Bandar Lampung
Walikota Bandar Lampung Membuka Kegiatan TMMD Imbangan Kodim 0410/KBL
Alteripost.co Bandar Lampung – Program terpadu lintas sektoral TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Tahun Anggaran 2022 resmi dibuka oleh Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana, di Kampung Kihung Kecamatan Teluk Betung Barat (TBB). Selasa (5/7/2022).
TMMD Imbangan merupakan program kerja Kodim 0410/KBL bidang teritorial yang bertujuan untuk membantu pemerintah daerah dalam mengatasi permasalahan didaerah khusus nya bidang pembangunan.
Pembukaan TMMD Imbangan ini, ditandai dengan dilaksanakannya peletakan Batu pertama pembuatan Drainase oleh Walikota bersama Dandim 0410/KBL Kolonel Inf Faisol Izuddin.
Melalui sambutannya, Kolonel inf Faisol Izuddin mengatakan, memang kegiatan TMMD Imbangan hari ini dibuka. Namun, sekitar dua minggu yang lalu kegiatan ini sudah dilaksanakan dengan mengerjakan beberapa sasaran diantaranya pembuatan sumur bor yang dilaksanakan di belakang masjid.
“Alhamdulillah, berkat doa dari masyarakat airnya sudah mengalir dan cukup deras. Insyaallah nanti mungkin akan bisa segera dimanfaatkan oleh warga sekitar sedikitnya 40 KK”. Ungkapnya.
“Untuk itu, atas nama Kodim 0410/KBL dan masyarakat setempat saya ucapkan terimakasih.Selain itu, Pihaknya juga melaksanakan pelebaran jalan yang saat ini sudah selesai dikerjakan. Terangnya.
“Lain dari pada itu, kita akan buatkan Mandi cuci kakus (MCK), perehaban Mushola, Drainase dan pembuatan Gapura Kampung Pancasila. Untuk itu, atas nama Kodim 0410/KBL dan masyarakat setempat saya ucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada walikota Bandar Lampung atas terselenggaranya Program TMMD ini”. Pungkas Dandim.
Sementara itu Walikota Eva Dwiana merasa bangga, karena melalui TMMD berbagai kegiatan telah dilakukan dari tahun ke tahun.
“Dapat dilihat, dirasakan dan dinikmati oleh seluruh warga masyarakat, karena TNI bukan saja menjaga kedaulatan bangsa dan negara, akan tetapi mampu mempersembahkan karya bhakti nyata bagi rakyat”. Ujarnya.
Lebih lanjut, Eva Dwiana mengajak seluruh warga masyarakat untuk terus bersama – sama mewujudkan pembangunan di Indonesia khususnya di wilayah Kota
Bandar Lampung. Terangnya
“Bukan sebatas fisik tetapi kegiatan pembangunan yang Efektif untuk penciptaan kerja dan pemerataan pembangunan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,”. Jelasnya.
Dirinya juga mengajak semua komponen masyarakat untuk meningkatkan kebersamaan, kerukunan antar seluruh anggota masyarakat, sehingga secara sinergi dapat mengatasi permasalahan keamanan, sara, intoleransi dan radikalisme yang mungkin timbul didalam masyarakat.
Untuk diketahui, sasaran program kegitan TMMD Imbangan tersebut meliputi Pembuatan sumur Bor, Pembuatan dudukan tower, Perehapan 2 unit MCK, Pemasangan pipa saluran air untuk 40 KK, Rehab Musholla Jabal Nur, Rabat Beton pelebaran jalan Sepanjang 100 M, Pembuatan Drainase sepanjang 200 M dan Pembuatan Gapura. (*).
Bandar Lampung
Bandar Lampung Usia 344 Tahun, Kolaborasi Pemkot dan Pemprov Ditekankan untuk Pembangunan Berkelanjutan
Grahapost Bandar Lampung – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-344 Kota Bandar Lampung menjadi momentum memperkuat kolaborasi antara Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung dalam mendorong pembangunan berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045.
Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana mengatakan, selama 344 tahun perjalanan sejarahnya, Bandar Lampung telah berkembang menjadi gerbang Pulau Sumatra yang strategis sekaligus pusat pemerintahan, perdagangan, jasa, pendidikan, dan kebudayaan di Provinsi Lampung.
Menurut Eva, capaian pembangunan yang dirasakan saat ini merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat serta para pemangku kepentingan yang terus berkontribusi bagi kemajuan kota.
Pada HUT ke-344 tahun ini, Pemkot Bandar Lampung mengusung tema *“Dengan Semangat Bandar Lampung Bersinar, Kita Wujudkan Indonesia Emas.”* Tema tersebut mencerminkan tekad menjadikan Bandar Lampung sebagai kota yang berdaya saing, inovatif, nyaman, aman, dan sejahtera.
“Indonesia Emas bukan hanya tugas pemerintah daerah, tetapi tanggung jawab seluruh elemen masyarakat,” kata Eva.
Ia menegaskan, berbagai program pembangunan terus dilakukan, mulai dari peningkatan infrastruktur, pelayanan publik, pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, hingga transformasi digital pemerintahan.
Sementara itu, Gubernur Lampung memberikan apresiasi atas perjalanan panjang Kota Bandar Lampung yang kini memasuki usia ke-344 tahun. Menurutnya, Bandar Lampung telah menjadi wajah kemajuan Provinsi Lampung sekaligus simbol perkembangan daerah di Pulau Sumatra.
“Kota Bandar Lampung menjadi wajah yang baik bagi Provinsi Lampung, simbol kemajuan dan rumah bagi seluruh warga,” ujarnya.
Gubernur berharap Bandar Lampung terus berkembang menjadi kota yang nyaman, aman, dan ramah bagi masyarakat maupun pendatang. Ia juga menilai Bandar Lampung sebagai salah satu kota paling maju di Sumatra yang membutuhkan pembangunan berkelanjutan untuk menjawab berbagai tantangan perkotaan.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
“Serta memperluas lapangan pekerjaan, serta memastikan pertumbuhan ekonomi yang inklusif,” tandas. (*)

