Politik
Catat! Hanya Butuh Puluhan Detik Untuk Jadi Kader Gerindra Lampung
Atleripost.co, Bandarlampung-
DPD Gerindra Lampung secara resmi telah berhasil meluncurkan Sistem Keanggotaan Partai (SIGAP) berbasis website dengan hastag #SayaGerindra, yang bisa diakses secara instan tak kurang dari enam puluh detik melalui link Bit.ly/ktagerindra.
Dengan adanya platform berbasis web ini sistem administratif keanggotaan partai Gerindra Lampung dapat diakses kapan saja dan di mana saja.
Dalam sambutan mewakili Ketua DPD Gerindra Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Sekretaris DPD Gerindra Lampung Ahmad Giri Akbar mengatakan, acara launching KTA berbasis web yang dihelat di Kantor DPD Gerindra Lampung.
Ia menuturkan bahwa peluncuran layanan ini merupakan salah satu milestone DPD Gerindra Lampung dalam menjawab tantangan perkembangan dunia digital yang telah mendisrupsi secara global di hampir semua sektor kehidupan termasuk di dalamnya sosial dan politik.
“ini pencapaian bagi kami dalam 60 detik sudah bisa dapat KTA. ini menjawab tantangan era disrupsi sebagai partai modern,” Ungkap Giri, Jumat (02/09/2022).
Pada Kesempatan yang sama, legislator muda Gerindra Lampung ini menambahkan bahwa dengan adanya kanal digital seperti SIGAP yang memudahkan calon anggota dalam mendaftarkan keanggotaan partai nantinya akan berdampak pada percepatan dan akselerasi elektoral Gerindra Lampung yang pada gilirannya akan mampu memenangkan hati masyarakat Lampung karena kemudahan yang dirasakan dalam mengaksesnya.
Masih kata Giri, hadirnya layanan SIGAP juga ditargetkan untuk menyasar masyarakat di pelosok-pelosok desa, di pulau-pulau terjauh, hingga masyarakat perkotaan yang tak memiliki banyak waktu untuk mendaftarkan diri karena tersita agenda dan kesibukan sehari-hari.
“kita targetkan semua masyarakat di daerah mana pun, meski sedang sibuk bekerja dan berkegiatan, kita pastikan rakyat dapat gabung keanggotaan dengan mudah dan tidak ribet,” kata Giri.
Lebih lanjut Giri menuturkan, semua upaya yang dilakukan dirinya bersama seluruh pengurus DPD Gerindra Lampung tak lain tak bukan untuk memastikan agenda membesarkan partai secara elektoral dalam rangka memenangkan Ketua Umum Prabowo Subianto di 2024 mendatang dapat terwujud sesuai harapan.
“ini semua demi membesarkan partai dan tentu untuk mempersiapkan kemenangan ketua umum kami pak Prabowo Subianto sebagai Presiden di 2024,” harapnya.
SIGAP sendiri merupakan program yang diinisiasi secara mandiri oleh DPD Gerindra Lampung dalam memberikan layanan instan mendaftar keanggotaan partai dengan syarat yang sangat mudah. nantinya para calon anggota hanya diminta mengisi sejumlah data diri mengacu pada data Kartu Tanda Penduduk (KTP) serta melakukan selfie/swafoto di layanan yang sama untuk selanjutnya bisa melakukan cetak KTA secara mandiri tanpa perlu memakan waktu yang lama sudah bisa terdaftar sebagai anggota Gerindra Lampung. (Rls)
Politik
Bangun Kesadaran Kebangsaan, Dedi Yuginta Edukasi Masyarakat tentang Pancasila
Alteripost Bandar Lampung – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Bandar Lampung, Dedi Yuginta, S.E., M.Si., mengajak masyarakat memperkuat pemahaman terhadap ideologi Pancasila, menumbuhkan rasa cinta Tanah Air, serta meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan di tengah berbagai tantangan sosial.
Ajakan tersebut disampaikan Dedi saat menggelar kegiatan Pembinaan Ideologi Pancasila (PIP) dan Wawasan Kebangsaan di Jalan Nakip, Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Tanjungkarang Timur, Kota Bandar Lampung, Rabu (21/10/2026).
Kegiatan yang diikuti masyarakat dari daerah pemilihan (Dapil) 2 Kota Bandar Lampung itu menghadirkan dua narasumber, yakni Taufik Hidayatullah, S.Pd., dan Rahmat Navindra, S.IP., dengan Zulkarnain sebagai moderator. Turut hadir Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Bandar Lampung, Irwansyah Agung, S.H.
Dalam sambutannya, Dedi mengatakan kegiatan PIP dan Wawasan Kebangsaan memiliki peran penting dalam meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai Pancasila dan menanamkan kecintaan terhadap bangsa Indonesia, khususnya di kalangan generasi muda.
Menurutnya, pesatnya perkembangan teknologi dan media digital membuat anak-anak semakin mudah mengakses beragam informasi. Oleh karena itu, orang tua perlu meningkatkan pengawasan terhadap konten yang diakses anak melalui YouTube, Google, media sosial, maupun televisi agar sesuai dengan usia dan tahap perkembangan mereka.
“Generasi saat ini perlu mendapatkan pemahaman yang baik tentang ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan, termasuk bagaimana mencintai bangsa kita sendiri. Orang tua juga harus memperhatikan apa yang ditonton anak-anak melalui internet dan media sosial,” ujarnya.
Sementara itu, narasumber Rahmat Navindra, S.IP., mengawali pemaparannya dengan mengajak peserta meneriakkan Salam Pancasila. Ia menjelaskan bahwa kegiatan PIP dan Wawasan Kebangsaan merupakan bagian dari upaya DPRD memberikan pendidikan politik dan kebangsaan kepada masyarakat.
Rahmat kemudian memaparkan empat konsensus dasar kebangsaan yang menjadi landasan kehidupan berbangsa dan bernegara, yaitu Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 sebagai konstitusi negara, Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan pemersatu keberagaman, serta Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai bentuk negara yang harus dijaga keutuhannya.
Ia menegaskan, perbedaan suku, budaya, bahasa, dan agama tidak boleh menjadi pemicu perpecahan. Sebaliknya, keberagaman harus menjadi kekuatan untuk memperkokoh persatuan dan menjaga keutuhan bangsa Indonesia.
Narasumber lainnya, Taufik Hidayatullah, S.Pd., mengawali penyampaian materinya dengan membangkitkan semangat nasionalisme melalui seruan, “Merdeka! Merdeka! Merdeka!”
Taufik menekankan pentingnya memahami sejarah perjuangan bangsa, termasuk peristiwa Sumpah Pemuda yang menjadi tonggak penting persatuan nasional dalam perjuangan menuju kemerdekaan Indonesia.
Ia mengingatkan bahwa Sumpah Pemuda memuat tiga ikrar utama, yakni bertumpah darah satu, berbangsa satu, dan menjunjung bahasa persatuan, Bahasa Indonesia.
Menurutnya, semangat persatuan yang terkandung dalam Sumpah Pemuda perlu terus ditanamkan dan diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama di tengah keberagaman masyarakat dan perkembangan zaman.
Melalui kegiatan PIP dan Wawasan Kebangsaan tersebut, masyarakat diharapkan semakin memahami nilai-nilai Pancasila, memperkuat semangat nasionalisme, serta berperan aktif menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. (Yan)

