Lampung
Gubernur Arinal Ajak DPD PBB Bersinergi Membangun Provinsi Lampung
Alteripost.co, Pesawaran-
Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menghadiri Pelantikan Pengurus Pemuda Batak Bersatu (PBB) tingkat Dewan Pimpinan Daerah Lampung (DPD) dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) di masing-masing Kabupaten/Kota Provinsi Lampung Masa Bakti 2020-2025 di gedung Graha Adora, Kabupaten Pesawaran, Kamis (10/03).
Pelantikan dilakukan Ketua Umum Ormas PBB Lambok Fernando Sihombing, S.Pd, adapun Ketua DPD PBB Provinsi Lampung periode 2020-2025 terpilih yang dilantik hari ini yakni Donald Harris Sihotang, SE,MM. Selain itu juga dilakukan pelantikan pengurus 10 DPC Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung.
Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengucapkan selamat kepada Ketua DPD Provinsi Lampung Pemuda Batak Bersatu dan seluruh Pengurus PBB Masa Bakti 2020-2025 yang baru saja dilantik.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Lampung, saya mengucapkan selamat kepada saudara-saudara yang hari ini dilantik menjadi Pengurus DPD PBB Provinsi Lampung,” ucap Arinal.
“Saya berharap, PBB Provinsi Lampung yang baru dilantik, dapat memegang amanah dari jabatan yang dipercayakan untuk dilaksanakan dengan sebaik-baiknya serta penuh rasa tanggung jawab”.
“Saya yakin, bahwa Saudara-saudara yang terpilih dapat mengemban amanah dan memajukan PBB Provinsi Lampung, selain itu mari menjadi mitra sekaligus sebagai ujung tombak Pemerintah dalam membangun Provinsi Lampung menuju “Lampung Berjaya”. ucap Gubernur Arinal
Menurut Gubernur Arinal Djunaidi, PBB Provinsi Lampung adalah sebuah organisasi kemasyarakatan yang memiliki visi-misi Menggunakan segala kemampuan dan potensi diri sebagai bagian dari anak bangsa untuk memberikan yang terbaik bagi Organisasi Kemasyarakatan Pemuda Batak Bersatu, Bangsa dan Negara.
Oleh karenanya Gubernur Arinal mengajak kepada Pengurus dan anggota PBB agar dapat menghayati visi dan misi Pemuda Batak Bersatu untuk bersama-sama membangun Provinsi Lampung.
“Berbagai agenda pembangunan Provinsi Lampung, tentunya juga harus mendapat partisipasi dari seluruh elemen masyarakat tanpa terkecuali PBB Provinsi Lampung. Oleh karena itu, saya tegaskan kepada keluarga besar Pemuda Batak Bersatu Provinsi Lampung untuk senantiasa berpartisipasi sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya dalam mensukseskan agenda pembangunan Provinsi Lampung,” pungkas Gubernur.
Sementara itu, Ketua DPD Provinsi Lampung Pemuda Batak Bersatu Donald Harris Sihotang menyatakan keluarga besar Pemuda Batak Bersatu merasa terhormat dan bangga karena Gubernur Lampung telah bersedia hadir pada kegiatan pelantikan tersebut
“Suatu kehormatan dan kebanggan bagi PBB kegiatan kami dihadiri langsung oleh Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, terimakasih Pak Gubernur,” ucapnya
Donald Harris Sihotang juga mengucapkan, terima kasih atas amanat dan kepercayaan yang telah diberikan kepadanya sebagai Ketua DPD PBB Lampung.
Menurut Donald Harris, PBB adalah organisasi sosial kemasyarakatan yang siap bersinergi dengan pemerintah daerah, khususnya di Provinsi Lampung, dalam mensukseskan pembangunan.
“Kami akan selalu ada dan siap untuk membantu program-program pemerintah dalam melakukan pembangunan dan melakukan percepatan pemulihan ekonomi dimasa pandemi Covid-19,” pungkasnya.
Di lokasi acara pelantikan juga dilakukan kegiatan vaksinasi Covid-19 bekerjasama dengan Polda Lampung. Sebanyak 500 dosis vaksin disiapkan dalam kegiatan tersebut. Baik vaksin dosis pertama, ke dua dan ke tiga secara Gratis dan terbuka untuk masyarakat umum. (Rls)
Lampung
BPBD Lampung Bakal Kirim Relawan ke NTT, Warga Pesisir Diimbau Waspadai Ancaman Bencana
Alteripost.co, Bandarlampung-
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyatakan siap memberikan bantuan untuk masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Kepala BPBD Provinsi Lampung Rudy Syawal mengatakan, pihaknya masih menunggu arahan dari pemerintah pusat terkait bentuk bantuan yang akan diberikan kepada daerah terdampak.
“Pemprov Lampung siap memberikan bantuan. Namun, saat ini kami masih menunggu arahan dari pusat. Nanti akan kami koordinasikan, termasuk dengan provinsi lain, terkait bantuan apa yang dibutuhkan,” kata Rudy, Minggu (16/8/2026).
Menurut Rudy, Lampung memiliki posisi strategis dalam penanganan kebencanaan karena menjadi salah satu provinsi di Sumatera yang masuk dalam 10 besar daerah yang memiliki kapasitas dan jejaring penanggulangan bencana.
Kondisi tersebut, kata dia, memungkinkan BPBD Lampung untuk berkoordinasi dengan daerah lain apabila sewaktu-waktu diperlukan dalam penanganan bencana di wilayah NTT.
“Pada intinya BPBD Lampung siap jika nanti dibutuhkan untuk mengirimkan relawan ke NTT. Tentu semuanya akan kami laporkan terlebih dahulu kepada Pak Gubernur,” ujarnya.
Rudy menilai bencana gempa bumi yang terjadi di NTT menjadi pengingat bagi seluruh daerah, termasuk Lampung, untuk tidak lengah terhadap potensi bencana.
Lampung sendiri memiliki wilayah pesisir yang cukup luas dan berada di kawasan yang memiliki potensi aktivitas kegempaan serta ancaman tsunami. Karena itu, kesiapsiagaan masyarakat menjadi salah satu kunci dalam menghadapi kemungkinan bencana.
“Gempa yang terjadi di NTT merupakan bagian dari dinamika atau siklus aktivitas di laut. Lampung juga memiliki wilayah pesisir. Kita juga memiliki potensi bencana, termasuk aktivitas Gunung Anak Krakatau dan ancaman tsunami,” jelasnya.
Rudy meminta masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah pesisir Lampung, untuk meningkatkan kewaspadaan dan memahami langkah-langkah evakuasi apabila terjadi gempa kuat maupun peringatan tsunami.
Menurutnya, upaya mitigasi tidak cukup hanya mengandalkan pemerintah. Masyarakat harus memiliki pengetahuan dan kesiapan menghadapi bencana sebelum bantuan datang.
“Alhamdulillah, kita sudah memberikan pelatihan kepada masyarakat. Harapannya, masyarakat tetap tangguh dan mampu menghadapi musibah kapan pun datang,” katanya.
Rudy juga menyebut keberadaan sistem peringatan dini atau Early Warning System (EWS), termasuk dukungan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), menjadi bagian penting dalam memperkuat kesiapsiagaan masyarakat.
Menurutnya, informasi peringatan dini harus segera direspons dengan tindakan nyata, terutama bagi masyarakat yang berada di kawasan rawan bencana.
“EWS dan informasi dari BMKG sangat membantu. Tetapi yang paling penting adalah masyarakat memahami apa yang harus dilakukan ketika peringatan dini dikeluarkan,” ujarnya.
Di tengah musibah yang melanda NTT, Rudy menyampaikan belasungkawa kepada seluruh korban dan keluarga yang terdampak.
“Atas nama BPBD dan Pemerintah Provinsi Lampung, kami turut berbelasungkawa atas musibah yang terjadi kepada saudara-saudara kita di NTT. Semoga para korban yang berada di lokasi segera mendapatkan bantuan, baik makanan maupun pengobatan dari pemerintah dan pihak terkait,” tuturnya.
Ia juga mendoakan masyarakat yang meninggal dunia akibat bencana tersebut agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa.
“Semoga korban yang meninggal dunia mendapat tempat terbaik dan husnul khatimah. Semoga masyarakat yang terdampak diberikan kekuatan dan seluruh proses penanganan bencana dapat berjalan dengan baik,” pungkas Rudy. (Rls)

