Lampung
ASN di Pemprov Lampung Jangan Bosan Lakukan Terobosan
Alteripost.co, Bandarlampung-
Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengajak Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung, untuk terus memberikan karya terbaiknya dan melakukan berbagai terobosan sehingga di Tahun 2022 berbagai prestasi bisa kembali diraih oleh Provinsi Lampung.
Pesan Gubernur itu disampaikan oleh Sekretaris Daerah Fahrizal Darminto saat menjadi Pembina Apel di Lingkungan Sekretariat Daerah Pemerintah Provinsi Lampung, di Lapangan Korpri, Kantor Gubernur Lampung, Senin (10/1/2022).
Menurut Fahrizal, tahun 2021 dapat dikatakan sebagai tahun prestasi karena berbagai penghargaan dari berbagai bidang telah diraih oleh Provinsi Lampung.
“Prestasi ini tentu harus dipertahankan agar di tahun 2022 ini kita dapat terus mendulang prestasi yang lebih baik lagi,” ucap Fahrizal.
Fahrizal berujar, meski masih dalam kondisi pandemi Covid-19, bukanlah menjadi halangan untuk terus berkarya dan membangun Provinsi Lampung.
“Saya berharap kita semua segenap ASN di lingkungan Pemprov Lampung untuk merapatkan barisan, dapat terus mendukung program dan kegiatan dari Bapak Gubernur,” ujarnya.
Fahrizal juga mengajak, semua untuk melaksanakan tugas pokok dan fungsi lebih optimal, melakukan berbagai terobosan dan tidak terjebak dengan rutinitas belaka atau ilusinasi.
Selain itu, meminta untuk menjaga dan pertahankan integritas, loyalitas, dan komitmen terhadap tanggung jawab yang telah dipercayakan sehingga semua tugas dapat diselesaikan dengan baik.
“Tingkatkan disiplin, bangun dan pelihara interaksi serta kerjasama yang kondusif di lingkungan kerja masing-masing,” katanya.(Rls)
Lampung
RSUDAM Ukir Capaian Baru, Pengembangan Layanan Melalui Tindakan DSA
Alteripost.co, Bandarlampung-
Rumah Sakit Umum Daerah Dr. H. Abdul Moeloek (RSUDAM) Lampung mengukir capaian baru dalam pengembangan layanan kesehatan dengan melaksanakan tindakan neurointervensi Digital Subtraction Angiography (DSA) untuk pertama kalinya di Provinsi Lampung.
Capaian tersebut menjadi bagian dari upaya RSUDAM memperkuat layanan medis spesialistik berbasis teknologi modern, sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap pemeriksaan dan penanganan gangguan pembuluh darah sesuai indikasi medis.
Direktur RSUDAM, dr. Lukman Pura, Sp.PD., K-GH., MHSM., mengatakan pengembangan layanan spesialistik merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan dan memperkuat kapasitas rumah sakit sebagai pusat rujukan kesehatan di Lampung.
“Tentunya, saya berharap pengembangan tersebut mampu menjawab kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan yang semakin kompleks, sekaligus mendukung tersedianya layanan medis yang lebih komprehensif di daerah, khusus di RSUDAM,” kata Lukman, Jumat (23/10/2026).
DSA Dukung Pemeriksaan Pembuluh Darah
Digital Subtraction Angiography (DSA) merupakan teknologi pencitraan medis yang digunakan untuk menampilkan pembuluh darah secara terperinci dengan bantuan zat kontras dan pemrosesan citra digital.
Teknologi ini membantu dokter mengidentifikasi kelainan pembuluh darah dan menentukan pendekatan penanganan berdasarkan hasil pemeriksaan serta kondisi klinis pasien.
Dengan hadirnya layanan neurointervensi DSA, masyarakat Lampung diharapkan memiliki akses yang lebih luas terhadap layanan diagnostik dan intervensi pembuluh darah tanpa harus selalu dirujuk ke luar daerah.
Meski demikian, pelaksanaan tindakan tetap bergantung pada hasil evaluasi medis, indikasi klinis, serta kesiapan fasilitas dan tim yang menangani pasien.
Pengembangan layanan ini juga menjadi bagian dari penguatan sistem pelayanan rujukan yang mengintegrasikan teknologi kedokteran, kompetensi tenaga medis, tata kelola, dan penerapan standar keselamatan pasien.
Didukung Tim Dokter Spesialis
Pelaksanaan neurointervensi DSA di RSUDAM didukung kolaborasi dokter spesialis neurologi dan bedah saraf, serta tenaga ahli dari RS Pleni Jakarta.
Tim medis yang terlibat terdiri atas:
dr. Alfi Rizky Medikanto, M.Sc., Sp.N., AIFO-K., FINA., dr. Izza Ayudia Hakim, Sp.N., AIFO-K., FISQua., FINA.; dr. Muhammad Yunus, Sp.BS., Fis., M.Kes.; dan dr. Fritz Sumantri Usman, Sp.N., Subsp. NIIOO(K)., FINS., FINA., dari RS Pleni Jakarta.
Kolaborasi lintas keahlian tersebut menjadi salah satu unsur penting dalam pengembangan layanan berteknologi tinggi.
Selain mendukung pelaksanaan tindakan, kerja sama ini juga membuka ruang penguatan kapasitas profesional tenaga medis dalam memberikan pelayanan sesuai kebutuhan klinis pasien.
Perkuat Layanan Rujukan di Lampung
Pengembangan neurointervensi DSA merupakan bagian dari langkah berkelanjutan RSUDAM dalam meningkatkan layanan unggulan, memperkuat kompetensi sumber daya manusia, serta mengoptimalkan pemanfaatan sarana dan prasarana kesehatan.

Di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan medis spesialistik, rumah sakit rujukan dituntut terus mengembangkan kemampuan klinis dan meningkatkan akses terhadap teknologi kedokteran yang sesuai dengan kebutuhan pasien.
Melalui pengembangan layanan ini, RSUDAM berupaya memperkuat perannya dalam sistem pelayanan kesehatan rujukan di Provinsi Lampung.
Ke depan, pengembangan layanan spesialistik diharapkan dapat berjalan secara berkelanjutan dengan mengutamakan profesionalisme, mutu pelayanan, dan keselamatan pasien.
Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen RSUDAM dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan menjawab kebutuhan kesehatan masyarakat Lampung. (*)

