Connect with us

Lampung

Pemprov Lampung Terus Perkuat Sinergitas Dengan SMSI

Published

on

Foto: Istimewa for Alteripost.co

 

Alteripost.co, Bandarlampung-
Terus memperkuat sinergitas, Kadis Komunikasi Informasi dan Statistik (Kominfotik) Lampung Ganjar Jationo mengunjungi sekretariat Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Lampung di jalan Gatot Subroto, Nomor 51, Pahoman, Bandar Lampung, Kamis sore (6/1).

Nampak Ganjar berbincang akrab dengan pengurus SMSI Lampung yang mayoritas telah saling mengenal sebelumnya.

Di sela obrolan, Ganjar juga menyempatkan podcast memaparkan tugas dan fungsi Dinas Kominfotik Lampung, di antaranya, persandian, statistik, komunikasi publik, pelayanan informasi dan relasi media.

“Fungsi komunikasi publik menurut Undang-undang ada di Kominfotik,” ucapnya.

Kata dia, pemerintah atau negara ada dan hadir di tengah masyarakat, begitu besar arus digilatisasi Kominfotik mendorong dinas lain menginformasikan urusan pemerintahan. Fungsi komunikasi instansi penting, setiap dinas ada pejabat pengelola informasi dan dokumentasi (PPID).

“Serta menyandang Perhumasan yang merespon perkembangan informasi instansi,” imbuhnya.

Ia mengatakan, pemerintah harus berkomunikasi dengan semua komponen, pun jika tergarap dengan baik artinya fungsinya sudah berjalan, kondisi saat ini akan berbeda dengan kondisi 10 tahun mendatang.

“Kaum milineal aset untuk masa depan,” kata dia.

Ganjar juga mengatakan, Dinas Kominfotik selalu menjaga relasi dengan media yang bermitra, dengan cara memaksimalkan fungsi masing-masing, media sebagai penyebaran informasi lebih ketat dalam menyiarkan informasi, beda dengan media sosial.

“Kami mengajak media untuk terus menjaga kepercayaan masyarakat,” ungkapnya.

Media, kata dia, masih terjaga kredibilitasnya, perspektif demokrasi, media pilar keempat demokrasi, saya punya keyakinan media di Lampung masih punya aspek untuk membantu kepercayaan publik, sejalan dengan pemeriksaan.

“Di tengah pandemi media harus bisa menciptakan optimist, Lampung bisa bangkit dari pandemi, tugas kritik untuk membangun optimis agar menata langkah perencanaan yang jelas,” paparnya.

Ia menjelaskan, konsentrasi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung tahun ini yang dibidik gubernur Lampung, Arinal Djunaedi dan Wagub Chusnunia Chalim di bidang pertanian.

Alasan, menetapkan pertanian karena menyangkut hajat hidup orang banyak. Saat ini Lampung pandemi covid terkendali, optimis menuju kebangkitan ekonomi.

“Kinerja Gubernur Lampung bisa dirasakan masyarakat Lampung, itupun diakui Mendagri,” imbuhnya,” ujarnya.

Ganjar juga mengatakan pentingnya hilirisasi yang ditekankan oleh Gubernur Lampung, tentang pentingnya tidak menjual barang mentah namun komoditi pertanian diolah di Lampung baru dijual ke luar, agar menumbuhkan UMKM, ada nilai tambah bagi masyarakat Lampung.

“UMKM penyelamat ekonomi bangsa,” ucapnya.

Sementara itu Ketua SMSI Lampung, Donny Irawan mengapresiasi kedatangan Kadis Kominfotik. Kata dia, ini bentuk sinergitas antara perusahaan media online dengan Pemprov Lampung. (Rls)

Facebook Comments Box
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lampung

Pemprov Lampung Dorong Karang Taruna Jadi Motor Penggerak Ekonomi dan Pemberdayaan Desa

Published

on

Foto: Istimewa for Alteripost.co

Alteripost.co, Bandarlampung-
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung mengajak seluruh kader Karang Taruna untuk menjadi motor penggerak ekonomi, pemberdayaan masyarakat, dan inovasi di tingkat desa. Hal ini dinilai sangat krusial guna mempercepat pembangunan daerah dan mewujudkan visi “Bersama Lampung Maju Menuju Indonesia Emas 2045”.

Pesan tersebut ditegaskan Gubernur Lampung yang diwakili Asisten Administrasi Umum Setdaprov Lampung, Sulpakar, saat membuka secara Temu Karya ke-VIII Karang Taruna Provinsi Lampung di Balai Keratun, Komplek Kantor Gubernur, Sabtu (8/8/2026).

Agenda utama dari temu karya ini juga dilakukan Pemilihan Ketua Karang Taruna Provinsi Lampung Masa Bakti 2026-2031.

Dalam sambutan tertulisnya, Gubernur mengapresiasi pengabdian Karang Taruna sebagai mitra strategis pemerintah yang terus konsisten merawat semangat kesetiakawanan sosial dan gotong royong hingga ke akar rumput.

Gubernur menyoroti pentingnya keterlibatan pemuda dalam menyukseskan berbagai program prioritas provinsi, seperti Sekolah Unggulan, Kelas Migran Vokasi, Desaku Maju, serta pengembangan UMKM dan ekonomi kreatif.

“Manfaatkan teknologi sebagai sarana berinovasi, kembangkan potensi unggulan Lampung mulai dari pertanian, perkebunan, pariwisata, hingga ekonomi kreatif agar mampu menciptakan peluang usaha dan membuka lapangan pekerjaan,” tegasnya.

Sebagai bentuk dukungan, Gubernur juga menegaskan komitmen Pemprov Lampung untuk membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya agar inovasi kepemudaan bisa terintegrasi dengan pembangunan daerah, yang ia tutup dengan manis melalui sebuah pantun penyemangat pengabdian.

Sementara itu, Plt. Ketua Karang Taruna Provinsi Lampung, Muhammad Yuliardi, melaporkan bahwa pelaksanaan Temu Karya ke-VIII ini didasarkan pada Surat Keputusan Pengurus Nasional Karang Taruna (PNKT) tertanggal 20 April 2026. Di hadapan seluruh ketua dan sekretaris Karang Taruna kabupaten/kota yang hadir, Yuliardi berharap agar organisasi ini selalu diposisikan sebagai aset penggerak, bukan sebagai beban daerah.

“Harapan kami bersama Pak Gubernur, kami bisa terus dilibatkan mulai dari tahap perencanaan sampai dengan evaluasi. Kami ingin maju, dan kemajuan kami pasti linear dengan kemajuan pemerintah,” ujar Yuliardi. Ia juga mengapresiasi soliditas seluruh kader di kabupaten/kota yang selama ini mampu mengelola dinamika organisasi dengan sangat baik.

Turut hadir memberikan arahan, Wakil Ketua Umum Bidang Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK) PNKT, Ahmad Bahtiar Sebayang, yang mewakili Ketua Umum G. Budisatrio Djiwandono. Ia menekankan bahwa Karang Taruna sebagai organisasi kepemudaan berpelat merah memiliki tanggung jawab besar untuk mengawal ketat program-program strategis Presiden RI agar benar-benar tepat sasaran.

Terlebih, arah kebijakan ekonomi nasional saat ini sangat berfokus pada pendistribusian anggaran langsung ke kantong-kantong desa untuk mendorong kelas menengah baru dan mengentaskan kemiskinan ekstrem.

Lebih lanjut, Bahtiar mengajak Karang Taruna Lampung untuk agresif mencetak wirausaha muda. Menurutnya, rasio ideal pengusaha untuk mencapai status negara maju adalah 16-17 persen, sedangkan Indonesia saat ini baru menyentuh angka 4 persen.

“Banyak sekali program negara di bawah, dari hulu ke hilir, yang bisa kita suplai dan pasarkan. Teman-teman harus bisa menangkap peluang ini,” pungkas Bahtiar. (Rls)

Facebook Comments Box
Continue Reading