Connect with us

Lampung

Lantik Ketua TP PKK Pringsewu, Tubaba dan Mesuji, Ini Pesan Riana Sari Arinal

Published

on

Foto: Ketua TP PKK Provinsi Lampung Riana Sari Arinal saat melantik Ketua TP PKK Kabupaten Pringsewu, Tubaba dan Mesuji

 

Alteripost.co, Bandarlampung-
Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Lampung, Riana Sari Arinal, melantik Ketua TP. PKK Kabupaten Pringsewu, Mesuji dan Tulang Bawang Barat, bertempat di Gedung Pusiban, Minggu (22/05/2022).

Ketua TP PKK yang dilantik adalah, Rusdiana Adi sebagai Ketua TP PKK Pringsewu, Pori Sulpakar Ketua TP PKK Mesuji dan Novianti Nopriwan Ketua TP PKK Tulang Bawang Barat (Tubaba).

Ketua TP PKK Provinsi Lampung Riana Sari Arinal, menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Ketua TP PKK dan Dekranasda Kabupaten Pringsewu, Mesuji dan Tubab Periode 2017-2022 yang telah bersinergi dan melaksanakan tugas dengan baik dalam melaksanakan 10 Program Pokok PKK serta mengembangkan kerajinan daerah dan para pengrajinnya.

Selanjutnya ucapan terima kasih dan apresiasi juga disampaikan kepada Bupati dan Wakil Bupati Pringsewu, Mesuji dan Tulang Bawang Barat Periode 2017-2022 yang telah memberikan dukungan dan bimbingan secara penuh kepada TP PKK dan Dekranasda sehingga dapat terus berkarya dan ikut serta dalam pelaksanaan pembangunan.

“Ucapan selamat saya sampaikan kepada Ibu Rusdiana Adi, Ibu Pori Sulpakar dan Ibu Novianti Nopriwan yang baru saja dilantik sebagai Penjabat Ketua Tim Penggerak PKK dan Ketua Dekranasda Kabupaten Pringsewu, Mesuji dan Tubaba. Selamat bertugas, saya yakin Ibu-ibu semua dapat mengemban amanah ini dengan baik untuk membantu dan mendukung tugas para Pj Bupati di Kabupaten Pringsewu, Mesuji dan Tubaba,” ucap Riana Sari.

Ketua TP PKK menambahkan beberapa hal yang menjadi perhatian terkait dengan amanah yang telah dititipkan dan dipercayakan selaku Penjabat Ketua Tim Penggerak PKK dan Ketua Dekranasda Kabupaten Pringsewu, Mesuji dan Tubaba.

Agar masing – masing dapat memahami tuntutan dan aspirasi yang berkembang dalam masyarakat, menciptakan inovasi dan terobosan program, melakukan konsolidasi internal.

Peran Ketua Tim Penggerak PKK dan Dekranasda menjadi sangat penting untuk menggerakkan seluruh sumber daya serta menjalin kerjasama dengan seluruh pemangku kepentingan. Saat ini masyarakat menunggu aksi nyata yang dapat dirasakan manfaatnya.

Pelaksanaan Program SIGER (Saatnya Ikut berGErak untuk Rakyat yang membutuhkan) agar dapat diteruskan menjadi gerakan bersama, sebagai implementasi dari rasa empati dan tolong menolong di lingkungan masyarakat.

TP PKK agar turut berperan, serta mencegah terjadinya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, pencegahan pernikahan usia anak, edukasi pola asuh anak dan remaja, peningkatan kepesertaan KB dalam rangka mewujudkan generasi yang berkualitas.

“Inovasi program yang kita sepakati bersama untuk tahun 2022 dan 2023 adalah mewujudkan minimal satu Desa Model Ramah Perempuan dan Peduli Anak sekaligus Konvergensi Pencegahan dan Penanganan Stunting berbasis desa dengan mengoptimalkan fungsi Tim Penggerak PKK Kecamatan, Desa dan Dasawisma serta sinergi antar OPD. Agar hal ini dapat didukung secara penuh,” tegasnya.

Dengan adanya serah terima ini, Ketua TP. PKK Provinsi Lampung berharap Penjabat Ketua TP PKK Kabupaten Pringsewu, Mesuji dan Tubaba dapat segera melanjutkan program kerja dan kegiatan yang ada di TP PKK Kabupaten masing-masing sampai dilantiknya Ketua Tim Penggerak PKK yang definitif.

Riana Sari mengajak, Penjabat Ketua TP PKK Kabupaten Pringsewu, Mesuji dan Tubaba, untuk melangkah bersama, saling mengisi, bersinergi dan menjalin hubungan koordinasi yang harmonis, sehingga Visi dan Misi Gubernur Lampung untuk menciptakan Masyarakat Lampung Berjaya dapat terwujud.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Fahrizal Darminto, mewakili Gubernur Lampung dalam sambutannya menyampaikan bahwa Gerakan PKK memiliki nilai yang sangat penting dalam membangun masyarakat dan daerah. Hal ini kita ketahui bahwa gerakan PKK telah menjadi gerakan masyarakat yang bersifat nasional serta sangat efektif dalam memperdayakan dan mendekatkan kesejahteraan keluarga melalui upaya pembangunan dan pendekatan kualitas hidup keluarga dan kualitas sumber daya manusia.

PKK memiliki power yang ideal sebagai Mitra pemerintah untuk memberdayakan keluarga dalam meningkatkan kesejahteraan lahir dan batin.

Hadir dalam Acara tersebut, Kadis PP dan PA Fitrianita Damhuri, Kadis Kesehatan Reihana, Sekdis Pendidikan dan Kebudayaan Tommy Efra Handarta, Sekdis PMDes dan Transmigrasi. (rls)

Facebook Comments Box
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lampung

Gubernur Lampung Soroti Peran Strategis Sumbagsel dalam Peta Pembangunan Nasional

Published

on

Alteripost Palembang – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menghadiri Halal Bihalal Masyarakat Perantau Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) yang digelar di Griya Agung, rumah dinas Gubernur Sumatera Selatan, Sabtu (25/4/2026).

Kehadiran Gubernur yang akrab disapa Mirza itu menjadi simbol komitmen Pemerintah Provinsi Lampung dalam mempererat sinergi dan kolaborasi antardaerah di wilayah Sumbagsel.

Usai kegiatan, Mirza mengapresiasi terselenggaranya ajang silaturahmi yang mempertemukan perantau dari lima provinsi di kawasan tersebut. Ia menilai, banyak tokoh asal Sumbagsel kini telah menempati posisi strategis di tingkat nasional.

“Ke depan, kita berharap tokoh-tokoh tersebut dapat berkontribusi lebih dalam mengejar ketertinggalan Sumbagsel agar semakin maju dan memiliki daya saing,” ujarnya.

Ia juga menegaskan posisi strategis Lampung sebagai pintu gerbang Pulau Sumatera yang memiliki potensi besar dalam mendukung pengembangan kawasan Sumbagsel secara menyeluruh.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru menuturkan bahwa kegiatan ini bertujuan memperkuat ikatan kultural masyarakat Sumbagsel yang meliputi Sumatera Selatan, Lampung, Bengkulu, Jambi, dan Kepulauan Bangka Belitung.

“Keakraban dan kekerabatan ini diharapkan semakin nyata dalam langkah bersama membangun daerah, tanpa mengesampingkan wilayah lain di Indonesia,” kata Herman Deru.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyoroti perlunya percepatan pembangunan di kawasan Sumbagsel yang dinilai mulai tertinggal dibanding wilayah lain seperti Indonesia Timur dan Kalimantan.

“Dulu kita unggul, tetapi sekarang pertumbuhan di wilayah lain sangat pesat. Karena itu, kita perlu memetakan potensi Sumbagsel secara bersama-sama,” katanya.

Ia mendorong lima provinsi di Sumbagsel untuk menyusun peta jalan (roadmap) pembangunan guna mengoptimalkan potensi daerah dan mempercepat kemajuan kawasan.

Senada, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menegaskan bahwa dorongan untuk membangun daerah asal bukanlah bentuk primordialisme, melainkan bagian dari tanggung jawab untuk berkontribusi.

“Kita memerlukan kesolidan untuk memanfaatkan akses kuat terhadap kebijakan nasional. Dalam kurun 2027–2029, ada peluang percepatan program strategis seperti pembangunan Tol Trans Sumatera,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin menekankan pentingnya sinergi kolektif antara tokoh nasional dan kepala daerah di Sumbagsel. Ia juga mengajak seluruh elemen untuk menghidupkan kembali semangat kejayaan maritim Sriwijaya dalam konteks pembangunan modern.

Momentum ini dinilai menjadi titik awal penguatan sinergi lintas daerah di Sumatera Bagian Selatan untuk menyelaraskan visi pembangunan, mengoptimalkan potensi bersama, serta mendorong percepatan kemajuan kawasan yang berdaya saing di tingkat nasional.(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading