Connect with us

Lampung

Fahrizal Ingatkan Pj Bupati Tubaba Agar Disiplin Menjalankan Tugas

Published

on

Foto: Istimewa for Alteripost.co

 

Alteripost.co, Tubaba-Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi diwakili oleh Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Lampung, Fahrizal Darminto, menghantarkan Pj. Bupati Tulang Bawang Barat (Tubaba) yang baru saja dilantik, Zaidirina, di Aula Komplek Perkantoran Pemkab Tubaba, Senin (23/5/2022).

Dalam kesempatan tersebut, Sekdaprov Fahrizal Darminto menjelaskan bahwa Penjabat Bupati yang diusulkan oleh Gubernur dan ditunjuk oleh Pusat adalah Sosok-sosok senior yang telah terbukti mampu dalam menjalankan tugasnya.

“Pj Bupati yang telah ditunjuk, sesuai dengan kriteria Gubernur. Gubernur berkeyakinan bahwa Penjabat tersebut memiliki kapasitas dan mumpuni dalam menjalankan tugasnya,” terang Sekdaprov.

Sekdaprov kemudian menjelaskan, tugas Penjabat Kepala Daerah sesuai pasal 65 ayat (1) UU Nomor 23 Tahun 2014, Wewenang Penjabat Kepala Daerah berdasarkan pasal 65 ayat (2) UU Nomor 23 Tahun 2014, dan Larangan Penjabat Kepala Daerah berdasarkan Pasal 132A Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2008.

Selain itu, Sekdaprov juga menyampaikan pesan Gubernur agar Pj. Bupati yang telah dilantik menjaga momentum pemerintahan dan pembangunan.

“Intinya, kita harus menjaga momentum pembangunan. Untuk itu jangan lupa menerapkan disiplin pegawai, disiplin anggaran, dan disiplin dalam menjalankan tugas,” kata Sekdaprov.

Terkait penyerapan anggaran, Sekdaprov meminta Pj Bupati Tubaba untuk melakukan percepatan karena penyerapan anggaran pemerintah termasuk yang sangat berpengaruh dalam menggerakkan perekonomian daerah.

“Mari kita sama-sama kawal agar pelaksanaan tugas Pj ini sukses, serta momentum dan akselerasi pembangunan kita terjaga,” kata Sekdaprov.

Sementara itu, Pj. Bupati Tulang Bawang Barat Zaidirina, mengungkapkan bahwa dirinya memiliki tugas untuk menaikkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Tubaba yang masih rendah.

Selain itu, Zaidirina juga mengungkapkan bahwa dirinya akan memanfaatkan kemajuan teknologi, berkolaborasi dengan seluruh stakeholder dan pemangku kepentingan, serta mengejar kesetaraan akses untuk menjaga momentum dan percepatan pembangunan.

Hadir dalam kegiatan, anggota Forkopimda Kabupaten Tulang Bawang Barat, sejumlah Pejabat Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung dan Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat. (rls)

Facebook Comments Box
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lampung

Provinsi Lampung Dapat Jatah 37 Ribu Dosis Vaksin PMK

Published

on

Foto: Istimewa for Alteripost.co

 

Alteripost.co, Lampung-
-Wakil Gubernur (Wagub) Lampung Chusnunia Chalim Pimpin Apel Siaga Pencanangan Vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) Provinsi Lampung, sekaligus Vaksinasi Perdana PMK Provinsi Lampung Tahap 1, di Kampung Dono Arum, Kecamatan Seputih Agung, Lampung Tengah, Sabtu (25/06/2022).

Dalam amanatnya, Wagub Chusnunia menyampaikan bahwa apel ini adalah sebagai tanda dimulainya vaksinasi PMK tahap satu di Provinsi Lampung.

“Vaksinasi ini dilakukan sebagai motor penggerak pengendalian dan penanggulangan PMK di Provinsi Lampung secara terpadu serta meningkatkan peran serta masyarakat kita dalam melakukan pengendalian PMK ini,” ucap Wagub.

Menurut Wagub, meskipun PMK ini tidak dapat ditularkan kepada manusia, namun penyakit ini sangat berbahaya dan menyebar sangat cepat pada hewan berkuku genap belah seperti kerbau, sapi, kambing dan rusa, sehingga dapat menimbulkan kerugian ekonomi terutama bagi para peternak.

Saat ini, Menurut Wagub terdapat lima Kabupaten/Kota yang terdampak PMK, yakni Kabupaten Mesuji, Tulang Bawang, Tulang Bawang Barat, Lampung Timur, dan Kota Metro.

Hingga tanggal 24 mei 2022, hewan ternak yang tersuspek PMK sebanyak 430 ekor, terkonfirmasi positif 43 ekor, yang mati empat ekor, potong paksa 16 ekor, sembuh 275 ekor dan yang sedang sakit 135 ekor.

Untuk itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Provinsi Lampung bersama dengan Dinas Peternakan Kabupaten / Kota bersama dengan pihak terkait lainnya telah mengambil langkah-langkah pencegahan dan penanganan PMK di Provinsi Lampung.

Diantaranya adalah dengan melakukan pembatasan lalulintas ternak dari luar daerah, membentuk Satgas dan Unit Reaksi cepat penanggulangan PMK, agar tidak terjadi penyebaran dari daerah suspek ke kabupaten lainnya.

“Hari ini kita mendapatkan bantuan 37 ribu dosis vaksin PMK dari Pemerintah Pusat dan akan disistribusikan ke 15 Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung,” ucap Chusnunia

“37 ribu vaksin ini merupakan jumlah vaksin terbesar di Sumatera dan Luar Pulau Jawa yang didistribusikan oleh Pemerintah, sebagi bentuk perhatian Pemerintah Pusat terhadap Provinsi Lampung, karena Lampung ini adalah salah satu penghasil ternak terbesar di Indonesia,” lanjut Wagub

Adapun kegiatan vaksinasi PMK ini akan dilakukan mulai tanggal 25 juni hingga 7 juli 2022, dan pelaksanaanya akan bekerjasama dengan posko-posko tanggap darurat di Kabupaten/Kota dengan melibatkan peran serta dan partisipasi masyarakat.

“Peruntukan vaksinasi akan diprioritaskan untuk hewan yang sehat dan beresiko tertular PMK, jadi yang sehat juga harus di vaksin, semoga penanggulangan PMK ini dapat berjalan lancar dengan target coverage 70% hewan-hewan di Lampung dapat tercapai,” pungkas Wagub Chusnunia.

Usai melaksanakan Apel, Wagub Chusnunia bersama dengan Bupati Lampung Tengah Musa Ahmad, dan Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Peternakan Ditjend Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian Tri Melasari melakukan penyerahan Vaksin PMK kepada 15 Kabupaten/Kota.

Wagub juga menyaksikan vaksinasi perdana PMK Provinsi Lampung Tahap satu di Kampung Dono Arum secara simbolis kepada beberapa ekor sapi, dan kepada pemilik sapi tersebut langsung diserahkan sertifikat vaksin. (rls)

Facebook Comments Box
Continue Reading