Connect with us

Politik

Ahmad Muzani Sebut Provinsi Lampung Bakal Jadi Daerah Pelopor Kemenangan Prabowo di 2024

Published

on

Foto: Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani didampingi Ketua DPD Gerindra Lampung Rahmat Mirzani Djausal dan Ketua DPW PKB Lampung, saat diwawancarai awak media

 

Alteripost.co, Bandarlampung-
Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani menghadiri gowes bareng bersama Ketua DPW PKB Lampung Chusnunia Chalim, yang juga merupakan Wakil Gubernur Lampung dan juga seluruh jajaran pengurus DPD Gerindra Lampung, Jumat (19/8/2022).

Acara gowes bareng ini turut dihadiri anggota dewan provinsi maupun kabupaten kota dari Gerindra dan PKB, termasuk kader-kader Gerindra dan PKB Provinsi Lampung.

Rute gowes kali ini dimulai dari kantor DPW PKB hingga kantor DPD Gerindra Lampung. Ratusan peserta gowes begitu antusias mengikuti acara gowes santai ini.

Muzani sapaan akrabnya yang merupakan anggota DPR RI Dapil Lampung I ini mengatakan, kegiatan ini dalam rangka memperkuat tali silaturahmi dan kerjasama politik antar kedua partai.

“Lampung menjadi provinsi pertama yang terus mempeloporkan kerja sama politik Gerindra dan PKB. Saya akan memimpin langsung kegiatan-kegiatan bersama seperti ini antara PKB dan Gerindra.”

“Saya sudah minta agar seluruh pengurus Gerindra di seluruh daerah untuk melibatkan PKB di setiap kegiatan. Supaya kita bisa memberi pesan kepada masyarakat bahwa koalisi ini untuk rakyat, untuk kesejahteraan, serta untuk menuju Pemilu yang riang gembira dan penuh kesenangan menyambut kaolisi antara Prabowo dan Muhaimin,” kata Muzani.

Selain itu, Muzani juga mendorong supaya Provinsi Lampung menjadi pelopor untuk memenangkan Prabowo Subianto pada 2024 mendatang.

“Jajaran pengurus DPD Gerindra harus terus bekerja untuk memenangkan Bapak Prabowo Subianto. Tentunya itu bakal membuat Provinsi Lampung ini menjadi daerah pelopor kemenangan Prabowo pada Pilpres 2024,” tegasnya.

Muzani kembali mengatakan, Gerindra dan PKB memiliki kesamaan yang sangat kuat. Karena itu kerja sama antar Gerindra dan PKB dilakukan dengan seksama dan relatif cepat. Dan Lampung menjadi titik awal kerja sama kedua partai ini.

“Pemilu 2024 masih berlangsung 14 Februari 2024, kurang lebih masih dua tahun lagi. Tapi gemuruh politik sudah bergema di mana-mana. Koalisi Gerindra-PKB bergelora sampai seluruh belahan Nusantara. Biasanya koalisi itu setengah tahun paling cepat sebelum Pilpres. Kenapa Gerindra dan PKB cepat bekerja sama, karena kedua partai ini punya misi dan cara pandang yang sama, serta basis dukungan yang sama,” jelas Muzani.

“Keduanya memiliki basis dukungan dari semua elemen masyarakat. Karena itu koalisi Gerindra PKB terus berakselerasi untuk menemukan formatnya,” tambah Wakil Ketua MPR ini.

Sementara itu, Ketua DPW PKB Lampung Chusnunia Chalim mengatakan, gowes bareng antara PKB dan Gerindra ini dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan ke-77 Republik Indonesia.

“Hari ini kita sudah berlolahraga. Ini sebagai tanda awal perjuangan kita bersama bahwa Lampung siap bekerja sama untuk memenangkan Gerindra dan PKB pada Pemilu 2024,” ujar Chusnunia.

Wagub Lampung itu mengaku sangat antusias ketika PKB akan menjalin koalisi bersama dengan Gerindra.

“Dari awal ketika mendengar PKB akan koalisi dengan Gerindra, saya adalah orang pertama yang mengucapkan hore. Kami siap tempur dan saya siap berpartner dengan orang-orang pekerja keras dan siap berjuang demi Koalisi Indonesia Raya,” tutupnya. (*)

Facebook Comments Box
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Politik

Bangun Kesadaran Kebangsaan, Dedi Yuginta Edukasi Masyarakat tentang Pancasila

Published

on

Alteripost Bandar Lampung – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Bandar Lampung, Dedi Yuginta, S.E., M.Si., mengajak masyarakat memperkuat pemahaman terhadap ideologi Pancasila, menumbuhkan rasa cinta Tanah Air, serta meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan di tengah berbagai tantangan sosial.

Ajakan tersebut disampaikan Dedi saat menggelar kegiatan Pembinaan Ideologi Pancasila (PIP) dan Wawasan Kebangsaan di Jalan Nakip, Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Tanjungkarang Timur, Kota Bandar Lampung, Rabu (21/10/2026).

Kegiatan yang diikuti masyarakat dari daerah pemilihan (Dapil) 2 Kota Bandar Lampung itu menghadirkan dua narasumber, yakni Taufik Hidayatullah, S.Pd., dan Rahmat Navindra, S.IP., dengan Zulkarnain sebagai moderator. Turut hadir Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Bandar Lampung, Irwansyah Agung, S.H.

Dalam sambutannya, Dedi mengatakan kegiatan PIP dan Wawasan Kebangsaan memiliki peran penting dalam meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai Pancasila dan menanamkan kecintaan terhadap bangsa Indonesia, khususnya di kalangan generasi muda.

Menurutnya, pesatnya perkembangan teknologi dan media digital membuat anak-anak semakin mudah mengakses beragam informasi. Oleh karena itu, orang tua perlu meningkatkan pengawasan terhadap konten yang diakses anak melalui YouTube, Google, media sosial, maupun televisi agar sesuai dengan usia dan tahap perkembangan mereka.

“Generasi saat ini perlu mendapatkan pemahaman yang baik tentang ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan, termasuk bagaimana mencintai bangsa kita sendiri. Orang tua juga harus memperhatikan apa yang ditonton anak-anak melalui internet dan media sosial,” ujarnya.

Sementara itu, narasumber Rahmat Navindra, S.IP., mengawali pemaparannya dengan mengajak peserta meneriakkan Salam Pancasila. Ia menjelaskan bahwa kegiatan PIP dan Wawasan Kebangsaan merupakan bagian dari upaya DPRD memberikan pendidikan politik dan kebangsaan kepada masyarakat.

Rahmat kemudian memaparkan empat konsensus dasar kebangsaan yang menjadi landasan kehidupan berbangsa dan bernegara, yaitu Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 sebagai konstitusi negara, Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan pemersatu keberagaman, serta Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai bentuk negara yang harus dijaga keutuhannya.

Ia menegaskan, perbedaan suku, budaya, bahasa, dan agama tidak boleh menjadi pemicu perpecahan. Sebaliknya, keberagaman harus menjadi kekuatan untuk memperkokoh persatuan dan menjaga keutuhan bangsa Indonesia.

Narasumber lainnya, Taufik Hidayatullah, S.Pd., mengawali penyampaian materinya dengan membangkitkan semangat nasionalisme melalui seruan, “Merdeka! Merdeka! Merdeka!”

Taufik menekankan pentingnya memahami sejarah perjuangan bangsa, termasuk peristiwa Sumpah Pemuda yang menjadi tonggak penting persatuan nasional dalam perjuangan menuju kemerdekaan Indonesia.

Ia mengingatkan bahwa Sumpah Pemuda memuat tiga ikrar utama, yakni bertumpah darah satu, berbangsa satu, dan menjunjung bahasa persatuan, Bahasa Indonesia.

Menurutnya, semangat persatuan yang terkandung dalam Sumpah Pemuda perlu terus ditanamkan dan diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama di tengah keberagaman masyarakat dan perkembangan zaman.

Melalui kegiatan PIP dan Wawasan Kebangsaan tersebut, masyarakat diharapkan semakin memahami nilai-nilai Pancasila, memperkuat semangat nasionalisme, serta berperan aktif menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. (Yan)

Facebook Comments Box
Continue Reading