Connect with us

Lampung

Pemprov Lampung Gelar Senam Bersama Dalam Rangkaian Peringatan HUT ke-59

Published

on

Alteripost.co Bandar Lampung – Sebagai rangkaian memeriahkan HUT ke-59 Provinsi Lampung, Pemerintah provinsi Lampung menggelar kegiatan senam bersama di Lapangan Stadion Sumpah Pemuda PKOR Way Halim, Jum’at (10/3/2023).

Kegiatan senam dilaksanakan bersama Gubernur Lampung, jajaran Forkopimda Provinsi Lampung, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Kepala Perangkat Daerah dan diikuti oleh ASN, TNI dan POLRI di wilayah Provinsi Lampung serta masyarakat Lampung pecinta olah raga dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke – 59 Provinsi Lampung.

Senam bersama digelar sebagai sarana mempererat silaturahmi dan menjaga kesegaran jasmani guna mendukung pelaksanaan tugas.

Dalam sambutannya Gubernur Arinal Djunaidi menyampaikan bahwa tubuh yang sehat merupakan faktor yang sangat penting dalam mewujudkan pertumbuhan pembangunan di Provinsi Lampung.

“Semuanya sehat ya, Lampung ini bisa bangkit apabila pemerintahnya sehat, pengusaha lihatnya juga sehat. Jadi kita harus mulai bekerja dengan sehat pikiran maupun jasmani, Itulah kenapa kita hari ini melakukan senam,” ucap Gubernur

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Arinal Djunaidi juga menyampakan apresiasi yang tinggi dan ucapan terima kasih kepada seluruh ASN dan semua pihak yang terlibat dalam pembangunan Provinsi Lampung.

“Oleh karena itu saya mengucapkan terima kasih atas kerja dan kinerja para Pegawai Negeri maupun Institusi lainnya yang terkait dan terlibat dalam membangun, sehingga hari ini kita sudah mendapatkan 109 penghargaan yang diberikan oleh Pemerintah Pusat,” ucap Gubernur.

Gubernur berpesan agar pencapaian tersebut tidak membuat para ASN dan institusi lainnya cepat berpuas diri akan tetapi harus mempertahankannya dan memulai tugas yang baru dengan tepat dan benar.

Pemerintah provinsi Lampung akan terus berlari mencapai impiannya dan sudah bangkit sejajar dengan provinsi lainnya. Lampung merupakan bagian dari Indonesia yang memiliki potensi yang sangat besar.

“Tetapi potensi ini akan sia-sia jika tidak ada kreativitas para ASN yang bekerja di tugasnya masing-masing yang tentunya saya harapkan akan memberikan sentuhan langsung kepada masyarakat untuk menuju Rakyat Lampung Berjaya,” pungkasnya.

Keceriaan dan semangat olah raga terpancar dari jumlah peserta yang hadir dan memenuhi lapangan PKOR Way Halim yang diperkirakan berjumlah mencapai kurang lebih 1000 peserta, meskipun diawali dengan guyuran hujan Gubernur dan seluruh peserta tetap melanjutkan senam dengan semangat.

Kegiatan senam dimeriahkan dengan pengundian door price berupa sepeda, mesin cuci, kompor gas dan lain-lain. (*).

Facebook Comments Box
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lampung

BPBD Lampung Bakal Kirim Relawan ke NTT, Warga Pesisir Diimbau Waspadai Ancaman Bencana

Published

on

Foto: Kepala BPBD Provinsi Lampung Rudy Syawal

Alteripost.co, Bandarlampung-
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyatakan siap memberikan bantuan untuk masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kepala BPBD Provinsi Lampung Rudy Syawal mengatakan, pihaknya masih menunggu arahan dari pemerintah pusat terkait bentuk bantuan yang akan diberikan kepada daerah terdampak.

“Pemprov Lampung siap memberikan bantuan. Namun, saat ini kami masih menunggu arahan dari pusat. Nanti akan kami koordinasikan, termasuk dengan provinsi lain, terkait bantuan apa yang dibutuhkan,” kata Rudy, Minggu (16/8/2026).

Menurut Rudy, Lampung memiliki posisi strategis dalam penanganan kebencanaan karena menjadi salah satu provinsi di Sumatera yang masuk dalam 10 besar daerah yang memiliki kapasitas dan jejaring penanggulangan bencana.

Kondisi tersebut, kata dia, memungkinkan BPBD Lampung untuk berkoordinasi dengan daerah lain apabila sewaktu-waktu diperlukan dalam penanganan bencana di wilayah NTT.

“Pada intinya BPBD Lampung siap jika nanti dibutuhkan untuk mengirimkan relawan ke NTT. Tentu semuanya akan kami laporkan terlebih dahulu kepada Pak Gubernur,” ujarnya.

Rudy menilai bencana gempa bumi yang terjadi di NTT menjadi pengingat bagi seluruh daerah, termasuk Lampung, untuk tidak lengah terhadap potensi bencana.

Lampung sendiri memiliki wilayah pesisir yang cukup luas dan berada di kawasan yang memiliki potensi aktivitas kegempaan serta ancaman tsunami. Karena itu, kesiapsiagaan masyarakat menjadi salah satu kunci dalam menghadapi kemungkinan bencana.

“Gempa yang terjadi di NTT merupakan bagian dari dinamika atau siklus aktivitas di laut. Lampung juga memiliki wilayah pesisir. Kita juga memiliki potensi bencana, termasuk aktivitas Gunung Anak Krakatau dan ancaman tsunami,” jelasnya.

Rudy meminta masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah pesisir Lampung, untuk meningkatkan kewaspadaan dan memahami langkah-langkah evakuasi apabila terjadi gempa kuat maupun peringatan tsunami.

Menurutnya, upaya mitigasi tidak cukup hanya mengandalkan pemerintah. Masyarakat harus memiliki pengetahuan dan kesiapan menghadapi bencana sebelum bantuan datang.

“Alhamdulillah, kita sudah memberikan pelatihan kepada masyarakat. Harapannya, masyarakat tetap tangguh dan mampu menghadapi musibah kapan pun datang,” katanya.

Rudy juga menyebut keberadaan sistem peringatan dini atau Early Warning System (EWS), termasuk dukungan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), menjadi bagian penting dalam memperkuat kesiapsiagaan masyarakat.

Menurutnya, informasi peringatan dini harus segera direspons dengan tindakan nyata, terutama bagi masyarakat yang berada di kawasan rawan bencana.

“EWS dan informasi dari BMKG sangat membantu. Tetapi yang paling penting adalah masyarakat memahami apa yang harus dilakukan ketika peringatan dini dikeluarkan,” ujarnya.

Di tengah musibah yang melanda NTT, Rudy menyampaikan belasungkawa kepada seluruh korban dan keluarga yang terdampak.

“Atas nama BPBD dan Pemerintah Provinsi Lampung, kami turut berbelasungkawa atas musibah yang terjadi kepada saudara-saudara kita di NTT. Semoga para korban yang berada di lokasi segera mendapatkan bantuan, baik makanan maupun pengobatan dari pemerintah dan pihak terkait,” tuturnya.

Ia juga mendoakan masyarakat yang meninggal dunia akibat bencana tersebut agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa.

“Semoga korban yang meninggal dunia mendapat tempat terbaik dan husnul khatimah. Semoga masyarakat yang terdampak diberikan kekuatan dan seluruh proses penanganan bencana dapat berjalan dengan baik,” pungkas Rudy. (Rls)

Facebook Comments Box
Continue Reading