Connect with us

Lampung Selatan

Pemkab Lamsel Memenuhi Capaian Target Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama Sebanyak 70%

Published

on

Alteripost.co KALIANDA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan (Lamsel) memenuhi capaian target vaksinasi Covid-19 dosis pertama sebanyak 70 persen sebelum akhir November 2021 berdasarkan target pemerintah pusat. Vaksinasi di Kabupaten Lamsel menembus angka 72,12 persen atau 558.821 orang dari target sasaran vaksinasi sebanyak 774.818.

Bupati Lamsel Nanang Ermanto mengungkapkan, capaian vaksinasi di wilayahnya itu dapat tercapai lebih cepat berkat kerja keras dan kolaborasi dari semua pihak. Baik itu TNI-POLRI, Satgas Covid-19 Kabupaten Lamsel, Forkopimda Lamsel, jajaran Pemkab Lamsel dan seluruh elemen masyarakat lainnya.

“Sebagai bupati saya mengucapkan terima kasih atas peran serta TNI-POLRI dan semua elemen masyarakat yang bersama-sama mengatasi pandemi Covid-19, Sehingga capaian vaksinasi kita sudah 72 persen”. Ucap Bupati Nanang saat menyampaikan sambutan pada rapat paripurna DPRD dalam rangka HUT ke-65 Kabupaten Lamsel. Senin (15/11/2021).

Bupati Nanang menyatakan, akan terus mengejar program vaksinasi Covid-19 dengan harapan , Kabupaten Lamsel bisa masuk zona hijau sebelum 2022.

“Mudah-mudahan Kabupaten Lamsel bisa zona hijau. Karena ini menyangkut pertumbuhan ekonomi”. Pungkasnya. (*).

Facebook Comments Box
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lampung Selatan

Program Rumah Subsidi di Lampung Selatan Tawarkan Cicilan Hingga 40 Tahun

Published

on

Alteripost Jati Agung – Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama mendampingi kunjungan kerja Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman RI Maruarar Sirait di Lampung Selatan, Kamis (7/5/2026). Kunjungan tersebut membawa angin segar bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) melalui program pembiayaan rumah subsidi dengan bunga ringan dan tenor kredit hingga 40 tahun.

Kegiatan dipusatkan pada acara Kredit Program Perumahan (KPP) bertajuk Kolaborasi Pembiayaan Perumahan dan Pemberdayaan Ekonomi Rakyat yang berlangsung di Gedung Parrona, Jalan Terusan Ryacudu, Gedung Harapan, Kecamatan Jati Agung.

Program itu menekankan kolaborasi pembiayaan perumahan bagi masyarakat melalui dukungan berbagai lembaga seperti Bank BTN, BP Tapera, PNM, SMF dan sejumlah mitra lainnya. Melalui program tersebut, masyarakat kini dapat mengakses kredit rumah dengan bunga mulai 5,59 persen per tahun serta skema cicilan yang lebih ringan.

Menteri PKP RI, Maruarar Sirait mengatakan, Presiden RI Prabowo Subianto memberikan perhatian serius terhadap sektor perumahan rakyat sebagai bagian dari pembangunan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di Indonesia.

“Presiden Prabowo memerintahkan kepada saya untuk mempersiapkan kota-kota baru di sekitar Jakarta, Medan, Makassar, Manado dan berbagai daerah lainnya agar tercipta pusat-pusat pertumbuhan baru,” ujar Maruarar.

Menurutnya, pemerintah juga terus memperluas kemudahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah agar semakin mudah memiliki rumah layak huni. Salah satu kebijakan yang disiapkan yakni memperpanjang tenor kredit rumah subsidi dari 20 tahun menjadi 40 tahun.

“Presiden juga memerintahkan agar masa kredit diperpanjang menjadi 40 tahun sehingga cicilan masyarakat menjadi lebih ringan. Selain itu, BPHTB dan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) untuk MBR di Lampung juga sudah digratiskan,” katanya.

Kebijakan tersebut dinilai menjadi langkah strategis untuk membantu masyarakat yang selama ini kesulitan memiliki rumah akibat tingginya cicilan dan biaya administrasi.

Sementara itu, Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama berharap program kolaborasi pembiayaan perumahan tersebut dapat membuka akses kepemilikan rumah yang lebih luas bagi masyarakat di daerahnya, khususnya kalangan pekerja dan keluarga muda.

Ia juga berharap sinergi pemerintah pusat, pemerintah daerah, perbankan dan pengembang dapat mempercepat pemerataan hunian layak sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan hunian yang layak, terjangkau dan berkelanjutan. (*)

Facebook Comments Box
Continue Reading