Lampung
Gubernur Arinal Djunaidi Berikan Dukungan Kepada Yoshi Dwi Ayu Melynie
Alteripost.co Bandar Lampung – Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mendukung penuh Yoshi Dwi Ayu Melynie atau yang akrab dipanggil Amel, peserta asal Lampung dalam ajang pencarian bakat Dangdut Akademi (DA) 6 Indosiar. Dukungan tersebut disampaikan Gubernur saat menerima kunjungan Amel beserta keluarga di Mahan Agung, Rumah Dinas Gubernur Lampung, Selasa (04/04/2023).
Amel merupakan salah satu dari 2 orang peserta yang mendapatkan Golden Tiket untuk mengikuti ajang DA 6 Indosiar. Kisah Amel bermula saat dirinya sedang bernyanyi kemudian direkam oleh seseorang dan akhirnya viral di media sosial. Amel kemudian mendapatkan undangan dari Indosiar dan mendapatkan golden ticket tanpa ikut audisi seperti peserta lainnya, melainkan langsung ke penjurian.
Gubernur Arinal menyatakan bahwa dirinya mendukung semua potensi-potensi yang ada di masyarakat Lampung, terutama generasi muda yang bisa membawa harum nama Lampung di kancah Nasional maupun Internasional.
“Dukungan saya ini tidak sekedar dukungan, tapi juga pembinaan, cuma yang saya sayangkan, kan dapat golden tiketnya tahun lalu 2022 untuk mengikuti DA 6 2023, kenapa laporan kesayanya baru sekarang, besok sudah mau berangkat, jadi waktu kita sangat terbatas untuk mempersiapkan apakah latih vokal atau yang lainnya,” ucap Gubernur.
Pada kesempatan tersebut Gubernur juga langsung memanggil Kanjeng Andi Ahmad ketua PAPPRI Lampung untuk dapat memberikan pendampingan dan pembinaan, termasuk latihan olah vokal kepada Amel sebelum berangkat mengikuti DA 6 Indosiar.
Selain itu Gubernur juga meminta kepada seluruh dinas terkait serta pemerintah Kabupaten Kota untuk dapat memberikan dukungan kepada Amel di ajang tersebut.
“Satu bulan kedepan Amel akan mendapatkan pendampingan langsung oleh Kanjeng Andi Ahmad, saya juga akan bersurat kepada seluruh Bupati/Walikota untuk turut memberikan dukungan, kalau sampai masuk 5 besar, saya akan dukung langsung datang ke Jakarta,” ucap Gubernur. (*).
Lampung
RSUDAM Ukir Capaian Baru, Pengembangan Layanan Melalui Tindakan DSA
Alteripost.co, Bandarlampung-
Rumah Sakit Umum Daerah Dr. H. Abdul Moeloek (RSUDAM) Lampung mengukir capaian baru dalam pengembangan layanan kesehatan dengan melaksanakan tindakan neurointervensi Digital Subtraction Angiography (DSA) untuk pertama kalinya di Provinsi Lampung.
Capaian tersebut menjadi bagian dari upaya RSUDAM memperkuat layanan medis spesialistik berbasis teknologi modern, sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap pemeriksaan dan penanganan gangguan pembuluh darah sesuai indikasi medis.
Direktur RSUDAM, dr. Lukman Pura, Sp.PD., K-GH., MHSM., mengatakan pengembangan layanan spesialistik merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan dan memperkuat kapasitas rumah sakit sebagai pusat rujukan kesehatan di Lampung.
“Tentunya, saya berharap pengembangan tersebut mampu menjawab kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan yang semakin kompleks, sekaligus mendukung tersedianya layanan medis yang lebih komprehensif di daerah, khusus di RSUDAM,” kata Lukman, Jumat (23/10/2026).
DSA Dukung Pemeriksaan Pembuluh Darah
Digital Subtraction Angiography (DSA) merupakan teknologi pencitraan medis yang digunakan untuk menampilkan pembuluh darah secara terperinci dengan bantuan zat kontras dan pemrosesan citra digital.
Teknologi ini membantu dokter mengidentifikasi kelainan pembuluh darah dan menentukan pendekatan penanganan berdasarkan hasil pemeriksaan serta kondisi klinis pasien.
Dengan hadirnya layanan neurointervensi DSA, masyarakat Lampung diharapkan memiliki akses yang lebih luas terhadap layanan diagnostik dan intervensi pembuluh darah tanpa harus selalu dirujuk ke luar daerah.
Meski demikian, pelaksanaan tindakan tetap bergantung pada hasil evaluasi medis, indikasi klinis, serta kesiapan fasilitas dan tim yang menangani pasien.
Pengembangan layanan ini juga menjadi bagian dari penguatan sistem pelayanan rujukan yang mengintegrasikan teknologi kedokteran, kompetensi tenaga medis, tata kelola, dan penerapan standar keselamatan pasien.
Didukung Tim Dokter Spesialis
Pelaksanaan neurointervensi DSA di RSUDAM didukung kolaborasi dokter spesialis neurologi dan bedah saraf, serta tenaga ahli dari RS Pleni Jakarta.
Tim medis yang terlibat terdiri atas:
dr. Alfi Rizky Medikanto, M.Sc., Sp.N., AIFO-K., FINA., dr. Izza Ayudia Hakim, Sp.N., AIFO-K., FISQua., FINA.; dr. Muhammad Yunus, Sp.BS., Fis., M.Kes.; dan dr. Fritz Sumantri Usman, Sp.N., Subsp. NIIOO(K)., FINS., FINA., dari RS Pleni Jakarta.
Kolaborasi lintas keahlian tersebut menjadi salah satu unsur penting dalam pengembangan layanan berteknologi tinggi.
Selain mendukung pelaksanaan tindakan, kerja sama ini juga membuka ruang penguatan kapasitas profesional tenaga medis dalam memberikan pelayanan sesuai kebutuhan klinis pasien.
Perkuat Layanan Rujukan di Lampung
Pengembangan neurointervensi DSA merupakan bagian dari langkah berkelanjutan RSUDAM dalam meningkatkan layanan unggulan, memperkuat kompetensi sumber daya manusia, serta mengoptimalkan pemanfaatan sarana dan prasarana kesehatan.

Di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan medis spesialistik, rumah sakit rujukan dituntut terus mengembangkan kemampuan klinis dan meningkatkan akses terhadap teknologi kedokteran yang sesuai dengan kebutuhan pasien.
Melalui pengembangan layanan ini, RSUDAM berupaya memperkuat perannya dalam sistem pelayanan kesehatan rujukan di Provinsi Lampung.
Ke depan, pengembangan layanan spesialistik diharapkan dapat berjalan secara berkelanjutan dengan mengutamakan profesionalisme, mutu pelayanan, dan keselamatan pasien.
Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen RSUDAM dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan menjawab kebutuhan kesehatan masyarakat Lampung. (*)

