Connect with us

Politik

Sinyal Bersinergi Dengan Pemprov Menguat, PKS Siap Kawal Program Lampung Berjaya

Published

on

Foto: Ketua DPW PKS Lampung Ahmad Mufti Salim beserta jajarannya

 

Alteripost.co, Bandarlampung-
Ketua Majelis Syura PKS Dr. Salim Segaf Aljufri dijadwalkan akan melakukan kunjungan ke Provinsi Lampung pada 14-16 Juni 2022. Kunjungan ke Provinsi paling Barat Pulau Sumatera ini adalah rangkaian dari “Program Dr. Salim Menyapa Indonesia.”

Dewan Pimpinan Tingkat Wilayah (DPTW) PKS Lampung mengadakan Konferensi Pers Kunjungan Dr Salim Ketua Majelis Syura PKS pada tanggal 14 s.d 16 Juni 2022. Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua DPW Ahmad Mufti Salim, Sekretaris DPW PKS Agus Kurniawan, Ketua MPW Fahmi Sasmita, Ketua DSW Tri Mulyono, Ketua Fraksi PKS DPRD Provinsi Mardani Umar.

“Dalam kunjungannya ke berbagai daerah di Indonesia Dr. Salim membawa pesan kolaborasi melayani Indonesia. Khusus di Provinsi Lampung Dr. Salim dan PKS hadir untuk mendukung percepatan pembangunan Lampung sebagai pintu gerbang dan etalase Pulau Sumatera.” disampaikan oleh Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Lampung Ahmad Mufti Salim dalam kesempatan konferensi pers pada hari senin (12/6) di Bandarlampung.

Agenda Dr Salim di Lampung, sambung Mufti, selain menerima gelar adat, dijadwalkan juga orang nomor satu di PKS itu bakal beraudiensi dengan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi.

Pada kesempatan itu juga, Ketua DPW PKS menyebut bahwa pihaknya siap mengawal program Lampung Berjaya yang selama ini terus digaungkan Gubernur Arinal.

“Kita (PKS Lampung,red) siap mengawal program Lampung Berjaya milik Gubernur Arinal. Karena yang pasti publik juga hendak mengetahui pelaksanaan program Lampung Berjaya sudah sejauh mana,” kata dia.

Mufti juga menjelaskan, dalam membangun Provinsi Lampung dibutuhkan kerjasama semua pihak. Saling bersinergi dengan satu tujuan yakni mensejahterakan masyarakat.

“Tujuan kita adalah bagaimana masyarakat Lampung dapat lebih sejahtera, dengan program-program yang ditawarkan Pemerintah. Jadi program Lampung Berjaya ini mesti kita kawal bersama, sudah sejauh mana tingkat keberhasilannya,” timpalnya. (*)

Facebook Comments Box
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Politik

Bangun Kesadaran Kebangsaan, Dedi Yuginta Edukasi Masyarakat tentang Pancasila

Published

on

Alteripost Bandar Lampung – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Bandar Lampung, Dedi Yuginta, S.E., M.Si., mengajak masyarakat memperkuat pemahaman terhadap ideologi Pancasila, menumbuhkan rasa cinta Tanah Air, serta meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan di tengah berbagai tantangan sosial.

Ajakan tersebut disampaikan Dedi saat menggelar kegiatan Pembinaan Ideologi Pancasila (PIP) dan Wawasan Kebangsaan di Jalan Nakip, Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Tanjungkarang Timur, Kota Bandar Lampung, Rabu (21/10/2026).

Kegiatan yang diikuti masyarakat dari daerah pemilihan (Dapil) 2 Kota Bandar Lampung itu menghadirkan dua narasumber, yakni Taufik Hidayatullah, S.Pd., dan Rahmat Navindra, S.IP., dengan Zulkarnain sebagai moderator. Turut hadir Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Bandar Lampung, Irwansyah Agung, S.H.

Dalam sambutannya, Dedi mengatakan kegiatan PIP dan Wawasan Kebangsaan memiliki peran penting dalam meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai Pancasila dan menanamkan kecintaan terhadap bangsa Indonesia, khususnya di kalangan generasi muda.

Menurutnya, pesatnya perkembangan teknologi dan media digital membuat anak-anak semakin mudah mengakses beragam informasi. Oleh karena itu, orang tua perlu meningkatkan pengawasan terhadap konten yang diakses anak melalui YouTube, Google, media sosial, maupun televisi agar sesuai dengan usia dan tahap perkembangan mereka.

“Generasi saat ini perlu mendapatkan pemahaman yang baik tentang ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan, termasuk bagaimana mencintai bangsa kita sendiri. Orang tua juga harus memperhatikan apa yang ditonton anak-anak melalui internet dan media sosial,” ujarnya.

Sementara itu, narasumber Rahmat Navindra, S.IP., mengawali pemaparannya dengan mengajak peserta meneriakkan Salam Pancasila. Ia menjelaskan bahwa kegiatan PIP dan Wawasan Kebangsaan merupakan bagian dari upaya DPRD memberikan pendidikan politik dan kebangsaan kepada masyarakat.

Rahmat kemudian memaparkan empat konsensus dasar kebangsaan yang menjadi landasan kehidupan berbangsa dan bernegara, yaitu Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 sebagai konstitusi negara, Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan pemersatu keberagaman, serta Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai bentuk negara yang harus dijaga keutuhannya.

Ia menegaskan, perbedaan suku, budaya, bahasa, dan agama tidak boleh menjadi pemicu perpecahan. Sebaliknya, keberagaman harus menjadi kekuatan untuk memperkokoh persatuan dan menjaga keutuhan bangsa Indonesia.

Narasumber lainnya, Taufik Hidayatullah, S.Pd., mengawali penyampaian materinya dengan membangkitkan semangat nasionalisme melalui seruan, “Merdeka! Merdeka! Merdeka!”

Taufik menekankan pentingnya memahami sejarah perjuangan bangsa, termasuk peristiwa Sumpah Pemuda yang menjadi tonggak penting persatuan nasional dalam perjuangan menuju kemerdekaan Indonesia.

Ia mengingatkan bahwa Sumpah Pemuda memuat tiga ikrar utama, yakni bertumpah darah satu, berbangsa satu, dan menjunjung bahasa persatuan, Bahasa Indonesia.

Menurutnya, semangat persatuan yang terkandung dalam Sumpah Pemuda perlu terus ditanamkan dan diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama di tengah keberagaman masyarakat dan perkembangan zaman.

Melalui kegiatan PIP dan Wawasan Kebangsaan tersebut, masyarakat diharapkan semakin memahami nilai-nilai Pancasila, memperkuat semangat nasionalisme, serta berperan aktif menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. (Yan)

Facebook Comments Box
Continue Reading