Ruwajurai
Membanggakan, Hapkido Rumbia Lamteng Sabet Juara Umum Kejurda 2023
Alteripost.co, Lampung Tengah-
Hapkido Rumbia Kabupaten Lampung Tengah, keluar sebagai juara umum. Pada perhelatan Kejuaraan Daerah Cabang Olahraga Hapkido Lampung tahun 2023, yang digelar di UIN Sport Center. 19 – 20 Mei 2023. Dengan memperoleh 25 medali, yaitu 11 emas, 6 perak, dan 8 perunggu.
Sementara, untuk Best Fighting Male diraih Guruh Duta Winata asal Kabupaten Pesisir Barat. Kemudian, Best Fighting Female, diraih Yuliana Anggi Arianti asal Seputih Raman Kabupaten Lampung Tengah. Selanjutnya, Best Spirit Prize Male diraih oleh Mgs Adji Jaya asal Bandar Lampung. Dan Best Spirit Prize Female diraih oleh, Shela Eren Antika asal Seputih Banyak Kabupaten Lampung Tengah.
Ketua Umum Pengurus Daerah Hapkido Lampung, Ida Bagus Wiguna mengatakan Kejurda yang digelar merupakan bentuk komitmen dari pengurus Provinsi dan Kabupaten/kota, dalam rangka pembinaan secara berjenjang.
“Ini menjadi tolak ukur kita di Pengda, Pengkab, serta masing – masing Dojang yang telah melakukan pembinaan secara kontinu,” kata Ida Bagus Wiguna, usai kegiatan. Sabtu (20/05/2023).
Dengan demikian, Ida Bagus melanjutkan, masing – masing Dojang dan pengurus Kabupaten/kota dapat mengevaluasi, kelemahan, kekurangan, disetiap individu atlet. Untuk kemudian, dibenahi secara baik melalui program kerja secara tersusun.
“Ini juga kan ajang latihan, uji tanding anak – anak yang sudah berlatih. Terlebih, peserta dalam Kejurda ini terdiri dari Usia, 8 – 13 tahun, Junior 14 – 17 tahun dan Senior 17 keatas,” ujarnya.
Selain itu, Bli Ida Bagus sapaan akrabnya menegaskan bahwa prestasi di kejuaraan bukan akhir dari segalanya. Karena, tujuan utama Pengda Hapkido adalah mengembangkan Cabor pendatang baru ini bagi seluruh lapisan masyarakat lampung. Sehingga, pembinaan berjenjang, dan terprogram, benar – benar berjalan.
“Saya minta, Kejurda ini tidak hanya menjadikan momentum juara bagi para atlet dalam pertandingan. Tetapi, lebih kepada tanggung jawab terhadap Cabor Hapkido untuk mengembangkan di masing – masing daerahnya. Dan ini sudah masuk dalam program kerja, selanjutnya Pengda Hapkido mengagendakan 1 tahun dua kali Kejuaraan Daerah bakal berlangsung,” ucapnya.
Perlu diketahui, dari 11 Pengurus Cabang Hapkido, hanya 9 daerah yang ikut dalam Kejurda. Yaitu Kota andar Lampung, Metro, Kabupaten Lampung Tengah, Pesisir Barat, Pringsewu, Lampung Selatan, Mesuji, , Lampung Timur, dan Lampung Utara. Sementara, Kabupaten Pesawaran dan Tanggamus Absen. (Rls)
Politik
Bangun Kesadaran Kebangsaan, Dedi Yuginta Edukasi Masyarakat tentang Pancasila
Alteripost Bandar Lampung – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Bandar Lampung, Dedi Yuginta, S.E., M.Si., mengajak masyarakat memperkuat pemahaman terhadap ideologi Pancasila, menumbuhkan rasa cinta Tanah Air, serta meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan di tengah berbagai tantangan sosial.
Ajakan tersebut disampaikan Dedi saat menggelar kegiatan Pembinaan Ideologi Pancasila (PIP) dan Wawasan Kebangsaan di Jalan Nakip, Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Tanjungkarang Timur, Kota Bandar Lampung, Rabu (21/10/2026).
Kegiatan yang diikuti masyarakat dari daerah pemilihan (Dapil) 2 Kota Bandar Lampung itu menghadirkan dua narasumber, yakni Taufik Hidayatullah, S.Pd., dan Rahmat Navindra, S.IP., dengan Zulkarnain sebagai moderator. Turut hadir Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Bandar Lampung, Irwansyah Agung, S.H.
Dalam sambutannya, Dedi mengatakan kegiatan PIP dan Wawasan Kebangsaan memiliki peran penting dalam meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai Pancasila dan menanamkan kecintaan terhadap bangsa Indonesia, khususnya di kalangan generasi muda.
Menurutnya, pesatnya perkembangan teknologi dan media digital membuat anak-anak semakin mudah mengakses beragam informasi. Oleh karena itu, orang tua perlu meningkatkan pengawasan terhadap konten yang diakses anak melalui YouTube, Google, media sosial, maupun televisi agar sesuai dengan usia dan tahap perkembangan mereka.
“Generasi saat ini perlu mendapatkan pemahaman yang baik tentang ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan, termasuk bagaimana mencintai bangsa kita sendiri. Orang tua juga harus memperhatikan apa yang ditonton anak-anak melalui internet dan media sosial,” ujarnya.
Sementara itu, narasumber Rahmat Navindra, S.IP., mengawali pemaparannya dengan mengajak peserta meneriakkan Salam Pancasila. Ia menjelaskan bahwa kegiatan PIP dan Wawasan Kebangsaan merupakan bagian dari upaya DPRD memberikan pendidikan politik dan kebangsaan kepada masyarakat.
Rahmat kemudian memaparkan empat konsensus dasar kebangsaan yang menjadi landasan kehidupan berbangsa dan bernegara, yaitu Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 sebagai konstitusi negara, Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan pemersatu keberagaman, serta Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai bentuk negara yang harus dijaga keutuhannya.
Ia menegaskan, perbedaan suku, budaya, bahasa, dan agama tidak boleh menjadi pemicu perpecahan. Sebaliknya, keberagaman harus menjadi kekuatan untuk memperkokoh persatuan dan menjaga keutuhan bangsa Indonesia.
Narasumber lainnya, Taufik Hidayatullah, S.Pd., mengawali penyampaian materinya dengan membangkitkan semangat nasionalisme melalui seruan, “Merdeka! Merdeka! Merdeka!”
Taufik menekankan pentingnya memahami sejarah perjuangan bangsa, termasuk peristiwa Sumpah Pemuda yang menjadi tonggak penting persatuan nasional dalam perjuangan menuju kemerdekaan Indonesia.
Ia mengingatkan bahwa Sumpah Pemuda memuat tiga ikrar utama, yakni bertumpah darah satu, berbangsa satu, dan menjunjung bahasa persatuan, Bahasa Indonesia.
Menurutnya, semangat persatuan yang terkandung dalam Sumpah Pemuda perlu terus ditanamkan dan diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama di tengah keberagaman masyarakat dan perkembangan zaman.
Melalui kegiatan PIP dan Wawasan Kebangsaan tersebut, masyarakat diharapkan semakin memahami nilai-nilai Pancasila, memperkuat semangat nasionalisme, serta berperan aktif menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. (Yan)

