Connect with us

Lampung

Wacanakan Bangun Sport Center, Bukti Nyata Keseriusan Gubernur Arinal Memajukan Olahraga Lampung

Published

on

Foto: Gubernur Arinal saat menerima penghargaan dari SIWO (istimewa)

 

Alteripost.co, Bandarlampung-
Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menerima Penghargaan Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) PWI Pusat Tahun 2022. Penghargaan itu diserahkan oleh Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Lampung Wirahadikusumah di Mahan Agung, Kamis (17/2/2022) malam.

Dalam kesempatan itu, Gubernur berkomitmen untuk membangkitkan kejayaan olahraga Lampung di kancah nasional.

Karena itu, sport center (pusat olahraga) menjadi hal yang diperlukan untuk kebangkitan olahraga Lampung yang dijadwalkan pada Tahun 2023.

“Sport center itu penting. Kita harapkan sport center itu berfungsi sebagai sarana fasilitas olahraga,” kata Arinal.

Arinal menjelaskan, rencananya sport center itu akan dibangun di dekat pintu tol Kotabaru Lampung Selatan. “Jadi begitu ke luar dari pintu tol, langsung ada kawasan sport center,” ujarnya.

Gubernur Arinal menjelaskan, nantinya di sport center itu akan dibangun stadion berkapasitas puluhan ribu penonton dan fasilitas penunjang olahraga lainnya.

Selain itu, Gubernur Arinal juga berencana membangun fasilitas yang bisa digunakan sebagai tempat konser musik di lahan seluas 130an hektare tersebut.

“Jadi selain untuk fasilitas olahraga bisa juga sebagai tempat konser, orasi dan lainnya. Nanti selain stadion, ada juga gedung untuk konser,” tuturnya.

Pada kesempatan itu pula, Gubernur Arinal berharap sinergitas antara PWI dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung terus ditingkatkan.

Sementara itu, Ketua PWI Lampung Wirahadikusumah menyampaikan apresiasi kepada gubernur yang berhasil meraih penghargaan Inisiator Olahraga Tahun 2022.

Wira sapaan akrabnya juga mengucapkan, terima kasih kepada Gubernur yang telah mendukung berbagai kegiatan PWI Provinsi Lampung.

“Terima kasih Pak Gubernur atas semua dukungan kepada PWI Provinsi Lampung. Kami harap sinergitas dengan PWI terus terjalin,” kata Wira.

Diketahui, dalam kegiatan itu hadir sejumlah pengurus PWI Lampung. Antara lain Sekretaris Andi S Panjaitan, Dewan Penasihat PWI Lampung Supriyadi Alfian, Ketua Dewan Kehormatan Iskandar Zulkarnain.

Kemudian Ketua Ikwi Lampung Yenny Puspasari, Dewan Penasihat Ikwi Artati Kartika Dewi, serta beberapa wakil ketua dan seksi PWI Lampung. (rls)

Facebook Comments Box
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lampung

BPBD Lampung Bakal Kirim Relawan ke NTT, Warga Pesisir Diimbau Waspadai Ancaman Bencana

Published

on

Foto: Kepala BPBD Provinsi Lampung Rudy Syawal

Alteripost.co, Bandarlampung-
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyatakan siap memberikan bantuan untuk masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kepala BPBD Provinsi Lampung Rudy Syawal mengatakan, pihaknya masih menunggu arahan dari pemerintah pusat terkait bentuk bantuan yang akan diberikan kepada daerah terdampak.

“Pemprov Lampung siap memberikan bantuan. Namun, saat ini kami masih menunggu arahan dari pusat. Nanti akan kami koordinasikan, termasuk dengan provinsi lain, terkait bantuan apa yang dibutuhkan,” kata Rudy, Minggu (16/8/2026).

Menurut Rudy, Lampung memiliki posisi strategis dalam penanganan kebencanaan karena menjadi salah satu provinsi di Sumatera yang masuk dalam 10 besar daerah yang memiliki kapasitas dan jejaring penanggulangan bencana.

Kondisi tersebut, kata dia, memungkinkan BPBD Lampung untuk berkoordinasi dengan daerah lain apabila sewaktu-waktu diperlukan dalam penanganan bencana di wilayah NTT.

“Pada intinya BPBD Lampung siap jika nanti dibutuhkan untuk mengirimkan relawan ke NTT. Tentu semuanya akan kami laporkan terlebih dahulu kepada Pak Gubernur,” ujarnya.

Rudy menilai bencana gempa bumi yang terjadi di NTT menjadi pengingat bagi seluruh daerah, termasuk Lampung, untuk tidak lengah terhadap potensi bencana.

Lampung sendiri memiliki wilayah pesisir yang cukup luas dan berada di kawasan yang memiliki potensi aktivitas kegempaan serta ancaman tsunami. Karena itu, kesiapsiagaan masyarakat menjadi salah satu kunci dalam menghadapi kemungkinan bencana.

“Gempa yang terjadi di NTT merupakan bagian dari dinamika atau siklus aktivitas di laut. Lampung juga memiliki wilayah pesisir. Kita juga memiliki potensi bencana, termasuk aktivitas Gunung Anak Krakatau dan ancaman tsunami,” jelasnya.

Rudy meminta masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah pesisir Lampung, untuk meningkatkan kewaspadaan dan memahami langkah-langkah evakuasi apabila terjadi gempa kuat maupun peringatan tsunami.

Menurutnya, upaya mitigasi tidak cukup hanya mengandalkan pemerintah. Masyarakat harus memiliki pengetahuan dan kesiapan menghadapi bencana sebelum bantuan datang.

“Alhamdulillah, kita sudah memberikan pelatihan kepada masyarakat. Harapannya, masyarakat tetap tangguh dan mampu menghadapi musibah kapan pun datang,” katanya.

Rudy juga menyebut keberadaan sistem peringatan dini atau Early Warning System (EWS), termasuk dukungan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), menjadi bagian penting dalam memperkuat kesiapsiagaan masyarakat.

Menurutnya, informasi peringatan dini harus segera direspons dengan tindakan nyata, terutama bagi masyarakat yang berada di kawasan rawan bencana.

“EWS dan informasi dari BMKG sangat membantu. Tetapi yang paling penting adalah masyarakat memahami apa yang harus dilakukan ketika peringatan dini dikeluarkan,” ujarnya.

Di tengah musibah yang melanda NTT, Rudy menyampaikan belasungkawa kepada seluruh korban dan keluarga yang terdampak.

“Atas nama BPBD dan Pemerintah Provinsi Lampung, kami turut berbelasungkawa atas musibah yang terjadi kepada saudara-saudara kita di NTT. Semoga para korban yang berada di lokasi segera mendapatkan bantuan, baik makanan maupun pengobatan dari pemerintah dan pihak terkait,” tuturnya.

Ia juga mendoakan masyarakat yang meninggal dunia akibat bencana tersebut agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa.

“Semoga korban yang meninggal dunia mendapat tempat terbaik dan husnul khatimah. Semoga masyarakat yang terdampak diberikan kekuatan dan seluruh proses penanganan bencana dapat berjalan dengan baik,” pungkas Rudy. (Rls)

Facebook Comments Box
Continue Reading