Lampung
Provinsi Lampung Dapat Jatah 37 Ribu Dosis Vaksin PMK
Alteripost.co, Lampung-
-Wakil Gubernur (Wagub) Lampung Chusnunia Chalim Pimpin Apel Siaga Pencanangan Vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) Provinsi Lampung, sekaligus Vaksinasi Perdana PMK Provinsi Lampung Tahap 1, di Kampung Dono Arum, Kecamatan Seputih Agung, Lampung Tengah, Sabtu (25/06/2022).
Dalam amanatnya, Wagub Chusnunia menyampaikan bahwa apel ini adalah sebagai tanda dimulainya vaksinasi PMK tahap satu di Provinsi Lampung.
“Vaksinasi ini dilakukan sebagai motor penggerak pengendalian dan penanggulangan PMK di Provinsi Lampung secara terpadu serta meningkatkan peran serta masyarakat kita dalam melakukan pengendalian PMK ini,” ucap Wagub.
Menurut Wagub, meskipun PMK ini tidak dapat ditularkan kepada manusia, namun penyakit ini sangat berbahaya dan menyebar sangat cepat pada hewan berkuku genap belah seperti kerbau, sapi, kambing dan rusa, sehingga dapat menimbulkan kerugian ekonomi terutama bagi para peternak.
Saat ini, Menurut Wagub terdapat lima Kabupaten/Kota yang terdampak PMK, yakni Kabupaten Mesuji, Tulang Bawang, Tulang Bawang Barat, Lampung Timur, dan Kota Metro.
Hingga tanggal 24 mei 2022, hewan ternak yang tersuspek PMK sebanyak 430 ekor, terkonfirmasi positif 43 ekor, yang mati empat ekor, potong paksa 16 ekor, sembuh 275 ekor dan yang sedang sakit 135 ekor.
Untuk itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Provinsi Lampung bersama dengan Dinas Peternakan Kabupaten / Kota bersama dengan pihak terkait lainnya telah mengambil langkah-langkah pencegahan dan penanganan PMK di Provinsi Lampung.
Diantaranya adalah dengan melakukan pembatasan lalulintas ternak dari luar daerah, membentuk Satgas dan Unit Reaksi cepat penanggulangan PMK, agar tidak terjadi penyebaran dari daerah suspek ke kabupaten lainnya.
“Hari ini kita mendapatkan bantuan 37 ribu dosis vaksin PMK dari Pemerintah Pusat dan akan disistribusikan ke 15 Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung,” ucap Chusnunia
“37 ribu vaksin ini merupakan jumlah vaksin terbesar di Sumatera dan Luar Pulau Jawa yang didistribusikan oleh Pemerintah, sebagi bentuk perhatian Pemerintah Pusat terhadap Provinsi Lampung, karena Lampung ini adalah salah satu penghasil ternak terbesar di Indonesia,” lanjut Wagub
Adapun kegiatan vaksinasi PMK ini akan dilakukan mulai tanggal 25 juni hingga 7 juli 2022, dan pelaksanaanya akan bekerjasama dengan posko-posko tanggap darurat di Kabupaten/Kota dengan melibatkan peran serta dan partisipasi masyarakat.
“Peruntukan vaksinasi akan diprioritaskan untuk hewan yang sehat dan beresiko tertular PMK, jadi yang sehat juga harus di vaksin, semoga penanggulangan PMK ini dapat berjalan lancar dengan target coverage 70% hewan-hewan di Lampung dapat tercapai,” pungkas Wagub Chusnunia.
Usai melaksanakan Apel, Wagub Chusnunia bersama dengan Bupati Lampung Tengah Musa Ahmad, dan Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Peternakan Ditjend Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian Tri Melasari melakukan penyerahan Vaksin PMK kepada 15 Kabupaten/Kota.
Wagub juga menyaksikan vaksinasi perdana PMK Provinsi Lampung Tahap satu di Kampung Dono Arum secara simbolis kepada beberapa ekor sapi, dan kepada pemilik sapi tersebut langsung diserahkan sertifikat vaksin. (rls)
Lampung
Pemprov Lampung Ajak Masyarakat Selalu Merawat Persatuan
Alteripost.co, Bandarlampung-
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung menggelar Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026 di Lapangan Korpri Komplek Kantor Gubernur, Kamis (1/10/2026).
Bertindak selaku Inspektur Upacara, Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Lampung Marindo Kurniawan membacakan amanat tertulis Gubernur Rahmat Mirzani Djausal.
Mengusung tema nasional “Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”, peringatan tahun ini menjadi pengingat strategis bahwa persatuan bangsa adalah fondasi utama dalam mewujudkan cita-cita kesejahteraan bersama.
Sekdaprov Marindo Kurniawan menekankan bahwa tantangan kebangsaan saat ini kian kompleks seiring masifnya arus digitalisasi.
“Namun tantangan zaman ini memang berbeda. Ancaman terhadap persatuan kita ini datang lewat layar gawai, lewat hoaks, ujaran kebencian, dan pesan yang memecah belah. Di situlah Pancasila harus hadir, bukan hanya dihafal, tetapi diamalkan dalam sikap sehari-hari,” ujar Sekdaprov membacakan sambutan Gubernur.
Bagi Pemprov Lampung, nilai-nilai luhur Pancasila wajib menjadi kompas moral dan pedoman operasional di setiap lini pembangunan daerah. Pembangunan tidak boleh hanya berfokus pada target pertumbuhan statistik semata, melainkan wajib menghadirkan keadilan sosial dan pemerataan hasil bagi seluruh elemen masyarakat.
“Inilah pembangunan yang berlandaskan Pancasila. Pembangunan yang menempatkan manusia sebagai tujuan utama dan kesejahteraan masyarakat sebagai orientasinya. Karena itu, jalan yang kita bangun harus membuka akses dan kesempatan ekonomi,” katanya.
“Pendidikan yang kita bangun harus membuka masa depan generasi muda. Pelayanan kesehatan harus menjangkau seluruh masyarakat. Pembangunan pertanian harus meningkatkan kesejahteraan petani, serta pemberdayaan UMKM harus membuka kesempatan masyarakat untuk tumbuh dan mandiri,” lanjutnya lagi.

Menutup sambutannya, Sekdaprov Marindo mengajak jajaran aparatur pemerintah dan segenap elemen masyarakat Lampung untuk menjadikan peringatan ini sebagai momentum merawat persatuan melalui aksi nyata sehari-hari.
“Pancasila tidak akan kuat hanya karena kita peringati setiap tahun. Pancasila kuat karena kita rawat setiap hari lewat sikap jujur, adil, dan saling menghargai. Tugas kita adalah memastikan nilai-nilai itu diwariskan utuh kepada generasi berikutnya, dan kita menjaganya dengan bekerja, bergotong royong, dan merawat persaudaraan,” pungkasnya.
Upacara tersebut berlangsung dengan khidmat dan dihadiri oleh perwakilan pimpinan DPRD Provinsi Lampung, jajaran Forkopimda Provinsi Lampung, instansi vertikal, pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemprov Lampung, personel TNI/Polri, serta aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemprov Lampung.
Di akhir upacara, juga dilakukan penyerahan tali asih oleh Sekdaprov bagi tiga ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung yang telah memasuki masa purna bakti. (Rls)

