkan emas dipertandingan berikutnya,” ujar Uyung.
Dalam kegiatan gala dinner Pengurus Pengprov Perbasasi Lampung memberikan tali asih kepada tim Softball dan Baseball Lampung. Sekaligus penunjukan Ketua Umum baru Perbasasi Pengprov Lampung yang akan dilantik Tahun 2022 mendatang. (*)
Ekonomi dan Bisnis
HIPMI Lampung Dorong Sinergi Pengusaha, Pemerintah dan OJK Lewat FORBISDA 2026
Ampunnews Bandar Lampung – Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPD HIPMI) Lampung menggelar kegiatan Forum Bisnis Daerah (FORBISDA) Tahun 2026 di Hotel Emersia, Senin (11/05/2026).
Kegiatan ini menjadi ajang penguatan jejaring usaha, peningkatan literasi keuangan, serta kolaborasi strategis antar pelaku usaha muda di Provinsi Lampung.
Acara tersebut dihadiri langsung oleh Ketua Umum BPD HIPMI Lampung periode 2025–2028, Gilang Ramadhan beserta jajaran pengurus HIPMI Lampung. Turut hadir mewakili Gubernur Lampung dari unsur Bappeda Provinsi Lampung, Dirbinmas Polda Lampung Kombes Pol. A.F. Indra Napitupulu, serta perwakilan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Dari OJK hadir Dwi Krisna Yudi Pramono yang turut memberikan sambutan sekaligus pemaparan terkait pentingnya literasi dan perlindungan konsumen di sektor jasa keuangan.
Kegiatan FORBISDA ini dipimpin oleh Ketua Pelaksana Arienaldo Rahman yang menyampaikan bahwa forum tersebut menjadi ruang strategis bagi para pengusaha muda untuk memperkuat konektivitas bisnis, memperluas wawasan usaha, serta membangun kolaborasi lintas sektor di Lampung.
“FORBISDA bukan hanya forum diskusi bisnis, tetapi juga wadah mempertemukan ide, inovasi, dan peluang kolaborasi antar pengusaha muda daerah. Kami ingin HIPMI Lampung menjadi motor penggerak ekonomi daerah yang adaptif dan berdaya saing,” ujar Arienaldo dalam sambutannya.
Sementara itu, Ketua Umum BPD HIPMI Lampung, Gilang Ramadhan, menegaskan pentingnya sinergi antara pengusaha, pemerintah, aparat keamanan, dan lembaga jasa keuangan dalam memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah.
Menurutnya, tantangan dunia usaha saat ini menuntut para pelaku usaha muda untuk lebih inovatif, cerdas dalam pengelolaan keuangan, serta memahami regulasi dan perlindungan konsumen di era digitalisasi ekonomi.
“Kami ingin pengusaha muda Lampung tidak hanya berkembang secara bisnis, tetapi juga memiliki pemahaman kuat terhadap tata kelola usaha yang sehat, transparan, dan berkelanjutan,” kata Gilang.
Dalam kesempatan tersebut, OJK menjadi salah satu fokus utama pembahasan seminar. Dwi Krisna Yudi Pramono menekankan bahwa literasi keuangan menjadi fondasi penting dalam menciptakan ekosistem usaha yang sehat dan terpercaya.
Ia menjelaskan bahwa OJK terus mendorong edukasi kepada masyarakat dan pelaku usaha agar semakin memahami produk dan layanan jasa keuangan, sekaligus meningkatkan kewaspadaan terhadap investasi ilegal, pinjaman online ilegal, serta berbagai bentuk kejahatan keuangan digital.
“OJK hadir tidak hanya sebagai regulator, tetapi juga sebagai mitra strategis masyarakat dan pelaku usaha dalam menciptakan sektor jasa keuangan yang aman, sehat, dan inklusif. Pengusaha muda harus memahami pentingnya perlindungan konsumen dan pengelolaan keuangan yang bijak agar usaha dapat tumbuh berkelanjutan,” ujar Dwi Krisna Yudi Pramono.
Selain memberikan edukasi terkait perlindungan konsumen dan perilaku pelaku usaha jasa keuangan (PUJK), OJK juga membuka ruang diskusi interaktif bersama peserta seminar terkait akses pembiayaan UMKM, digitalisasi layanan keuangan, hingga tantangan pengusaha muda dalam memperoleh permodalan usaha.
Kehadiran Dirbinmas Polda Lampung Kombes Pol. A.F. Indra Napitupulu turut memperkuat pesan pentingnya stabilitas keamanan dan kondusivitas daerah sebagai faktor pendukung pertumbuhan investasi dan dunia usaha di Lampung.
Forum bisnis ini diikuti peserta dari berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Lampung, mulai dari pengusaha muda, pelaku UMKM, komunitas bisnis, hingga unsur organisasi kepemudaan. Antusiasme peserta terlihat dari tingginya partisipasi dalam sesi seminar, diskusi, dan networking bisnis yang berlangsung sepanjang kegiatan.
Melalui FORBISDA 2026, HIPMI Lampung berharap tercipta kolaborasi nyata antara pengusaha muda, pemerintah, dan lembaga strategis seperti OJK dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif, inovatif, dan berkelanjutan. (Gus)

