Connect with us

Politik

Distribusikan ALSINTAN, Komitmen Gerindra Dukung Kesejahteraan Petani Lampung

Published

on

Foto: istimewa for Alteripost.co

 

Alteripost.co, Lampung Tengah-
Terus berjuang untuk kepentingan masyarakat, khususnya petani yang tergabung dalam Gapktan dan KWT menjadi komitmen DPC Gerindra Kabupaten Lampung Tenga. Hal tersebut diwujudkan melalui pemberian sejumal Alat Mesin Pertanian (Alsintan), yang diserahkan secara langsung di Kantor DPC Gerindra setempat. Kamis (15/12/2022).

Bantuan Alsinta yang diberikan, yaitu Hand tractor 3 unit, Hand tractor mini 10 unit, Mesin Pompa Air 3 unit (4 Inch 3 unit dan 6 inch 2 unit). Hand Sprayer 10 unit.

Ketua DPC Gerindra Kabupaten Lampung Tengah, Ikhwan Fadil Ibrahim mengatakan penyerahan bantuan Alsinta kepada Gapoktan dan KWT, merupakan wujud dari hadirnya partai Gerindra dan anggota fraksi DPRD, DPR RI Gerindra ditengah – tengah masyarakat. Dengan harapan, memberikan manfaat dan kemudahan bagi para petani dalam memproduksi pertaniannya.

“Yang lebih utama adalah ketika fasilitas pertanian para petani lengkap, mampu meningkatkan produksi pertanian, dan dampaknya bisa meningkatnya perekonomian masyarakat lampung tengah,” kata Ketua Komisi III DPRD Provinsi Lampung, Ikhwan Fadil Ibrahim, disela kegiatan.

Tentu, kata Daing sapaan akrabnya. Tanpa suport dan dukungan dari wakil rakyat yang ada DPR RI, yaitu Dwita Ria Gunadi. Maka, sejumlah bantuan jang diberikan tidak akan bisa sampai ke Lampung Tengah sebesar 12 miliar.

“Saya mengucapkan selamat kepada masyarakat. Karena, bantuan yang diusukan sudah bisa kita serah terimakan. Yang terpenting, bantuan ini merupakan pesan dr Pak Prabowo. Agar DPR RI, DPRD Provinsi dan Kabupaten/kota bisa bermanfaat untuk masyarakat banyak, khsusnya Lampung Tengah,” tegasnya.

Bahkan, kata Daing menegaskan bahwa pesan dari Ketua Umum Prabowo Subianto. Ketika ada wakil rakyat dari fraksi Gerindra tidak bisa bermanfaat bagi masyarakat. Maka, mengundurkan diri. Sebab, seluruh anggota legislatif bisa seperti ini, ada peran masyarakat lampung tengah. Bahkan, sebelum dilantik, sudah disumpah untuk menyerap aspirasi masyarakat. Ketika, kami sudah disumpah hanya duduk saja, tidak kerja untuk masyarakat maka kami berdosa.

“Jelas dan tegas, pesan Pak Prabowo. Andaikata ada DPRD tidak ada manfaatnya untuk masyarakat lebih baik mengundurkan diri. Nah, salah satu langkah peduli dengan masyarakat yang kami lakukan yaitu memberikan bantuan ini. Kita harus bangga, dengan Bu Dwita Ria, karena beliau selalu hadir untuk masyarakat,” tegas Daing. (Rls)

Facebook Comments Box
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Politik

Bangun Kesadaran Kebangsaan, Dedi Yuginta Edukasi Masyarakat tentang Pancasila

Published

on

Alteripost Bandar Lampung – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Bandar Lampung, Dedi Yuginta, S.E., M.Si., mengajak masyarakat memperkuat pemahaman terhadap ideologi Pancasila, menumbuhkan rasa cinta Tanah Air, serta meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan di tengah berbagai tantangan sosial.

Ajakan tersebut disampaikan Dedi saat menggelar kegiatan Pembinaan Ideologi Pancasila (PIP) dan Wawasan Kebangsaan di Jalan Nakip, Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Tanjungkarang Timur, Kota Bandar Lampung, Rabu (21/10/2026).

Kegiatan yang diikuti masyarakat dari daerah pemilihan (Dapil) 2 Kota Bandar Lampung itu menghadirkan dua narasumber, yakni Taufik Hidayatullah, S.Pd., dan Rahmat Navindra, S.IP., dengan Zulkarnain sebagai moderator. Turut hadir Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Bandar Lampung, Irwansyah Agung, S.H.

Dalam sambutannya, Dedi mengatakan kegiatan PIP dan Wawasan Kebangsaan memiliki peran penting dalam meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai Pancasila dan menanamkan kecintaan terhadap bangsa Indonesia, khususnya di kalangan generasi muda.

Menurutnya, pesatnya perkembangan teknologi dan media digital membuat anak-anak semakin mudah mengakses beragam informasi. Oleh karena itu, orang tua perlu meningkatkan pengawasan terhadap konten yang diakses anak melalui YouTube, Google, media sosial, maupun televisi agar sesuai dengan usia dan tahap perkembangan mereka.

“Generasi saat ini perlu mendapatkan pemahaman yang baik tentang ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan, termasuk bagaimana mencintai bangsa kita sendiri. Orang tua juga harus memperhatikan apa yang ditonton anak-anak melalui internet dan media sosial,” ujarnya.

Sementara itu, narasumber Rahmat Navindra, S.IP., mengawali pemaparannya dengan mengajak peserta meneriakkan Salam Pancasila. Ia menjelaskan bahwa kegiatan PIP dan Wawasan Kebangsaan merupakan bagian dari upaya DPRD memberikan pendidikan politik dan kebangsaan kepada masyarakat.

Rahmat kemudian memaparkan empat konsensus dasar kebangsaan yang menjadi landasan kehidupan berbangsa dan bernegara, yaitu Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 sebagai konstitusi negara, Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan pemersatu keberagaman, serta Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai bentuk negara yang harus dijaga keutuhannya.

Ia menegaskan, perbedaan suku, budaya, bahasa, dan agama tidak boleh menjadi pemicu perpecahan. Sebaliknya, keberagaman harus menjadi kekuatan untuk memperkokoh persatuan dan menjaga keutuhan bangsa Indonesia.

Narasumber lainnya, Taufik Hidayatullah, S.Pd., mengawali penyampaian materinya dengan membangkitkan semangat nasionalisme melalui seruan, “Merdeka! Merdeka! Merdeka!”

Taufik menekankan pentingnya memahami sejarah perjuangan bangsa, termasuk peristiwa Sumpah Pemuda yang menjadi tonggak penting persatuan nasional dalam perjuangan menuju kemerdekaan Indonesia.

Ia mengingatkan bahwa Sumpah Pemuda memuat tiga ikrar utama, yakni bertumpah darah satu, berbangsa satu, dan menjunjung bahasa persatuan, Bahasa Indonesia.

Menurutnya, semangat persatuan yang terkandung dalam Sumpah Pemuda perlu terus ditanamkan dan diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama di tengah keberagaman masyarakat dan perkembangan zaman.

Melalui kegiatan PIP dan Wawasan Kebangsaan tersebut, masyarakat diharapkan semakin memahami nilai-nilai Pancasila, memperkuat semangat nasionalisme, serta berperan aktif menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. (Yan)

Facebook Comments Box
Continue Reading