Lampung
ASN di Pemprov Lampung Jangan Bosan Lakukan Terobosan
Alteripost.co, Bandarlampung-
Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengajak Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung, untuk terus memberikan karya terbaiknya dan melakukan berbagai terobosan sehingga di Tahun 2022 berbagai prestasi bisa kembali diraih oleh Provinsi Lampung.
Pesan Gubernur itu disampaikan oleh Sekretaris Daerah Fahrizal Darminto saat menjadi Pembina Apel di Lingkungan Sekretariat Daerah Pemerintah Provinsi Lampung, di Lapangan Korpri, Kantor Gubernur Lampung, Senin (10/1/2022).
Menurut Fahrizal, tahun 2021 dapat dikatakan sebagai tahun prestasi karena berbagai penghargaan dari berbagai bidang telah diraih oleh Provinsi Lampung.
“Prestasi ini tentu harus dipertahankan agar di tahun 2022 ini kita dapat terus mendulang prestasi yang lebih baik lagi,” ucap Fahrizal.
Fahrizal berujar, meski masih dalam kondisi pandemi Covid-19, bukanlah menjadi halangan untuk terus berkarya dan membangun Provinsi Lampung.
“Saya berharap kita semua segenap ASN di lingkungan Pemprov Lampung untuk merapatkan barisan, dapat terus mendukung program dan kegiatan dari Bapak Gubernur,” ujarnya.
Fahrizal juga mengajak, semua untuk melaksanakan tugas pokok dan fungsi lebih optimal, melakukan berbagai terobosan dan tidak terjebak dengan rutinitas belaka atau ilusinasi.
Selain itu, meminta untuk menjaga dan pertahankan integritas, loyalitas, dan komitmen terhadap tanggung jawab yang telah dipercayakan sehingga semua tugas dapat diselesaikan dengan baik.
“Tingkatkan disiplin, bangun dan pelihara interaksi serta kerjasama yang kondusif di lingkungan kerja masing-masing,” katanya.(Rls)
Lampung
Mewakili Gubernur, Sekdaprov Marindo Lantik Sejumlah JPTP, Tekankan Profesionalitas dan Inovasi Layanan Publik
Alteripost.co, Bandarlampung-
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung melantik lima Pejabat di Lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung, di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur Lampung, Jumat (5/12/2025). Mewakili Gubernur, pelantikan dilakukan Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Lampung, Marindo Kurniawan.

Pelantikan tersebut berdasarkan Surat Keputusan (SK) Gubernur Lampung Nomor 800.1.3.3/6537/6.04/2025 dan 800.1.3.3/6538/6.04/2025 tentang pengangkatan, pemindahan, dan pemberhentian PNS dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) atau Eselon II di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung.
Dalam SK pertama, tiga pejabat dilantik, yaitu :
1. Dr. Evi Fatmawati, M.Si. dari Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan menjadi Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Lampung;
2. Drs. Samsurijal, MM. dari Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, menjadi Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP Provinsi Lampung;
3. Drs. Intizam dari Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP menjadi Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Lampung.
Sementara dalam SK kedua, dua pejabat lainnya dilantik, yaitu :
1. Sukmawan Hendriyanto, ST., MT. dari Sekretaris Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi menjadi Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Setda Provinsi Lampung;
2. Dr. Yusmaidi, Sp.B (K) BD. dari Dokter Ahli Madya RSUD Abdul Moeloek menjadi Wakil Direktur Keperawatan, Pelayanan, dan Penunjang Medik RSUD Abdul Moeloek.
Gubernur Lampung dalam sambutan tertulis yang dibacakan Sekdaprov Marindo Kurniawan, menegaskan pentingnya menjalankan amanah jabatan dalam meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan. Gubernur menyampaikan bahwa pejabat yang baru dilantik memegang peran strategis dalam menghadirkan layanan publik yang lebih responsif.
“Masyarakat membutuhkan pemerintah yang hadir secara nyata, yang mendengar, memahami, dan memberikan solusi cepat serta tepat,” ujar Gubernur.
Gubernur menekankan bahwa pejabat pimpinan tinggi tidak hanya menjalankan tugas teknis, namun juga dituntut membawa nilai perubahan. Inovasi, keberanian mengambil langkah strategis, serta kemampuan menggerakkan jajaran menjadi poin penting yang harus dikedepankan.
Dalam arahannya, Gubernur menegaskan empat pesan utama. Pertama, peningkatan kualitas pelayanan publik untuk memastikan kemudahan dan kepastian layanan bagi masyarakat. Kedua, memperkuat koordinasi lintas sektor guna menyelesaikan berbagai persoalan yang saling berkaitan.
Ketiga, mendorong transformasi digital di seluruh perangkat daerah. Dan keempat, menjaga integritas dan etika pelayanan publik agar jabatan benar-benar dijalankan sebagai amanah.
Gubernur juga meminta para pejabat segera beradaptasi dan menyusun langkah kerja prioritas untuk mendukung target pembangunan daerah. Ia menegaskan bahwa pejabat harus menjadi pemimpin yang memberi teladan, bukan sekadar instruksi.
Di akhir sambutannya, Gubernur kembali mengingatkan pentingnya kesungguhan dalam menjalankan tugas. “Selamat bertugas dengan sepenuh hati. Jalankan amanah dengan kesungguhan,” tutup Gubernur. (Red)

