Bandar Lampung
Walikota Eva Dwiana Memberi Bantuan Kepada 100 Nelayan di pasar ikan Gudang Lelang
Alteripost.co Bandar Lampung – Walikota Kota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana memberi bantuan kepada 100 nelayan di pasar ikan Gudang Lelang, Kecamatan Bumi Waras. Rabu (29/3/2023).
Adapun bantuan yang diberikan berupa sepatu boots, penjaring ikan dan beras lima kilogram per nelayan.
Dalam sambutan Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana mengungkapkan, “Alhamdulillah kita sudah memberikan bantuan melalui dinas kelautan, kita memberikan sepatu boots, penjaring ikan, beras. tidak lain perhatian pemerintah kota (Pemkot) terhadap nelayan”.
Beliau pun sangat mengapresiasi kinerja para nelayan, bekerja dalam kondisi cuaca yang terkadang tidak menentu, Walaupun sekarang ini cuacanya kadang kadang hujan, harapan kita semua nelayan bisa tetap semangat. Ungkap Bunda Eva Sapaan akrabnya.
Pemkot Bandar Lampung juga akan membangun Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Gudang Lelang menjadi pasar ikan modern. Bangunan pasar ikan yang berada di Kecamatan Bumi Waras tersebut akan direnovasi menjadi lebih baik, rapih dan layak.
Turut hadir mendampingi walikota bandar lampung, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Inspektur, Ka. BPBD, kadis Kelautan dan Perikanan, kadis PU, kadis Perdagangan, Pangan, Perindustrian, Perhubungan, PMK, Koperasi dan UKM, Plt. Kominfo, Kasat Pol PP, Kabag Perekonomian, Camat Bumi Waras dan Lurah Kangkung. (Ta).
Bandar Lampung
Dorong Pertumbuhan Ekonomi, Pemkot Bandar Lampung Prioritaskan Infrastruktur Jalan
Alteripost Bandar Lampung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung memfokuskan pembangunan infrastruktur jalan tahun 2026 sebagai strategi memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Lebih dari 200 ruas jalan akan diperbaiki secara bertahap di seluruh penjuru kota.
Wali Kota Eva Dwiana menegaskan, pembangunan tersebut dirancang bukan hanya untuk menjawab keluhan kerusakan jalan, tetapi juga sebagai langkah strategis meningkatkan daya saing kota.
“Tak hanya perbaikan biasa, delapan ruas jalan kota akan dibangun dengan konstruksi rigid beton. Penggunaan material ini dipilih untuk meningkatkan daya tahan jalan terhadap beban kendaraan dan cuaca, sehingga memberikan manfaat jangka panjang serta mengurangi risiko kerusakan dalam waktu dekat,” ujar Wali Kota, Jumat (27/2/2026).
Menurutnya, ruas jalan dengan volume kendaraan tinggi dan tonase berat memang membutuhkan konstruksi yang lebih kuat. Dengan rigid beton, usia pakai jalan diharapkan lebih panjang serta mampu menekan biaya pemeliharaan rutin.
Selain pembangunan di tingkat lingkungan dan jalan penghubung, Pemkot juga memberi perhatian khusus pada pembenahan jalan protokol. Ruas-ruas utama ini dinilai memiliki peran vital dalam mendukung aktivitas ekonomi, distribusi barang dan jasa, hingga mobilitas masyarakat.
“Perbaikan jalan protokol ini penting karena menjadi akses utama aktivitas ekonomi dan pemerintahan. Kita ingin memberikan kenyamanan dan keselamatan masyarakat menjadi prioritas,” tambahnya.
Dengan target lebih dari 200 ruas jalan diperbaiki, delapan di antaranya menggunakan konstruksi rigid beton, serta penataan jalan protokol, Pemkot optimistis program infrastruktur 2026 akan memberikan dampak nyata.
“Pembangunan bukan sekadar membangun fisik, tetapi menghadirkan kenyamanan dan harapan baru bagi warga kota,” tegas Eva Dwiana.(*)

