Connect with us

Lampung Tengah

Wabup Ardito Hadiri Forum Monitoring dan Evaluasi Penyediaan Fasilitas Kesehatan

Published

on

Foto: Istimewa for Alteripost.co

 

Alteripost.co, Lampung Tengah-
Wakil Bupati (Wabup) Lampung Tengah (Lamteng) Ardito Wijaya menghadiri acara Forum Monitoring dan Evaluasi Atas Penyediaan Fasilitas Kesehatan, Sarana dan Prasarana serta Sumber Daya Manusia (SDM) Fasilitas Kesehatan Tahun 2022. Kegiatan bertempat di Aula Siger Hotel BBC, Bandar Jaya, Kecamatan Terbanggi besar. Senin (20/6/2022).

Acara ini juga dihadiri Perwakilan Pemkab Lamtim, Perwakilan Pemkab Tubaba, Perwakilan DPRD Tubaba, DPRD Lamtim, DPRD Kabupaten Lampung Tengah, Dinas Kesehatan Lampung Tengah, Forkompimda Lampung Tengah, serta BPJS di wilayah setempat.

Dalam sambuatannya Wabup Lamteng Ardito Wijaya mengatakan, bahwa salah satu hal yang penting di suatu daerah adalah menjaga dan menjamin kesehatan warga. Tentunya, dengan jaminan kesehatan warga akan mendorong kemajuan suatu daerah.

“Hal yang paling penting disuatu daerah adalah menjaga dan menjamin kesehatan warga. Sebab, dengan jaminan kesehatan itu akan mendorong kemajuan suatu daerah,” kata Ardito Wijaya.

Ardito Wijaya menjelaskan bahwa pentingnya sebuah kebersamaan dan kekompakan demi mencapai suatu tujuan atau target. Sehingga, warga dapat berobat dengan nyaman dan dilayani dengan baik serta maksimal.

“Marilah kita tuangkan pemikiran kita bersama-sama dalam suatu kebersamaan dan kekompakan untuk percepatan jaminan kesehatan agar mencapai target yang kita inginkan. Dengan begitu, nantinya warga kita bisa berobat dengan nyaman dan dilayani dengan pelayanan terbaik dari fasilitas kesehatan,” kata Ardito Wijaya.

Ardito Wijaya berharap bahwa dengan kebersamaan dan kekompakan ini, dapat mewujudkan jaminan kesehatan yang maksimal untuk warga serta apa yang menjadi target bisa dicapai. Sehingga warga dapat berobat dengan nyaman.

“Saya berharap dengan kebersamaan dan kekompakan kita semua, kita bisa memberikan cahaya untuk menjadi lentara penerang jaminan kesehatan untuk warga kita. Sehingga, warga kita bisa berobat dengan nyaman dan mendapat fasilitas kesehatan yang maksimal,” kata Ardito Wijaya.

Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Metro dr. Wahyudi Putra Pujianto mengatakan tujuan acara ini untuk bersama-sama mencapai target yang di targetkan oleh Presiden Joko Widodo.

“Saat ini data dari Kemendagri baru 95 persen untuk jaminan kesehatan. Pemerintah Pusat mentargetkan bahwa akhir Tahun 2024 jaminan kesehatan harus mencapai 98 persen”. Pungkas.(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lampung

Tinjau Jalan Gunung Batin–Daya Murni, Gubernur Mirza Tegaskan Tak Tolerir Pekerjaan Asal-asalan

Published

on

Alteeipost Lampung Tengah – Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, melakukan peninjauan langsung terhadap progres penanganan reaksi cepat di ruas jalan Gunung Batin–Daya Murni, Kecamatan Terusan Nunyai, Kabupaten Lampung Tengah, Selasa (3/3/2026).

Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan infrastruktur, terutama pada titik-titik krusial yang menjadi akses penghubung pintu tol. Ruas jalan sepanjang 12 kilometer tersebut diketahui telah mengalami kerusakan selama bertahun-tahun akibat tingginya volume kendaraan berat yang melintas.

“Ini jalan provinsi di ruas Gunung Batin–Daya Murni. Ini juga sudah bertahun-tahun rusak. Tahun kemarin ada penanganan sedikit, tahun ini ditambahkan penangannya sampai ke perlintasan jalan tol,” ujar

Gubernur di sela-sela peninjauan.
Menurutnya, kerusakan jalan dipicu oleh maraknya kendaraan Over Dimension Over Loading (ODOL), khususnya angkutan komoditas singkong. Ia menyoroti ketimpangan antara kapasitas jalan provinsi dengan beban kendaraan yang melintas.

“Jalan provinsi itu maksimal 8 ton, dan dilewati 40 ton. Ya rusak! Tapi di satu sisi, sektor swasta juga harus pahami, jalan provinsi ini hanya untuk 8 ton, jangan dilewati 40 ton,” tegasnya.

Terkait teknis pengerjaan, Gubernur menjelaskan bahwa saat ini tim di lapangan melakukan penanganan sementara guna menjaga kelancaran arus lalu lintas menjelang Hari Raya Idul Fitri. Setelah itu, perbaikan akan dilanjutkan ke tahap permanen dengan spesifikasi aspal dua lapis yang diperkuat.

Ia juga menyoroti temuan teknis terkait pengerjaan sebelumnya yang dinilai tidak memenuhi standar. Dalam peninjauan tersebut, ditemukan ketebalan lapis bawah (base) yang tidak sesuai spesifikasi.
“Kualitas harus terjaga, tidak boleh dibayar kalau tidak sesuai spek, karena kita yang kasihan warganya. Lapis bawahnya batunya base-nya 35 cm, tadi (temuan lama) kurang dari 35 cm,” jelasnya.

Pemerintah Provinsi Lampung berkomitmen menuntaskan perbaikan ruas ini secara bertahap. Saat ini, penanganan difokuskan pada titik terparah sepanjang 3 kilometer dan akan terus dilanjutkan hingga seluruh ruas dapat berfungsi optimal dalam mendukung mobilitas dan aktivitas ekonomi masyarakat.(*)

Facebook Comments Box
Continue Reading