Ruwajurai
Kolaborasi PWI Lampung dan SPPN VII Berbagi Takjil ke Masyarakat
Alteripost.co, Bandarlampung-
Serikat Pekerja Perkebunan Nusantara (SPPN) cabang Kantor Direksi PTPN VII berkaloborasi dengan PWI Lampung berbagi takjil kepada masyarakat, di Depan Kantor PWI Lampung, Senin (10/4/2023).
Ketua PWI Lampung Wirahadikusumah mengapresiasi dan berterima kasih kepada pengurus SPPN VII Cabang Kandir, yang sudah mau berkaloborasi dengan PWI Lampung, menggelar kegiatan sosial.
“Berbagi takjil ini merupakan bentuk kepedulian PWI Lampung kepada sesama di bulan ramadhan yang penuh berkah ini,” katanya.
PWI juga berharap, kegiatan serupa ini bisa dilaksanakan secara kontinyu, ini baik.bisa membantu masyarakat yang masih berada di jalan saat berbuka puasa.
Pihaknya sangat mendukung kegiatan yang dilaksanakan para steakholder dan mitra PWI, salah satunya dengan PTPN VII.
Ketua SPPN VII Cabang Kandir Ricky Fajar mengatakan, kegiatan bagi takjil ini merupakan rangkain kegiatan HUT SPPN. Dimana salah satunya diisi dengan kegiatan sosial seperti bagi bagi takjil.
“Kami sangat berterima kasih kepada PWI lampung, yang sudah bekerjasama dalam kegiatan sosial ini. Semoga ke depan, DPPN VII dan PWI Lampung akan terus berkaloborasi dalam kegiatan positif lainnya,” kata Ricky.
Menurutnya, dengan bersilaturahmi sekaligus berbagi takjil, ini sebagai bentuk kolaborasi dengan salah satu wadah insan pers di Lampung.
“Tanpa dukungan insan pers, keberadaan SPPN VII masih kurang dikenal dikalangan masyarakat. Kami ucapkan terima kasih atas dukungannya,” papar Ricky.
Menurutnya, pembagian takjil ini sebagai ungkapan rasa syukur dan peduli kepada sesama.
Sambungnya, Ini merupakan momentum merajut kebersamaan dengan para pengurus SPPN VII Cabang Kandir, serta sebagai bentuk kepedulian terhadap pengguna jalan di saat jam buka puasa mereka masih berada di jalan. (rls)
Ruwajurai
Ratusan Senjata Api dan Amunisi Dimusnahkan, Polda Lampung Perketat Pengawasan
Alteripost Lampung – Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Lampung mengamankan proses pemusnahan barang bukti berupa ratusan senjata api dan amunisi hasil penyerahan sukarela masyarakat di Mapolda Lampung, Rabu (29/7/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penegakan hukum dan menjaga keamanan wilayah guna mencegah penyalahgunaan senjata api ilegal.
Pemusnahan dilakukan terhadap 166 pucuk senjata api yang terdiri dari 140 senjata api laras pendek dan 26 senjata api laras panjang. Selain itu, sebanyak 114 butir amunisi dari berbagai kaliber turut dimusnahkan.
Proses pengamanan dipimpin personel ahli Detasemen Gegana di bawah pimpinan Iptu Posler Sitanggang. Sebelum dimusnahkan, setiap senjata terlebih dahulu diperiksa secara menyeluruh untuk memastikan tidak ada amunisi yang masih tersisa di dalam silinder maupun magasin sehingga proses penghancuran berlangsung aman sesuai prosedur.
Kegiatan tersebut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Lampung, di antaranya Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, dan Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Kristomei Sianturi. Kehadiran para pimpinan daerah tersebut menjadi simbol sinergi antara Polri, TNI, dan Pemerintah Provinsi Lampung dalam menjaga stabilitas keamanan.
Dansat Brimob Polda Lampung Kombes Pol Yustanto Mujiharso melalui Danden Gegana menyampaikan bahwa pemusnahan barang bukti telah dilaksanakan sesuai standar operasional prosedur (SOP) dan berdasarkan surat perintah resmi.
“Seluruh senjata yang dimusnahkan dipastikan sudah tidak dapat digunakan kembali sehingga tidak berpotensi disalahgunakan. Kami juga mengapresiasi masyarakat yang secara sukarela menyerahkan senjata api kepada pihak kepolisian,” ujarnya.
Polda Lampung berharap pemusnahan barang bukti ini dapat menekan angka kriminalitas yang melibatkan penggunaan senjata api ilegal maupun rakitan. Di sisi lain, kegiatan tersebut juga menjadi edukasi kepada masyarakat tentang bahaya kepemilikan senjata api tanpa izin serta pentingnya peran aktif warga dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif di Provinsi Lampung.(*)

