Connect with us

Politik

Versi survei LSI, Prabowo Subianto Unggul di Lampung, Partai Gerindra di Posisi Kedua

Published

on

Foto: Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (istimewa)

 

Alteripost.co, Bandarlampung-
Prabowo Subianto masih menjadi pilihan pertama bagi masyarakat Lampung, sedangkan partai Gerindra menduduki posisi kedua. Hal itu terlihat dalam rilis survei peta elektoral Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg) di Provinsi Lampung yang disampaikan Lembaga Survei Indonesia (LSI), Senin (14/3/2022) kepada media.

Direktur Eksekutif LSI Djayadi Hanan, Ph.D menyebutkan, survei digelar 16 sampai 22 Februari 2022. Populasi survei seluruh WNI di Lampung yang punya hak pilih dalam pemilihan umum, yaitu mereka yang sudah berumur 17 tahun atau lebih, atau sudah menikah ketika survei dilakukan.

Katanya, sampel sebanyak 820 orang diambil dengan menggunakan metode multistage random sampling dengan toleransi kesalahan (margin of error) ± 3.5 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen, dengan asumsi simple random sampling. Sampel berasal dari seluruh Kabupaten/Kota di Lampung yang terdistribusi secara proporsional.

“Wawancara tatap muka dilakukan oleh pewawancara yang telah dilatih terhadap responden terpilih. Kendali mutu hasil wawancara dilakukan secara random pada 20 persen dari total sampel oleh supervisor lapangan dengan kembali mendatangi responden terpilih (spot check). Dalam kendali mutu ini tidak ditemukan kesalahan berarti,” kata Djayadi yang juga adalah pengajar ilmu politik di Jurusan Hubungan International Universitas Paramadina Jakarta.

Hasil survei LSI tersebut menyimpulkan, dari simulasi semi terbuka (banyak nama) dan boleh menyebutkan nama lainnya, Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto paling banyak dipilih, 26.1 persen, mengungguli nama-nama lainnya.

Di tempat kedua adalah Ganjar Pranowo 23.1 persen, disusul Anies Baswedan 16.6 persen, AHY 4.6 persen, Sandiaga 4.1 persen, sementara nama lain lebih rendah, kurang dari 4 persen.Belum menjawab mencapai 6.8 persen.

Menurut Djayadi, Prabowo Subianto dipilih terutama karena alasan tegas dan berwibawa. Selain itu Prabowo Subianto paling popular, mencapai 96,9 persen, dengan tingkat kedisukaan yang sangat baik mencapai 79,2 persen. Sama dengan alasan mengapa memilih, kedisukaan pemilih kepada Prabowo adalah karena alasan tegas dan berwibawa.

Gerindra Pemenang Kedua

LSI juga merilis partai politik (parpol) yang menjadi pilihan masyarakat Lampung bila Pileg DPR RI dan DPRD Provinsi digelar saat ini. Pada simulasi semi terbuka 17 lambang partai dan boleh menyebutkan nama lain, di Lampung, Partai Gerindra untuk sementara menduduki posisi kedua, setelah PDI Perjuangan.

“Di Provinsi Lampung, pada simulasi 17 lambang partai dan boleh menyebutkan nama lainnya, PDIP memperoleh 36.6 persen, disusul Gerindra 12.1 persen di urutan kedua. Selanjutnya adalah Golkar 10 persen, Demokrat 7.5 persen, PKB 5.9 persen, PKS 5.1 persen, dan NasDem 4.4 persen, partai lain lebih rendah. Belum menjawab 13.1 persen” kata Djayadi.

Di banding hasil pemilu legislatif 2019, urutan partai nomor dua dan seterusnya ini mengalami perubahan, karena sebelumnya nomor dua adalah Partai Golkar.

Sementara untuk Pileg DPRD Lampung, sebut Djayadi, simulasi 17 lambang partai dan boleh menyebutkan nama lainnya, Partai Gerindra tetap pada posisi kedua. Dalam simulasi ini, Gerindra memperoleh 11,3 persen, setelah PDIP yang memperoleh 35.8 persen. Selanjutnya adalah Golkar 9.9 persen, kemudian Demokrat 8%, PKB 6.4%, NasDem 5.1 persen, dan PKS 4.4 persen. Partai lainnya, dibawah 4 persen lebih rendah. Yang belum menyatakan pilihannya 14.1 persen.

Kata Djayadi, kedisukaan dan tingkat keterpilihan partai banyak ditentukan oleh tokoh yang ada di partai tersebut. Partai Gerindra, misalnya, tampaknya masih banyak dipengaruhi oleh ketokohan figur pendiri sekaligus ketua umumnya yakni Prabowo Subianto.

Yang juga berpengaruh adalah ketokohan di tingkat provinsi Lampung seperti Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerindra (Ahmad Muzani) yang juga adalah anggota DPR RI dari Dapil Lampung I dan ketokohan para anggota DPRD di provinsi Lampung seperti Pattimura (Sekretaris Umum DPD Gerindra Lampung) dan Rahmat Mirjani Djausal (Ketua Fraksi Gerindra DPRD Lampung). (Rls)

Facebook Comments Box
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Politik

Bangun Kesadaran Kebangsaan, Dedi Yuginta Edukasi Masyarakat tentang Pancasila

Published

on

Alteripost Bandar Lampung – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Bandar Lampung, Dedi Yuginta, S.E., M.Si., mengajak masyarakat memperkuat pemahaman terhadap ideologi Pancasila, menumbuhkan rasa cinta Tanah Air, serta meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan di tengah berbagai tantangan sosial.

Ajakan tersebut disampaikan Dedi saat menggelar kegiatan Pembinaan Ideologi Pancasila (PIP) dan Wawasan Kebangsaan di Jalan Nakip, Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Tanjungkarang Timur, Kota Bandar Lampung, Rabu (21/10/2026).

Kegiatan yang diikuti masyarakat dari daerah pemilihan (Dapil) 2 Kota Bandar Lampung itu menghadirkan dua narasumber, yakni Taufik Hidayatullah, S.Pd., dan Rahmat Navindra, S.IP., dengan Zulkarnain sebagai moderator. Turut hadir Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Bandar Lampung, Irwansyah Agung, S.H.

Dalam sambutannya, Dedi mengatakan kegiatan PIP dan Wawasan Kebangsaan memiliki peran penting dalam meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai Pancasila dan menanamkan kecintaan terhadap bangsa Indonesia, khususnya di kalangan generasi muda.

Menurutnya, pesatnya perkembangan teknologi dan media digital membuat anak-anak semakin mudah mengakses beragam informasi. Oleh karena itu, orang tua perlu meningkatkan pengawasan terhadap konten yang diakses anak melalui YouTube, Google, media sosial, maupun televisi agar sesuai dengan usia dan tahap perkembangan mereka.

“Generasi saat ini perlu mendapatkan pemahaman yang baik tentang ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan, termasuk bagaimana mencintai bangsa kita sendiri. Orang tua juga harus memperhatikan apa yang ditonton anak-anak melalui internet dan media sosial,” ujarnya.

Sementara itu, narasumber Rahmat Navindra, S.IP., mengawali pemaparannya dengan mengajak peserta meneriakkan Salam Pancasila. Ia menjelaskan bahwa kegiatan PIP dan Wawasan Kebangsaan merupakan bagian dari upaya DPRD memberikan pendidikan politik dan kebangsaan kepada masyarakat.

Rahmat kemudian memaparkan empat konsensus dasar kebangsaan yang menjadi landasan kehidupan berbangsa dan bernegara, yaitu Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 sebagai konstitusi negara, Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan pemersatu keberagaman, serta Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai bentuk negara yang harus dijaga keutuhannya.

Ia menegaskan, perbedaan suku, budaya, bahasa, dan agama tidak boleh menjadi pemicu perpecahan. Sebaliknya, keberagaman harus menjadi kekuatan untuk memperkokoh persatuan dan menjaga keutuhan bangsa Indonesia.

Narasumber lainnya, Taufik Hidayatullah, S.Pd., mengawali penyampaian materinya dengan membangkitkan semangat nasionalisme melalui seruan, “Merdeka! Merdeka! Merdeka!”

Taufik menekankan pentingnya memahami sejarah perjuangan bangsa, termasuk peristiwa Sumpah Pemuda yang menjadi tonggak penting persatuan nasional dalam perjuangan menuju kemerdekaan Indonesia.

Ia mengingatkan bahwa Sumpah Pemuda memuat tiga ikrar utama, yakni bertumpah darah satu, berbangsa satu, dan menjunjung bahasa persatuan, Bahasa Indonesia.

Menurutnya, semangat persatuan yang terkandung dalam Sumpah Pemuda perlu terus ditanamkan dan diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama di tengah keberagaman masyarakat dan perkembangan zaman.

Melalui kegiatan PIP dan Wawasan Kebangsaan tersebut, masyarakat diharapkan semakin memahami nilai-nilai Pancasila, memperkuat semangat nasionalisme, serta berperan aktif menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. (Yan)

Facebook Comments Box
Continue Reading