Connect with us

Lampung

Usai Pengumuman Hasil Administrasi, Pelaksanaan Ukom Selter JPTP di Pemprov Lampung Ditunda

Published

on

Foto: cuplikan surat pengumuman penundaan pelaksanaan Ukom bagi peserta Selter JPTP di Pemprov Lampung (istimewa)

 

Alteripost.co, Bandarlampung-
Seleksi Terbuka (Selter) Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) di Lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung telah menghasilkan beberapa nama yang lolos rekam jejak (administrasi).  Selter JPTP tahun 2023 ini peruntukannya untuk tujuh organisasi perangkat daerah (OPD), Sabtu (01/04/2023).

Dihimpun dari website BKDLampungProv, nama-nama yang lulus diantaranya;

Kepala Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Lampung.
1. Pahada Hidayat, nilai 93,75, peringkat 1.
2. Wahyudi, nilai 62,50, peringkat 2.
3. Meiry Harika Sari, nilai 62,50, peringkat 2.
4. Sri Wahyuni, nilai 62,50, peringkat 2.
5. Tommy Efra Handrata 62,50, peringkat 2.
6. Meini Ilhamuddin, nilai 56,25, peringkat 3

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga
1. Budhi Marta Utama, nilai 62,50, peringkat 1.
2. Descatama Paksi Modea, nilai 62,50, peringkat 1.
3. Meydiandra Eka Putra, nilai 62,50, peringkat 1.
4. Nuzmir, nilai 43,75, peringkat 2.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Lampung
1. Supriyanto, nilai 81,25, peringkat 1.
2. Marzuki, nilai 75,00, peringkat 2.
3. Elip Heldan, nilai 68,75, peringkat 3.
4. Benny Sufiaga, nilai 62,50, peringkat 4.
5. Yanti Yunidarti, nilai 62,50, peringkat 4.
6. Dian Ekawati, nilai 56,25, peringkat 5.
7. Risky Sofyan, nilai 81,25, peringkat 5.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Holtikultura Provinsi Lampung
1. Tri Umaryani, nilai 87,50, peringkat 1.
2. Catur Agus Dewanto, nilai 81,25, peringkat 2.
3. M. Indra Budiman, nilai 81,25, peringkat 2.
4. Bani Ispriyanto, nilai 62,50, peringkat 3.
5. Desti Arisandi, nilai 62,50, peringkat 3.
6. Ida Rachmawati, nilai 62,50, peringkat 3.
7. Zulhaidir, nilai 62,50, peringkat 3.

Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Lampung
1. Agus Tanto Basmar, nilai 87,50, peringkat 1.
2. Novalia, nilai 62,50, peringkat 2.
3. Yuliastuti, nilai 62,50, peringkat 2.
4. Yuliati, nilai 62,50, peringkat 2.

Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Lampung
1.Sopyan Agani, nilai 87,50, peringkat 1.
2. Syamsurilza, nilai 75,00, peringkat 2.
3. Asrul Tristianto, nilai 62,50, peringkat 3.
4. Hamidan Arismunandar, nilai 62,50, peringkat 3.
5. Hery Sadli, nilai 62,50, peringkat 3.
6. Jefry, nilai 62,50, peringkat 3.
7. M. Arifin, nilai 62,50, peringkat 3.

Kepala Biro Perekonomian Sekdaprov Lampung
1. Arief Nugroho, nilai 68,75, peringkat 1.
2. Rinvayanti, nilai 62,50, peringkat 2.
3.Merita Aktorina, nilai 56,25, peringkat 3.

Diketahui peserta yang tercantum berhak mengikuti tahapan ujian kompetensi (Assement) yang rencana awalnya bakal dilaksanakan pada selasa dan rabu (4-5/4/2023), di Kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jawa Tengah. Namun dari informasi terbaru yang didapat mengalami penundaan.

Bunyi informasi terbaru tersebut menyebut, dengan mempertimbangkan operasional khususnya pada bulan Ramadan, serta hasil konsultasi ke pihak KASN dan tim asesor BKD Jawa Tengah, maka pelaksanaan Ukom Manajerial dan Sosial Kultural yang sebelumnya diagendakan pada hari Selasa dan Rabu tanggal 4-5 April 2023 dilakukan penundaan. Untuk perkembangan informasi selanjutnya akan diinformasikan di website BKDLampungProv. (Gus)

Facebook Comments Box
Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lampung

Mewakili Gubernur, Sekdaprov Marindo Lantik Sejumlah JPTP, Tekankan Profesionalitas dan Inovasi Layanan Publik

Published

on

Foto: Istimewa for Alteripost.co

 

Alteripost.co, Bandarlampung-
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung melantik lima Pejabat di Lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung, di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur Lampung, Jumat (5/12/2025). Mewakili Gubernur, pelantikan dilakukan Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Lampung, Marindo Kurniawan.

Pelantikan tersebut berdasarkan Surat Keputusan (SK) Gubernur Lampung Nomor 800.1.3.3/6537/6.04/2025 dan 800.1.3.3/6538/6.04/2025 tentang pengangkatan, pemindahan, dan pemberhentian PNS dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) atau Eselon II di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung.

Dalam SK pertama, tiga pejabat dilantik, yaitu :

1. Dr. Evi Fatmawati, M.Si. dari Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan menjadi Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Lampung;

2. Drs. Samsurijal, MM. dari Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, menjadi Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP Provinsi Lampung;

3. Drs. Intizam dari Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP menjadi Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Lampung.

Sementara dalam SK kedua, dua pejabat lainnya dilantik, yaitu :

1. Sukmawan Hendriyanto, ST., MT. dari Sekretaris Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi menjadi Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Setda Provinsi Lampung;

2. Dr. Yusmaidi, Sp.B (K) BD. dari Dokter Ahli Madya RSUD Abdul Moeloek menjadi Wakil Direktur Keperawatan, Pelayanan, dan Penunjang Medik RSUD Abdul Moeloek.

Gubernur Lampung dalam sambutan tertulis yang dibacakan Sekdaprov Marindo Kurniawan, menegaskan pentingnya menjalankan amanah jabatan dalam meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan. Gubernur menyampaikan bahwa pejabat yang baru dilantik memegang peran strategis dalam menghadirkan layanan publik yang lebih responsif.

“Masyarakat membutuhkan pemerintah yang hadir secara nyata, yang mendengar, memahami, dan memberikan solusi cepat serta tepat,” ujar Gubernur.

Gubernur menekankan bahwa pejabat pimpinan tinggi tidak hanya menjalankan tugas teknis, namun juga dituntut membawa nilai perubahan. Inovasi, keberanian mengambil langkah strategis, serta kemampuan menggerakkan jajaran menjadi poin penting yang harus dikedepankan.

Dalam arahannya, Gubernur menegaskan empat pesan utama. Pertama, peningkatan kualitas pelayanan publik untuk memastikan kemudahan dan kepastian layanan bagi masyarakat. Kedua, memperkuat koordinasi lintas sektor guna menyelesaikan berbagai persoalan yang saling berkaitan.

Ketiga, mendorong transformasi digital di seluruh perangkat daerah. Dan keempat, menjaga integritas dan etika pelayanan publik agar jabatan benar-benar dijalankan sebagai amanah.

Gubernur juga meminta para pejabat segera beradaptasi dan menyusun langkah kerja prioritas untuk mendukung target pembangunan daerah. Ia menegaskan bahwa pejabat harus menjadi pemimpin yang memberi teladan, bukan sekadar instruksi.

Di akhir sambutannya, Gubernur kembali mengingatkan pentingnya kesungguhan dalam menjalankan tugas. “Selamat bertugas dengan sepenuh hati. Jalankan amanah dengan kesungguhan,” tutup Gubernur. (Red)

Facebook Comments Box
Continue Reading